
#5 Permainan Di Mulai
Tampak nya ini adalah awal yang baik untuk karir Lily, tapi sejujurnya Lily masih sering memikirkan kabar Anggara. semenjak Lily keluar dari perusahaan ember hitam, Lily tak pernah mendengar kabar dari Anggara bahkan bertemu pun ia tidak pernah.
* Setahun kemudian....
seiring berjalan nya waktu, tampak nya lily sangat menikmati pekerjaannya saat ini. Ia menjadi wanita yang sangat pintar dan cerdas,berwibawa serta memiliki skill, tidak lagi ceroboh, ini semua karena Alex yang telah berhasil menjadi bos yang baik dan bersedia membimbing nya menjadi wanita yang sukses.
Tak tanggung tanggung kini lily mendapat kan posisi penting di perusahaan Gayung Group sebagai Direktur Utama berkat kerja kerasnya itulah ia bisa seperti saat ini.
Kini Lily menjadi wanita yang sangat cantik dulu ia memiliki warna kulit yang agak gelap namun sekarang karena sering perawatan kulit nya nampak putih dan bercahaya.
pulang pergi ke kerja tak lagi dengan kendaraan umum,namun sekarang ada supir yang selalu mengantarnya, sungguh perubahan yang sangat signifikan.
Pagi itu...
Lily telah sampai di tempat kerja nya setiap pagi ia selalu menyapa satpam yang ada di lobby kantor .
" Pagi pak ".. sapa Lily sambil tersenyum
"selamat pagi juga Nona Lily" jawab satpam sambil mengangguk kan kepala
Tiba di ruangan nya, lily melihat bunga mawar merah beserta kartu ucapan berwarna merah muda, dalam kartu ucapan tersebut tertulis:
"dear my lovely"
"Semoga bunga mawar ini bisa menggantikan diriku sebagai penyemangat mu di pagi hari ini"
From: AC
Lily hanya tersenyum membaca kartu ucapan tersebut dan mencium wangi bunga mawar merah itu sambil memejamkan matanya sembari berkata
"Terima kasih"
tampak nya Lily mengetahui siapa pengirim bunga tersebut meski di kartu ucapan nya hanya bertuliskan inisial .
Hari ini Lily ternyata ada jadwal bertemu dengan seorang klien di sebuah Restoran ternama yaitu Restoran Belabeh .
"Selamat siang Bu, dengan ibu Lily ya?''
tanya seorang klien dari perusahaan ternama sambil berjabat tangan dengan Lily
__ADS_1
"iya pak" jawab Lily sambil tersenyum
"silahkan duduk nona Lily"
" senang sekali saya hari ini bisa bertemu dengan nona, karena saya sudah lama mengajukan kerja sama namun seperti nya pak Anggara sangat sibuk"
"Sehingga beliau belum bisa bertemu dengan saya langsung."
"Benar sekali pak, beliau pada saat ini memang sangat sibuk sebab beliau tidak sedang di tempat, beliau berada di negara Jepang sedang mengurus bisnis yang lain nya. oleh sebab itu beliau mengutus saya untuk menemui bapak membahas kerja sama ini ". jawab Lily sambil menunjuk kan berkas nya.
Ternyata Lily sangat pintar dalam meloby klien baru nya itu sehingga perusahaan Gayung Group mendapatkan proyek besar yang sangat menguntungkan bagi perusahaan gayung group.
Setelah selesai membahas kerja sama dengan klien nya, Lily berencana untuk membeli sepatu mahal di sebuah toko ternama.
Lily sekarang memiliki segala nya, kini Lily menjadi wanita dengan gaya hidup yang high class, dulu dia hanya wanita biasa dengan gaji seadanya. namun sekarang ia bisa membeli apapun yang ia inginkan.
"Permisi mba,apakah pesanan sepatu heels saya sudah siap? atas nama Lily, saya mau ambil sekarang. "
tanya Lily kepada penjaga toko tersebut .
"Baik nona tunggu sebentar ya, saya cek dulu"
jawab penjaga toko.
