
Karena waktu sudah hampir siang.
Pada akhirnya , yollanda pun pergi ke kampus sendirian, karena menunggu fahrizal yang tak kunjung datang. bahkan, yollanda mencoba menghubungi nya pun fahrizal tidak meresponnya.
Sampai lah yollanda di kampus.
Setelah di parkiran , yollanda hanya ketemu dengan zaki, Yang biasanya mereka selalu barengan dengan fahrizal.
Yollanda pun bertanya kepada zaki.
". Tumben ki sendiri? kak fahrizal enggak ngampus emang nya? ". Tanya yollanda.
". Enggak tau juga tu anak kemana, biasanya kalo si izal enggak ngampus, pasti dia chat gue si, teh ". Jawab zaki.
". Emmm yaudah kalo gitu, olla dulu an ya, ki. ".
". Iya teh ".
Kemudian yollanda pun pergi dari parkiran menuju ke kelas nya, sambil memikirkan fahrizal.
Sesampainya di kelas, yollanda langsung melihat dan membuka handphone nya, berharap fahrizal memberi kabar.
Akan tetapi, fahrizal pun belum membalas juga pesan dari yollanda.
Yollanda pun merasa khawatir dan terus memikirkan fahrizal. Dan berusaha untuk mencoba menghubungi fahrizal kembali.
" kak, masuk kampus engga ? ".
Yollanda mengirim kan pesan kepada fahrizal pada pukul 08:30.
Akan tetapi pada pukul 09:55, Fahrizal belum juga ada kabar.
Yollanda pun merasa aneh, enggak biasanya fahrizal tidak membalas pesan yang yollanda kirim.
Biasanya selalu bergerak cepat, kalo yollanda mengirimkan pesan kedapa fahrizal.
Kemudian , yollanda pun ber-inisiatip untuk mengirimkan pesan kepada zaki untuk menanyakan Fahrizal.
". Assalamualaikum, ki. ".
". Waalaikumsalam salam, kenapa teh olla? ".
" Gimana Ka izal? masuk kampus engga ? ".
". Enggak teh, gue telpon juga enggak di angkat ".
" oh, yaudah kalo gitu, makasih ya ki ".
". Ya, sama-sama teh ".
Yollanda pun semakin gelisah dan berkata dalam hatinya.. ". Ya allah, kak izal kemana ya? olla jadi khawatir gini. Mudah-mudahan kak izal enggak papa deh ".
Kemudian, setelah selesai ngampus yollanda pun langsung pulang menuju rumah nya.
Sesampainya nya di rumah, Yollanda langsung melihat handphone nya berharap fahrizal membalas pesannya.
Akan tetapi masih tetap sama , fahrizal pun belum juga membalas pesan darinya.
Yollanda menyimpan handphone nya kembali, Dan segera pergi ke kamar mandi untuk bersih - bersih.
Setelah selesai bersih -bersih , yollanda langsung pergi menuju ruang makan. Karena mamah dan papa nya sudah menunggu di tempat ruang makan mereka.
Duduk lah yollanda di kursi meja makan dengan ekspresi wajah yang menunjukan, kalo yollanda sedang merasa sedih.
Bertanyalah papah nya kepada yollanda.. ". Neng engga papa ? ".
" enggak pah, memangnya kenapa ? ".
". Nanya aja ! ".
Yollanda pun hanya terdiam.
Setelah selesai makan malam, yollanda langsung pergi ke kamar mandi, untuk mengambil wudhu dan melaksanakan sholat isya.
Setelah sholat isya.
Tiba-tiba suara handphone yollanda bunyi.
__ADS_1
"Ting - ting".
Tersenyum lah yollanda ,sambil mengambil handphone nya. Berharap pesan yang masuk itu dari fahrizal.
Dan ternyata , zaki yang mengirimkan pesan kepada yollanda.
Seketika yollanda kaget dan berkata dalam hati nya.. ". Ada apa ya, s zaki tumben banget ngirim pesan sama olla ".
Yollanda langsung membuka pesan dari zaki.
" Assalamualaikum teh, Maaf malem-malem ganggu, cuma mau ngasih kabar, kalo Fahrizal kecelakaan ".
Sambil membaca pesan dari zaki, yollanda gemetar sambil meneteskan air mata nya.
". Astagfirullah kecelakaan dimana? ki? kamu kata siapa ? ".
". Belum tau gimana kejadian nya, teh. cuma baru dapet kabar itu aja dari temen-temen. katanya sih tadi pagi kecelakaan nya, tapi belum pasti juga ".
