
Kalau Tuhan memberikan mereka kesempatan lagi mereka berdua akan lebih memilih terlahir sebagai keluarga yang biasa saja tanpa ada embel-embel nama belakang yang membebani mereka.
Namun,ini semua sudah suratan takdir dari Tuhan yang dituliskan untuk Yasmin dan Dani.
Tiga puluh menit kemudian pesawat yang akan dinaiki Yasmin dan keluarganya sudah tiba merekapun bergegas untuk menuju ke pesawat.
Hati Yasmin yang merasa sangat berat untuk meninggalkan negara ini hanya bisa meratapinya apalagi Yasminpun belum berpamitan dengan teman-temannya seakan dia merasa amat sangat bersalah.
"Dek,,,
ayo pesawatnya udah dateng!!",ucap Fahmi.
Yasmin yang merasa hari-hari bahagianya telah berakhir jalanpun merasa sangat tidak bertenaga.Seakan Fahmi mengerti dengan apa yang dialami oleh adiknya itu seketika langsung menggandengnya erat sambil memberikan semangat.
"Abang tau ini berat buat kamu dek!!
sama,,,
abangpun merasa seperti kita dipermainkan oleh takdir!!
tapi kita gak boleh menyerah begitu aja!!
toch kalau memang kalian berjodoh pasti Tuhan akan mempertemukana kalian lagi",ucap Fahmi.
"Makasih banyak ya bang,,,
ayas ngerasa !!!!!!",ucap Yasmin sambil menarik nafas dalam-dalam untuk menenangkan emosinya.
Dan tak terasa merekapun sudah berada dalam pesawat.
Sementara itu,,,
"Ah,,,,
akhirnya aku sampai juga di desa!!",ujar Dani.
Dia amat sangat menantikan untuk bertemu dengan Yasmin tapi karena waktu yang menunjukkan bahwa waktu pulang sekolah belum usai Danipun hanya bisa menunggu di rumah neneknya.
"Om mau nginep gak??
pasti om capek banget kan nyetir mobil dari tadi!!",ujar Dani pada si om pengacara.
"Ya udah deh kalo kamu maksa om bakalan nginep!!!", jawab si pengacara.
Dua jam kemudian,,
Dani yang sedari tadi tidak hentinya memperhatikan jam akhirnya buru-buru untuk ke sekolah untuk menjemput Yasmin.
Dia gak tau kalau Yasmin udah pindah.
Sesampainya di dekat sekolah,,,
Dani yang memang masih izin hanya menunggu di warung tempat nongkrong anak-anak seusai pulang sekolah.
"Hei dan,,,
samar-samar ada suara yang memanggil Dani dan ternyata itu adalah Aang teman abangnya Yasmin.
"Hei Ang,,,
__ADS_1
apa kabar??",tanya Dani.
"Gua baik dan,,
lu ngapain kemari??
bukannya masih ijin gak masuk ya lu??",ujar Aang.
"Iya ini aku mau jemput si Yasmin!!",kata Dani.
Aang yang tidak mengetahui perihal yasmin yang sudah pindah hanya bisa menunggu sampai ketika ada Elsa dan Denia keluar Danipun bertanya pada mereka berdua.
"Ya udah lu tunggu aja palingan bentar lagi juga keluar !!
maklum tu anak kalo jalan emang suka lelet hehehe
kalo gitu gua pulang dulu ya !!
kalo lu mau main entar mampir aja ke rumah Dan!!!",ujar Aang.
"Iya Ang makasih,,
hati-hati di jalan!!",ucap Dani.
Dani menunggu dan terus menunggu Yasmin.
"Sa,,
itu bukannya kak Dani ya!!
pasti mau nyariin si yasmin nih!!
kita mesti ngomong gimana ke dia??"ujar Denia.
"Sa!!!!",panggil Dani.
"Kok kalian cuma berdua aja??
Yasmin kemana?
gak masuk???",ucap Dani.
"Kak,,,
kakak duduk bentar ya ada yang mau kita bicarain sama kakak!!
tapi kakak janji gak akan emosi atau nyalahin Yasmin ya???",ujar Elsa sambil di barengi anggukan kepala Denia.
"Iya ,,,,
kakak janji!!",jawab Dani.
"Sebelumnya kami minta maaf atas nama Yasmin,,,
mungkin ini sedikit mendadak dan gak masuk akal!!
tapi ya mau bagaimana lagi kita sebagai anak juga gak mungkin durhaka sama orantua",ujar Elsa.
"Maksud kalian sebenarnya apa??
__ADS_1
kan aku tanya dimana Yasmin??
kalain coba langsung to the point aja!!",kata Dani.
"Yasmin,,,.
pagi ini dia harus pindah keluar negeri kak!!
dia pindah ke negara J****
mereka sekeluarga pindah karena papanya Yasmin di pindah tugaskan ke sana katanya",ujar Elsa sambil menahan emosinya agar tidak menangis di depan Dani.
"Apa???
kalian pasti berbohong kan???
gak mungkin Yasmin gak pamitan sama aku!!",Dani yang mulai emosi.
"Jangan kakak,,
kamipun juga gak dipamiti Yasmin!!
kalo kakak ngerasa Yasmin jahat sama kakak,,
kakak salah di sini juga dia merasa gak tau harus gimana??
kami tau perasaan Yasmin ke kakak itu gimana!!",ujar Elsa kesal.
"Kalau kakak gak percaya kakak bisa tanya ke bu guru dan kakak bisa cek di rumahnya ",kata Denia.
"Ok
makasih atas infonya!!!",ucap Dani sambil perlahan pergi meninggalkan kedua teman Yasmin itu.
Dani yang merasa marah dan sedih langsung membawa motornya melaju dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Ternyata Dani berhenti di makam mamanya,,
Dia berjalan sempoyongan seperti orang yang tak punya tenaga.
Saat tiba di batu nisan mamanya Dani duduk bersimpuh sambil mengungkapkan semua perasaannya.
"AHHHHHHHHHHHH,,,,
Tuhan kenapa kau mempermainkan perasaan ku!!!
apa salahku???
Kenapa kau berikan aku cobaan yang seperti ini!!!
ma,,,
maafin Dani yang bersikap seperti ini!!
Yasmin pergi ninggalin Dani ma!!!
Dani gak tau apa salah Dani ke dia??
Apa karena kemarin Dani gak ngajak dia!!
__ADS_1
makanya sekarang dia giniin Dani??", ucap Dani dengan bercucuran air mata.
Dani yang sebelumnya tak pernah menangis, sekarang dia akhirnya mengeluarkan air matanya untuk mengungkapkan semua rasa yang ada di dalam hatinya.