
Setelah Dani meninggalkan rumah Yasmin, Yasminpun merasa sangat sedih karena ini pertama kalinya dia harus Ldr walaupun hanya berbeda kota tapi karena Yasmin baru pertama kali pacaran makanya ini terasa sangat begitu berat untuk Yasmin.
Hari itu Yasmin berkata pada Mamanya untuk mengizinkan dia tidak masuk sekolah.
"Udah yas kamu ini kolokan banget sih!!
lagian Dani ke kota juga kan bukannya mau main-main tapi memang karena ada hal penting yang harus dia selesaikan",ungkap mama sambil menghibur Yasmin.
"Ma,,,,
menurut mama Ayas ini egois gak sih kalo gak ngebiarin kak Dani pergi??",tanya yasmin pada mama.
"Yas dengerin mama!!
kamu sesayang apa sama seseorang
secinta apapun sama orang tersebut tapi kamu juga gak boleh membatasi gerakannya!
karena itu bisa membuat hubungan kamu jadi toxic",ucap mama menjelaskan pada Yasmin.
"Ya deh ma ayas ngerti mulai hari ini ayas akan belajar apa itu namanya sabar dan ikhlas",ucap Yasmin.
"Anak gadis mama akhirnya sudah dewasa hheehehe",goda mama pada Yasmin.
Keesokan harinya,
"Ma ayas berangkat sekolah dulu ya!!
assalamualaikum",pamit Yasmin.
Hari ini Yasmin berangkat sekolah naik angkot,karena Abangnya Fahmi sedang Magang di salah satu perusahaan di kota yang tidak jauh dari rumahnya.
"Yas lu tumben naik angkot!!
bodyguard lu",tanya yudi.
"Kepo amat sih lu yud!!!",jawab yasmin.
"Lu putus ya ama dia????
iya kan?
makanya lu naik angkot!!",ungkap Yudi.
"Sembarangan aja mulut lu yud
orang aku ama kak Dani baik-baik aja kok",jawab Yasmin jutek.
"Trus kenapa lu naik angkot sendirian?",tanya Yudi lagi karena penasaran.
__ADS_1
"Yudi.....
sini aku kasih tau ya!!!
kak Dani itu lagi ada perlu sama saudaranya di kota makanya dia hari ini gak masuk!!
udah paham kan???",jawab Yasmin dengan nada sedikit kesal terhadap Yudi.
"ohhhhhh
gitu gua kira kalian putus hehehehe
maaf ya kalo gitu!!!",ungkap Yudi.
Dan akhirnya merekapun sampai di sekolahan,
"Hei Yas!!!
kemarin kamu kemana?",tanya Elsa.
"Emmmm
aku kemarin agak gak enak badan sa",jawab Yasmin.
"Terus sekarang kenapa kamu sendirian?
kak Dani kemana?
"Enggak kok sa dia lagi ada keperluan di kota ama saudaranya",jawab Yasmin.
"ohhhhh
jadi kamu gara-gara kemarin ditinggal kak Dani to!!!",ujar Elsa.
"Ya abis gimana sa baru juga pacaran sekarang aku di tinggal di sini!!!",ucap Yasmin.
"ya ampun yas,,,,,,
kan ada aku sama Denia",ucap Elsa.
"Iya tapi kan beda kalo gak ada kak Dani!!!",jawab Yasmin.
"ya udah kita masuk ke kelas aja ceritanya di lanjutin di kelas aja",ucap Elsa.
"Oh ya si Denia kemana Sa???",tanya Yasmin yang tidak melihat Denia.
"oh dia...
lagi ikut papanya nengokin neneknya yas",jawab Elsa.
__ADS_1
Sesampainya dikelas merekapun duduk berdua.
"Emang kak Dani berapa lama di kotanya?",tanya Elsa.
"Katanya sih seminggu tapi aku juga belum tau lagi kabarnya soalnya kak Dani belum telphone aku dari kemarin",ucap Yasmin.
"Ya udah mungkin kak Daninya masih sibuk sama urusannya kali yas!!
udah kamu tenang aja gak usah khawatir ",ucap Elsa menenangkan yasmin.
"Kringggggg",bel tanda pelajaran segera dimulapun berbunyi.
Sementara di tempat Dani,
"Apa kabar om??
gimana perkembangan kasus papa om",tanya Dani pada pengacara.
"Gini Dan sepertinya kasus papamu ini sebenarnya hanya untuk menutupi sesuatu dari kamu", ungkap pengacara.
"Memang ada rahasia apa om?", tanya Dani.
"sepertinya ini berhubungan dengan masalalu papa kamu Dan!!!
coba nanti aku selidiki lebih dalam lagi supaya kamu juga bisa tau semuanya!!",jawab pengacara itu.
"Kalau begitu aku permisi mau lihat papa dulu om!!",ujar Dani.
Danipun bergegas ke lapas tempat papanya ditahan.
"Oh nak Dani kamu mau ketemu papa kamu ya??",tanya seorang petugas.
"iya pak!!
bisa kan saya masuk",ucap Dani.
Danipun dipersilahkan masuk oleh petugas.
"Pa,,,,,
ini Dani papa gimana kabarnya?",tanya Dani dari balik jeruji besi.
Papapun menghampiri Dani dengan jalan secara perlahan.
"Anak papa apa kamu baik-baik saja nak?
maafkan papa yang tidak bisa melindungi kamu dengan baik",ucap papa Dani merasa bersalah.
"Papa jangan khawatir aku akan berusaha sekuat tenaga untuk mengeluarkan papa dari sini!!
__ADS_1
papa gak seharusnya berada di sini",ungkap Dani sambil meneteskan air matanya.
"sudah kamu jangan bersedih ",ungkap papa Dani.