Cinta Rasa Asam

Cinta Rasa Asam
Berhenti kerja


__ADS_3

#4 Berhenti kerja


Akibat ulah Sonya, ternyata Lily mendapat perlakuan yang tidak mengenakan dari Anggara. melihat hal itu, ternyata Sonya menghadang Lily dan mengejek nya .


"Kasian ... kena marah ya.. makanya kerja itu yang bener. jangan ceroboh jadi nya kena marah kan" ujar Sonya sambil tersenyum


Mendengar perkataan Sonya itu, Lily merasa geram dan menjawab Sonya


"Hehh... meski kamu itu adik nya bos, aku tidak pernah takut ya. menurutku hal yang menimpa ku itu murni ada orang yang sengaja mengerjaiku".


"Dan seperti nya aku tau siapa yang menyuruh orang untuk melakukannya, tapi tenang meskipun aku di marahi oleh bos Anggara. itu bukanlah hal yang menakut kan bagi ku, itu hal yang sangat biasa dan aku tak peduli sama sekali".


mendengar ucapan Lily, Sonya merasa kaget ternyata Lily yang di hadapi nya saat ini bukan lah Lily yang seperti dulu ia kenal yang gampang untuk di bully dan di kerjakan sampai menangis


" Maksud mu kamu menuduh aku..'' jawab Sonya marah


" Tenang nona besar, kenapa anda harus marah?? santaii saja, jika tidak melakukan nya mengapa anda merasa ?"


"atau jangan jangan memang ia kalau memang kamu pelakunya haaa??" tanya Lily geram


"jangan sembarangan kamu yah, kamu tau kan siapa saya!!


"kapan pun saya bisa memecat mu, ngerti kamu" ucap Sonya sambil menunjuk Lily


mendengar perkataan Sonya, Lily hanya tersenyum dan melangkah ke arah Sonya.


"Dengar kan aku baik baik, kalo bukan Anggara yang memintaku untuk kembali lagi ke perusahaan ini aku gak bakalan mau"


"Dan satu lagi, andai saja aku tahu kalo ada betina seperti mu aku tidak akan mungkin menginjak kan kembali di perusahaan ini" jawab Lily


Sonya mengangkat tangan nya dan ingin menampar Lily sambil berkata


"kurang ajar, saya pecat kamu ya"


Namun sayang, tangan Sonya di tangkis oleh Lily


"Dengar.. tak perlu kamu memecatku, aku yang akan keluar dari perusahaan ini" jawab Lily sambil menyingkir kan tangan Sonya lalu pergi


Sonya kaget dan marah dia tak mengira bahwa Lily bisa memperlakukan nya seperti itu.


"sialan.... berani berani nya ia seperti itu, awas aja kamu ya "


keesokan pagi nya...


Anggara yang pagi itu berada di ruangan kantor nya berteriak memanggil Lily namun tak ada jawaban.


"Lily..Lily.. kemana sih dia kok gak muncul muncul."


tiba tiba, karyawan yang lain yang masuk ke ruangan Anggara .

__ADS_1


"permisi pak" mengetuk pintu ruangan Anggara


" ya silahkan masuk !!. jawab Anggara


"Maaf pak, saya kesini hanya ingin memberitahukan bapak bahwa mulai hari ini Lily sudah tidak bekerja lagi di perusahaan ini, ibu Sonya yang beritahu saya pak bahwa Lily sudah mengundurkan diri."


Mendengar pernyataan karyawan nya itu, Anggara sangat terkejut


" apaaa .."


"kenapa bisa begitu?" tanya Anggara penasaran


"Maaf pak, mengenai hal itu saya tidak tahu pasti pak"


"ya sudahlah.. kembali kamu bekerja" jawab Anggara lemah


Ternyata Anggara merasa bersalah dan menyesal, ia mengira bahwa Lily berhenti mungkin karena sikap Anggara kemarin yang menyalahkan Lily karena sudah menghilangkan berkas kontrak kerja


"ini semua gara gara aku, coba saja aku tidak memarahi Lily,mungkin dia tidak akan berhenti bekerja" jawab Anggara menyesal


Lily rupanya kembali bekerja menjadi tukang gorengan di tempat kerja yang dulu . saat ia sedang bekerja, tiba tiba Sonya muncul dan mengacaukan semuanya.


