Cinta Penuh Derita

Cinta Penuh Derita
cemas


__ADS_3

Akan tetapi zaki belum juga memberi kabar kepada yollanda.


Yollanda sekarang semakin gelisah ketika sedang berada di kamarnya, menunggu kabar dari zaki yang tak kunjung memberikan kabar juga.


Yollanda menunggu kabar dari zaki sudah sangat lama sekali, sehingga sekarang waktu pun sudah hampir sore dan sudah menunjukan pukul 14.30.


Yolanda semakin khawatir dan semakin cemas dengan keadaan si fahrizal.


Yollanda mencoba untuk positif thinking, supaya dirinya bisa tenang.


" Mungkin zaki juga masih menunggu kabar dari dokter, mangkan nya zaki belum ngasih kabar ke olla. ". ucap yollanda dalam hatinya.


" Semoga aja kak fahrizal gak kenapa - napa ya alloh ". Tutur nya kembali.


Kemudian zaki dan teman-teman nya yang masih di RS, Mencoba untuk menghubungi keluarga fahrizal, kalo fahrizal sedang di rawat di RS karena kecelakaan.


Zaki pun langsung menelpon orang tua nya fahrizal..


". Assalamualaikum, mi ". Zaki mengucapkan salam di dalam telpon tersebut.


Kemudian, orang tua fahrizal pun menjawab. " Waalaikumsalam salam, zaki. ada apa nih? tumben - tumben nan zaki nelpon ? jadi kaget mimi ? ". Tanya orang tua nya fahrizal.


" Emmmm, zaki mau memberikan kabar kepada kalian, kalau fahrizal masuk RS tadi pagi ". ucap zaki kepada mami nya fahrizal.


Mami nya fahrizal pun langsung kaget, mendengar kabar kalau anak nya masuk Rumah Sakit.


" Astagfirullah, ki. kapan masuk RS nya ? Fahrizal kenapa sebenarnya ki ? ". Tanya mami nya fahrizal kembali kepada zaki, dengan nada yang sedikit terisak.


" Fahrizal kecelakaan tadi pagi, Ketika mau berangkat ke kampus ". Ucap zaki.


" Astagfirullah izal... sekarang gimana kondisinya ki ? dirawat di RS mana ki nanti mimi sama pipi ke sana ". Tanya mami nya fahrizal sambil menangis.


" Masih di tangani sama dokter mi, iya mi nanti zaki sharelock alamat RS nya ". Jawab jaki


" Ki mimi titip fahrizal ya ! sampe mimi dan pipi nanti nyampe di Bandung, karena cuma zaki yang mimi kenal ". Ucap mami nya fahrizal.


". Iya mi tenang aja disini banyak orang ko ada zaki sama teman-teman yang lainnya ". Zaki berusaha menenangkan mami nya fahrizal.


Setelah telpon di tutup.


Pipi fahrizal pun langsung bertanya kembali kepada mami nya.


" Mi apa yang terjadi sama fahrizal ? ". Tanya papi nya fahrizal kepada istrinya itu.


" Fahrizal kecelakaan pi... Hikkkks hikkkssss, barusan zaki yang ngasih kabar, ayo pi sekarang kita ke Bandung ! mimi khawatir sama fahrizal ". Ucap mami nya fahrizal yang sudah mengucurkan air mata, sambil berjalan menuju ke kamar nya untuk bersiap-siap pergi ke Bandung.


" Iya mi , mimi yang tenang dulu ! ". ucap papi nya fahrizal kepada istrinya sambil mengganti baju.

__ADS_1


". Gimana bisa tenang pi , fahrizal anak laki satu - satu nya , gimana mimi enggak khawatir ! ". ucap mami nya fahrizal dengan sedikit nada yang meninggi dan masih menangis.


Kemudian papi nya pun bergegas untuk berjalan menuju ke garasi untuk mengeluarkan mobil.


". BREEEM - BREMM ". Suara mobi yang sudah di hidupkan sama papi nya fahrizal itu.


Datang lah felia yang baru pulang dari kampus, Kemudian felia menghampiri papi nya yang sedang menghidupkan mesin mobil nya.


" Pi mau kemana ? ". Tanya felia kepada papi nya.


" Pipi sama mimi mau ke Bandung, kakak kamu kecelakaan ". Jawab papi nya dengan raut muka yang terlihat sedih.


" Astagfirullah, tapi enggak papa kan pi ka izal ? ". Tanya felia sambil meneteskan air matanya.