Kemudian yollanda tidak membalas lagi pesan dari zaki.
Yollanda hanya terdiam sambil menangis dan berkata.. ". Ya allah, ini semua gara-gara olla. coba kalo tadi pagi kak izal enggak ngejemput olla ,mungkin kejadian nya engga bakalan seperti ini ".
Yollanda terus menyalahkan dirinya sendiri, Karena merasa bersalah terhadap kejadian ini.
Tiba-tiba mamah nya yollanda masuk ke kamar nya, untuk meminta bantuan yollanda membuat kue.
Masuklah mamah nya ke kamar yollanda dan Menghampiri yollanda.
Akan tetapi , yollanda hanya terdiam di atas sejadah sambil menundukan kepalanya..
". Si neng kenapa ? ".
Yollada.. " kak fahrizal, mah. kecelakaan ".
Mamah yollanda.. ". Astagfirullah, si neng kata siapa memang nya ? ".
Yollanda.. ".di kasih kabar sama zaki ".
Mamah yollanda.. ".zaki anak nya ibu Tuti ? ".
Yollanda.. ". Iya, mah ".
Yollanda..". zaki sama fahrizal itu satu fakultas, bahkan satu kelas juga ".
Mamah yollanda.." oh jadi begitu, yaudah s Neng jangan nangis lagi ,yang terpenting s neng doain kak izal, mudah-mudahan dia baik-baik aja ".
Kemudian mamah yollanda pun keluar dari kamar yollanda. Dan tidak jadi untuk meminta bantuan yollanda membuat kue nya.
Kemudian mamah yollanda pun bercerita kepada papa nya.. ". Pah, tadinya mama mau minta s neng bantuin mama bikin kue , tapi s neng nya nangis ".
Papa yollanda..". Si neng nangis kenapa? ".
Mamah yollanda.. " itu, pah. yang kakak senior nya di kampus itu loh , katanya kecelakaan ".
Papah yollanda.. " astagfirullah , Terus keadaannya sekarang gimana, mah? kata s neng ? ".
Mamah yollanda.. ". Mamah enggak nanyain, pah. soalnya s neng nangis ".
Papa yollanda.. ". Mudah-mudahan aja engga kenapa-napa, mah. ".
Mamah yollanda.. ". Iya pah , ya sudah pah, mamah mau lanjut bikin kue ".
Ke esokan hari nya yollanda pun pergi ke kampus di anterin sama papah nya.
Karena yollanda masih syok, mendengar kabar kalo fahrizal kecelakaan.
Setelah sampai di kampus , yollanda tidak sengaja melihat zaki bersama teman-teman nya di parkiran motor.
Kemudian yollanda menghampiri zaki dan teman-teman nya itu, untuk menanyakan kabar terbaru fahrizal..
Yollanda pun langsung bertanya kepada zaki.. ".ki, gimana kabar kak izal? ".
". Belum tau teh, kabarnya gimana. paling nanti sehabis ngampus langsung cabut ke RS, untuk memastikan keadaan nya, teh ".
Yollanda.. ". Kalo ada apa-apa langsung kabarin ya, ki ".
Zaki.. " iya siap teh, teteh mau ikut engga ke RS ? ".
__ADS_1
Yollanda.. ". Gimana nanti aja ki, kalo mau ikut nanti olla kabarin ya, ki ".
Zaki.." siap teh, kabarin aja ya ".
Kemudian yollanda pun pergi meninggalkan zaki dan teman-teman nya menuju ke kelas nya.
Sesampainya di kelas yollanda pun kebingungan antara harus ikut apa engga ke RS untuk menengok fahrizal..
Dan yollanda pun memutuskan untuk ikut ke RS menengok fahrizal..
Akan tetapi , dosen mendadak memberikan tugas kepada mahasiswanya untuk melakukan kunjungan ke tiap sekolah untuk mengetahui kegiatan olahraga apa saja yang ada di tiap sekolah tersebut.
Dan terpaksa lah yollanda membatalkan niatnya untuk ikut nengokin fahrizal di RS.
Kemudian yollanda mengirimkan pesan kepada zaki untuk ngasih tau kalo yollanda engga ikut ke RS menengok fahrizal.. ". Ki , kayaknya olla enggak ikut ke RS deh buat nengokin kak fahrizal , soalnya ada tugas dari dosen yang emang eggak bisa olla tunda , salam nya aja ya, ke kak izal.. sampaikan juga, maaf olla belum bisa nengokin kak izal ".