"Astaga... apa aku tidak salah lihat, ha.. akhir nya kita di pertemukan kembali"
Lily kaget melihat wanita yang menegur nya ternyata Sonya adik Anggara. memang semenjak kejadian dulu Lily tak pernah bertemu dengan nya .
mendengar perkataan Sonya, Lily sembari tersenyum dan mendekatinya .
"Senang bertemu dengan mu kembali Nona Sonya " jawab Lily
"Wah. .wah.. wah..boleh juga gaya mu sekarang ya, sedikit ada kemajuan"
kata Sonya sambil mengelilingi Lily
Lily hanya tersenyum tanpa menjawab. tampak nya Sonya sangat senang bisa bertemu Lily kembali lantaran dia siap untuk merendahkan lily seperti dulu
" apa iya, gadis seperti mu bisa berada di toko sepatu mahal ini, tapi aku tidak yakin kalau kamu mampu membeli barang di sini secara di sini toko sepatu branded."
"kamu kan hanya gadis biasa mana mungkin punya uang, jangan jangan kamu mau mencuri,ya kan jujur aja .."
__ADS_1
ejek Sonya sambil tertawa
Ternyata Lily tak terpancing sedikit pun dengan perkataan Sonya, dia bukan lah Lily yang dulu yang mudah emosi. dia justru memiliki cara yang halus untuk mempermalukan Sonya.
"iyaa.. Nona Sonya, apa yang kamu katakan itu benar sekali, gadis seperti ku ini memang tidak mungkin mampu membeli sepatu, apalagi sepatu heels seperti yang Nona Sonya pegang ". jawab Lily sambil menunjuk
"ya jelaslah dari level aja kita udah beda, apa lagi beli heels disini mending kamu pergi gih tempat mu bukan disini, kamu itu cocok nya di pasar emperan ha.. ha.. ha " kata Sonya terus mengejek
Ternyata Sonya sedang belanja sepatu heels di toko tersebut namun seperti nya sepatu heels yang ia ingin beli tak sebanding dengan harga sepatu milik Lily .
di saat Sonya masih menertawakan Lily, tiba- tiba penjaga toko sepatu tersebut menghampiri Lily.
"Maaf, sudah membuat nona menunggu, ini sepatu heels pesanan Nona sudah siap" kata penjaga toko
Mendengar hal itu Sonya sangat kaget dan terheran-heran karena sepatu yang Lily pesan adalah sepatu merk ternama yaitu Stuart Weitzman dan sangat mahal.
Lily mengambil sepatunya itu dan berjalan menuju Sonya.
"permisi Nona Sonya yang terhormat aku hanya ingin mengatakan bahwa aku ini memang tak mampu membeli sepatu seperti yang kau pegang itu. tapi, aku mampu membeli sepatu heels di atas kemampuan mu itu, dan satu lagi, roda kehidupan manusia itu selalu berputar kadang di bawah dan kadang di atas,mungkin saja saat ini kamu berada di atas, tapi bisa saja sewaktu waktu kamu berada di bawah jadi selalu waspadalah."
jawab Lily tersenyum sambil pergi meninggalkan Sonya dari toko tersebut.
Tampak nya Sonya kali ini mati kutu, ia benar benar di permalukan oleh Lily. dia sangat malu karena merasa di rendahkan oleh Lily. dia juga tak menyangka jika Lily bisa bersikap begitu kepadanya padahal dia tahu kalau Lily dulu adalah gadis biasa dan miskin .
"apa aku mimpi, mana mungkin gadis miskin seperti dia bisa membeli sepatu mahal, aku aja mau beli masih mikir - mikir."
tiba..tiba..
"Maaf mba jadi beli sepatu nya ??"
tanya penjaga toko
"ya jadi lah.. kalau perlu sama toko tokonya aku beli" jawab Sonya sambil melempar sepatu nya .
Sonya memang wanita yang sombong dan angkuh pada siapa pun dia selalu bersikap demikian.
namun rasa penasaran nya tak ubah semakin kuat .
"Aku harus cari tahu kenapa Lily bisa berubah drastis sekali seperti itu"
Menatap Tajam .....
__ADS_1
...****************...
bersambung. .