"wah ...wahh ternyata sekretaris yang dulu sudah turun tahta menjadi tukang gorengan yah .. kasian sekali". ejek Sonya sambil tertawa


Lily hanya diam dan tak menjawab sedikit pun perkataan Sonya .


Namun Sonya masih saja menggangu Lily dan sengaja memanggil pemilik toko tersebut


"iya .. mba ada yang bisa saya bantu"


" masa Bu, saya mau borong gorengan ibu, tapi karyawan ibu ini tidak mau melayani saya Bu, dia hanya diam padahalkan niat saya baik Bu, mau menolong ibu." ucap Sonya meyakinkan pemilik toko gorengan


"apa benar itu Lily???" tanya ibu tersebut kepada Lily


" tii..tidak Bu".


jawab Lily terbata bata ingin menjelaskan


belum saja Lily menjelaskan, ibu itu langsung menjawab


"alahh... jangan banyak alasan kamu Lily, ingat ya saya mau menerima kamu kembali bekerja disini karena saya kasian ke kamu"


" masa ngelayanin pembeli aja kamu gak mau sih" ucap ibu pemilik gorengan


"Bukan begitu Bu, ibu salah paham gadis itu yang mengada Ngada Bu, dia kesini bukan ingin memborong gorengan, dia memilik maksud lain Bu" jawab Lily menjelaskan


"alah.. gak usah banyak alasan deh lu.., kalo gak niat kerja jangan kerja ribet amat sih idup Lo" jawab ibu itu kesal


kesabaran Lily tampak nya sudah habis. akhirnya dia pun tersulut emosi

__ADS_1


"saya emang orang susah Bu, saya emang butuh kerjaan Bu tapi masih punya harga diri kalo ibu lebih percaya wanita ini silahkan ..


hari ini saya berhenti bu"


Lily pergi meninggal kan mereka.


melihat hal itu, Sonya sangat senang ternyata rencananya berjalan mulus.dia tersenyum puas melihat kepergian Lily .


"rasakan kamu Lily, siapa suruh kamu berani melawanku" ucap Sonya


sementara itu Lily hanya bisa merenungi nasibnya dan duduk di bangku taman


"kenapa sih hidup ini begitu kejam ?? apa sebenarnya salahku, sampai sampai banyak sekali cobaan yang aku lalui" ucap Lily sambil mata berkaca kaca


Ini


"apa salahku ya tuhan ..???" ( sambil menangis)


Tiba tiba dari arah belakang ada seseorang yang memegang pundak Lily. saat Lily menoleh ke belakang ternyata tangan itu adalah tangan seorang pria.


"kamu ...???" ucap Lily


ternyata pria itu adalah Alex Candra pemilik perusahaan gayung group.


"iya ini aku, apa yang sedang kamu lakukan di tempat ini dan kenapa kamu menangis ".


betapa kaget nya Lily, dia tak menyangka akan bertemu Alex Candra di tempat ini.


" aku gak kenapa kenapa kok" jawab Lily sambil mengusap air mata nya


" jangan bohong, sekarang kan jam kerja kenapa kamu ada disini bukan kah kamu kerja di perusahaan ember hitam" tanya Alex penasaran


" tidak..aku tidak lagi bekerja di perusahaan itu lagi, aku mengundurkan diri" jawab Lily sambil menundukkan wajah nya


" kok bisa, apa yang sebenarnya terjadi ?"


Lily menceritakan apa yang sedang terjadi padanya, tampak nya Alex merasa simpatik


" ternyata gadis ini manis juga kalo lagi ngomong sayang dia tak sekelas denganku" ucap Alex dalam hati


mendengar penjelasan Lily Alex merasa geram dan berencana mempekerjakan Lily di perusahaan nya yaitu di gayung group


" bagaimana kalo kamu bekerja di perusahaan ku, ?? kamu buktikan kepada mereka yang sudah meremehkan skill mu "


" bapak gak bercanda kan pak ?? tanya Lily penasaran


" tentu tidak, aku serius dengan tawaran ku ini bagaimana kamu mau kan??"


"iya pak saya mau pak !!" jawab Lily sambil tersenyum ..

__ADS_1


...****************...


bersambung


__ADS_2