" Itu dia pipi juga belum tau , kamu enggak usah ikut ya dek , di rumah aja jagain nenek ! ". Ucap papi nya kepada felia


Lalu mami nya pun keluar dari rumah menghampiri papi dan felia.


" Kamu disini aja jagain rumah sama nenek , pipi sama mimi ke Bandung dulu ! ". Ucap mimi kepada felia.


". Iya mi, pi, hati-hati di jalan ya !". ucap felia sambil mencium tangan mimi dan pipi nya.


". TIIIIIIITTTTT " Suara klakson mobil papi nya,


Menandakan kalo papi nya berpamitan kepada felia.


****


Tapi zaki masih stay di RS sendirian, karena menunggu mami dan papi nya fahrizal sampai di Bandung, Sedangkan teman-teman nya yang lain sudah pada pulang.


". Gue beli makan dulu deh, laper dari tadi belum makan ". ucap zaki dalam hatinya.


Setelah zaki berdiri dari duduk nya , tiba-tiba dokter keluar dari ruangannya.


Zaki pun langsung menghampiri dokter tersebut.


". Gimana dok? dengan keadaan teman saya ? ". Tanya zaki kepada dokter tersebut.


" Alhamdulillah pasien sudah siuman ". Jawab dokter itu dengan tersenyum.


Kemudian zaki langsung masuk ke dalam ruangan itu Dan terlihat fahrizal sedang terbaring dengan memejamkan matanya.


" Zal ". Ucap zaki


Mendengar itu, fahrizal pun langsung membuka matanya.


" Eeuh ". Jawab fahrizal sambil berusaha bangun.

__ADS_1


". Jangan banyak gerak dulu Zal , udah lu tidur aja, lu engga papa kan ? ". Tanya zaki kepada fahrizal dengan nada lembut.


". Eeeeeuh ". Fahrizal menjawab, sambil sedikit menggelengkan kepalanya dengan perlahan.


". Gue udah kabarin mami sama papi lu Zal, dan mereka juga sudah OTW kesini ".


Kemudian fahrizal Pun memejamkan matanya kembali.


Zaki pun tiduran di sofa ruangan tersebut, sambil berkata.


" Kasian banget sih zal , sampe parah begini ". ucap zaki sambil melihat ke arah fahrizal.


". Oh iya hampir lupa gue, belum ngasih kabar sama si olla "


Lalu zaki pun segera menghubungi yollanda.


". Gue video call aja deh, biar s olla tau kondisi si izal ". ucap zaki sambil mencoba menghubungi yollanda.


". TING TONG TING TONG".


Suara nada dering handphone yollanda.


Kemudian yollanda langsung mengangkat video call dari zaki.


". Assalamualaikum ". Ucap Zaki kepada yollanda.


". Waalaikumsalam , ki gimana kabarnya?".


Tanya yollanda dengan sangat penasaran.


". Pelan - pelan teh ngomong nya ". Jawab zaki sambil membalikan kamera Handphone nya ke arah fahrizal yang sedang tertidur.


". Astagfirullah ki ". Yollanda kaget ketika melihat kondisi fahrizal yang sedang tertidur dengan kepala di lilit perban, wajah yang tadinya tampan , sekarang penuh dengan luka,  Yollanda sembari meneteskan air matanya saat melihat fahrizal di dalam video call itu.


". Iya teh begini lah kondisi fahrizal , gue Tadi ajak ngobrol, dia cuma Eeuh eeeeeuh aja ". Jawab zaki .


". Iya ki kasian banget ya allah, ki tapi keluarga nya udah di kabarin kan ? ". Tanya yollanda kembali kepada zaki.


". udah teh , sekarang lagi OTW ke sini, tapi belum nyampe dari tadi, mungkin kena macet ". Jawab zaki


". Terus zaki di situ sama siapa ? ". Tanya yollanda


". Sendiri teh, kalo tadi siang sih sama anak-anak juga, cuma sekarang udah pada pulang ".


". Oh iya, terus ki kronologis kejadian nya gimana ? Udah ada info? ". Tanya yollanda kembali.


". Tadi siang kan ada bapak-bapak yang bawa si izal ke rumah sakit, terus dia nyeritain kejadian nya ". Ucap fahrizal.

__ADS_1


". Terus ki gimana lagi ? ". Tanya yollanda, memotong perkataan zaki yang belum selesai.


__ADS_2