Zaki.. ". Yaudah kalo gitu teh, enggak papa
iya siap teh, nanti gue sampai kan pada s fahrizal".
Yollanda.. ".makasiii ki , kabar kabarin aja ya, ki ".
Zaki.. ". Iya siap teh ".
Kemudian zaki dan teman-temannya segera pergi ke RS untuk mengetahui kondisi fahrizal..
Sesampai nya zaki dan teman - teman nya di Rumah Sakit , memang benar adanya, kalo fahrizal mengalami kecelakaan..
Akan tetapi , zaki dan teman -temannya belum bisa menjenguk fahrizal , karena dokter masih menangani fahrizal..
Sehingga zaki dan teman - temannya pun belum tau pasti kondisi farizal seperti apa..
Zaki dan teman - temannya hanya duduk terdiam di depan ruangan dimana fahrizal di tindak, berharap kalo sahabatnya itu tidak kenapa - napa..
Tidak lama kemudian , ada bapak-bapak yang menghampiri zaki dan teman-temannya dan berkata.. ". Adek temannya yang tadi kecelakaan".
Zaki pun langsung menjawab bapak-bapak itu.. ". Iya pak , apa bapak yang sudah membawa teman saya ke rumah sakit ? ".
Bapak - bapak itu pun menjawab.. ". Alhamdulillah syukurlah, iya dek bapak yang bawa kesini , dan bapak juga yang sudah nge-share data dari korban kecelakaan tadi di media sosial , soalnya bapak bingung dek enggak tau siapa yang harus bapak hubungi , soalnya hp korban juga enggak ada ".
Zaki.. ". Terimakasih banyak pak atas bantuannya, mudah-mudahhan allah swt membalas kebaikan bapak , kejadiannya gimana pak?".
Bapak-bapak itu menjawab.. ". Amin ya allah ya rabbal'alamin.. kira-kira kejadiannya pukul 06:00 WIB kurang lebih , jadi kejadiannya tuh cepet banget dek , tau tau udah jebredddddd terjadi kecelakaan, bapak juga engga tau pasti dek. tapi kata saksi lain, katanya si korban ini bawa motornya dengan kecepatan tinggi , dan dari arah yang berlawanan ada mobil truk yang sama - sama dengan kecepatan tinggi , sehingga tabrakan pun tidak bisa di hindarkan. motor sama mobil truk nya pun sama - sama rusak parah dek. kalo sopir truk nya sih engga papa , sudah di amankan sama polisi".
Zaki dan teman -temannya merasa sedih atas apa yang telah menimpa sahabatnya itu..
Kemudian zaki dan teman temannya menjawab bapak-bapak itu.. ". Astagfirullohaladzim pak"
Zaki bertanya kembali.. ". Pak kalo temen saya gimana keadaannya? ".
Bapak-bapak itu.. ". Kalo tadi pas di bawa ke RS masih sadar sih dek , cuma muntah muntah darah , terus keluar darah dari hidung dan telinga , karena korban masuk ke dalam kolong truk dek ".
Zaki.. ". Astagfirullohaladzim, yaa allah zal".
Zaki dan teman-temannya hanya bisa terdiam..
Kemudian bapak-bapak itu menyarankan zaki dan teman-temannya memberi tahu kepada keluarga nya soal kejadian ini , soalnya takut terjadi apa - apa terhadap fahrizal..
Zaki pun berunding bersama teman-temannya untuk ngasih tau keluarga fahrizal yang di cianjur..
Tiba-tiba handphone zaki bunyi..
". Tiiiingggg - tingggg ".
Suara handphone zaki..
Menandakan kalo ada pesan masuk ke handphonenya..
Dan ternyata yollanda yang mengirimkan pesan kepada zaki..
Yollanda.. ". Assalamualaikum ki , ki gimana kondisi kak fahrizal ? ".
Zaki pun kebingungan untuk ngasih tau kondisi fahrizal seperti apa.. karena zaki dan teman - teman juga belum tau pasti kondisi fahrizal dari Dokter seperti apa..
Kemudian zaki membalas pesan yollanda.. ". Emmmm,.masih di tangani dokter teh , nanti gue kabarin lagi ya".
Yollanda pun hanya bisa menangis karena khawatir terhadap kondisi fahrizal.
__ADS_1
Berharap kalo fahrizal tidak kenapa-napa. Dan yollanda pun akan terus menunggu kabar fahrizal dari zaki..