Cinta Pertama Yasmin

Cinta Pertama Yasmin
Babak Baru Dalam Hidup Yasmin Dan Dani


__ADS_3

"Gimana om apa hasilnya sudah keluar???",ucap Dani.


"Sebentar Dan om masuk dulu!!!",kata pengacara itu.


Tiba-tiba Dani yang duduk di luar ruang lab dihampiri oleh bapak-bapak yang berperawakan gagah dan penuh kharisma.


Ya,,,


benar dia adalah papa kandung Dani namun,dia belum mengetahuinya.


"Apa bapak boleh duduk di sini nak???",sambil memperhatikan Dani dengan seksama dari mulai ujung rambut sampai ujung kaki.


"Silahkan om!!!


banyak tempat duduk kosong!!"ucap Dani.


"Kamu sedang menunggu siapa nak??


apakah ada kerabatmu yang sedang dirawat di rumah sakit ini??",tanya bapak itu.


"Bukan om,,


saya sedang menunggu hasil tes DNA saya keluar!!!


om sendiri di sini sedang apa?",jawab Dani sambil menebak apa yang dilakukan om yang duduk di sebelahnya itu.


Tak lama kemudian om pengacara yang menemani Dani melihat hasil tesnya pun keluar dari ruang laboratorium.


Dani yang mengetahui nya segera beranjak dari tempat duduknya.


"Gimana om??


apa hasil tesnya???",kata Dani.


"sabar Dan,,,


kita buka di luar saja!!",kata si pengacara.


"Baik om,,


om Dani permisi dulu ya!!!",ucap Dani pada bapak-bapak yang mengajaknya ngobrol tadi.


Mereka berduapun melangkah pergi dan bergegas menuju parkiran mobil.


"Itu tadi siapa Dan??


apa kamu mengenalnya??",ucap pengacara.


"Dani gak kenal sama bapak itu om,,

__ADS_1


tapi tadi beliau ngajak Dani ngobrol!!",ujar Dani.


Mereka berdua masuk ke mobil dan membuka surat hasil tes tersebut.


Krek,,


krekk,,,


krekkkkk,,,


Suara kertas surat yang ujungnya dirobek oleh Dani.


"Bismillahhirrahmanirrahimm,,,


Heh,,,,


om,,,


hasil nya sama dengan tebakan om sebelumnya!!",ujar Dani.


"Sini coba om lihat,,


iya bener Dan!!!


terus sekarang kamu mau gimana??",kata si pengacara.


"Dani juga bingung om,,,


tapi papa yang udah ngebesarin dan ngerawat Dani dari kecil!!!",ujar Dani.


"Apa kamu mau ke lapas dulu buat ngobrolin ini sama papa kamu???",ujar balik si pengacara.


"ya sudah om gak papa,,


Dani juga gak mau nutupin ini lagi dari papa!",ucap Dani.


"Ya udah kalo gitu om temenin kamu ya nanti pas ngobrol sama papa kamu,,


biar kalian ngerasa gak enak satu sama lain",ujar si pengacara.


Dani sedikit merasa lega dengan hasil tes yang sudah keluar tapi dia masih bingung harus bersikap bagaimana saatmenghadapi papanya nanti.


Dan justru yang membuat Dani lebih kaget lagi adalah,,,


bapak-bapak yang tadi mengajaknya ngobrol di depan laboratorium ternyata sekarang juga sedang ngobrol dengan papanya.


Sontak Dani pun merasa terheran-heran dibuatnya.


Sementara Yasmin yang juga sedih harus menghadapi kenyataan ini dia tak tau apa yang harus dia lakukan.

__ADS_1


Haruskah dia memberitahu yang sebenarnya pada Dani???


Tapi di sisi lain dia juga takut bagaimana nanti kalau Dani menganggapnya yang aneh-aneh.


"Yas,,,


kamu sudah siap belum???",tanya mama.


Mama yang tidak mendengar jawaban dari Yasmin akhirnya kembali melihat ke kamar Yasmin lagi.


"EELNARA YASMIN!!!",panggil mama.


"Ehh mama,,,


ada apa ma??",ucap Yasmin.


"Kamu udah siap belum???


soalnya tinggal kamu doang yang belum masukin koper ke bagasi mobil",ujar mama.


"udah kok ma,,,",jawab Yasmin lirih.


"Kamu masih mikirin Dani????


udah kamu ikhlasin aja!!


kan masa depan kamu juga masih panjang!!


kamu pasrah kan saja semua sama tuhan",ujar mama sambil memeluk tubuh Yasmin untuk menenangkan hatinya.


"yuk kita berangkat sekarang!!!


kasian papa kamu udah nungguin",kata mama.


"Mama duluan aja nanti ayas nyusul!!!!


kak maafin yasmin yang gak ngasih tau kakak sebelumnya!!


Yasmin juga gak tau harus gimana agar bisa melawan keadaan ini!!..


sekali lagi yasmin minta maaf sama kakak.


Kalau nanti tuhan mempertemukan kita lagi ayas janji gak akan menghindarinya",ujar Yasmin saat mengirim pesan email pada Dani.


"Selamat tinggal kamar ku,,,


selamat tinggal semua kenangan indahku!!!


aku pasti akan sangat merindukan kalian ",ucap Yasmin.

__ADS_1


Yasmin yang merasa masih sangat berat meninggalkan ini semua hanya bisa pasrah.


__ADS_2