Cinta Pertama Yasmin

Cinta Pertama Yasmin
Sebuah Rahasia Besar


__ADS_3

"Pagi Dani!!!


kamu mau jenguk papamu lagi ya??", ucap penjaga sipir.


Karena Hari ini yang bertugas menjaga pintu masuk lapas adalah Bu Erni.Beliau adalah petugas yang amat sangat ramah dan baik hati.Sewaktu pertama kali papa Dani masuk sel Dani bingung,dan sedih tak tahu harus bagaimana pada saat itu juga Bu Erni ini membawa Dani ke rumahnya untuk menenangkan hati dan pikirannya Karena bu Erni tau ini tidak mudah bagi Dani yang berusia 14 tahun waktu itu.Dia membawa Dani ke rumahnya karena dia merasa iba dan kasihan sampai pada akhirnya pengacara yang merupakan teman dari papa Dani ini datang dan membantu Dani untuk menyelesaikan semua keperluan Dani di kota dan lalu pindahlah Dani ke desa.


"ya bu,,


saya masuk dulu ya bu!!!",jawab Dani sambil tersenyum ramah pada bu Erni.


"Pahhhh,,,,,,


panggil",Dani pada papanya.


"Lho ,,


kamu kok ke sini lagi Dan???",tanya papa.


"Dani masih kangen banget sama papa!!


oh ya ini Dani bawain makanan kesukaan papa",kata Dani sambil memberikan bungkusan itu.


"ya ampunn,,,,


Dann!!!!


dapat uang dari mana kamu bisa beliin papa ini???",kata papa Dani sambil mendekat ke arah Dani dan langsung memeluk tubuh Dani.


Dan disaat itulah Dani jadi punya kesempatan untuk mengambil beberapa helai rambut papanya untuk di tes DNA.


"ada kok pa!!!


Dani di desa ada kerja sampingan kok!!",ujar Dani.


"Oh ya Dan nanti kalau kamu sudah lulus mau lanjut sekolah dimana?

__ADS_1


papa ada sedikit tabungan di rumah lama mama.


Papa simpan di laci kamar mama ,,


kalau kamu butuh untuk biaya sekolah!!


itu kamu bisa pergunakan,,,


walaupun tidak banyak tapi cukup sampai nanti kamu lulus SMA",jelas papa.


"iya pa!!!


udah papa tenang aja di sini biar semua urusan Dani yang urus!!


papa gak perlu mikir yang aneh-aneh,,


papa doain Dani biar bisa ngeluarin papa dari tempat ini dan kita bisa kumpul bersama lagi seperti dulu",ungkap Dani.


"iya Dan!!


tapi papa merasa sanagat bersalah sama kamu karena kamu sekarang jadi hidup susah",ucap papa.


"udah pa!!!


lebih baik papa makan makanan yang tadi Dani bawain buat papa,,


soalnya nanti ke buru dingin dan gak enak",ucap Dani.


"iya Dan ini mau papa makan kok!!!",kata papa.


Sepuluh menit kemudian,


Papapun sudah menghabiskan makanannya dan lalu Danipun berpamitan pada papanya untuk pergi ke rumah pamannya.


"ya udah pa Dani pamit dulu ya!!

__ADS_1


karena mau ke rumah paman juga hari ini",ungkap Dani.


"ya sudah hati-hati!!


salam buat paman sama bibimu!!",kata papa.


Danipun pergi meninggalkan lapas lalu bergegas bertemu dengan pengacaranya untuk memberikan helaian rambutnya dan rambut papanya untuk selanjutnya di tes DNA di lab milik teman dari sang pengacara.


Dani yang dari jauh sudah melihat si pengacarapun lalu melambaikan tangannya tanda bahwa dia sudah berhasil mendapatkannya.


Si pengacarapun bergegas keluar dan menemui Dani yang berada di sebrang jalan.


Mereka berduapun lanjut menuju lab tersebut.


"gimana Dan??


apa papa gak ada curiga??


atau apa gitu!!",tanya pengacara khawatir.


"sudah berhasil om!!


ini kan!!


kayak gini kan om!!",ucap Dani sambil menunjukkan plastik yang di dalamnya berisi helaian rambut papanya.


"iya benar Dan!!


sekarang kamu mau pergi kemana biar om antar??",ucap pengacara.


saya mau ke rumah paman om!!


tapi tenang aja om Dani ke sananya sendiri aja,,


om langsung ke lab aja biar hasilnya lebih cepat keluarnya.",ujar Dani.

__ADS_1


__ADS_2