Cinta Sang Idol Imajinasi

Cinta Sang Idol Imajinasi
Eps 4


__ADS_3

Letta meraih ponsel yang sengaja Silla tinggalkan untuknya,ponsel yang sengaja silla beli dan hanya menyimpan dua nomor di daftar kontak.yaitu silla dan om willi.bahkan Silla sudah mengisi panggilan darurat dengan nomornya di posisi pertama.letta tersenyum tipis lalu menekan tombol satu dan secara otomatis langsung terhubung dengan Silla.


"ya ta"


"sil aku minta maaf sepertinya besok gak bisa nganter kamu ke bandara,besok adalah hari kedua aku kerja di resort om willi jadi gak enak rasanya jika harus ijin"


"gak apa-apa kok ta,lagian apa gunanya supir kalau kamu masih harus nganter aku ke bandara?"


"jangan lupa hubungi aku ya sil ketika kamu sampai di Belanda"


"tentu sayang,kamu jaga diri baik-baik ya,jangan nakal.apapun yang terjadi kamu harus hubungi aku,sekarang kita adalah saudara ta"


"baiklah saudaraku,oh ya aku harap kamu gak marah jika suatu hari aku ganti nomor darurat pertama dengan nomor orang lain"


"gak bisa, pokoknya harus aku yang nomor satu gak boleh di ganti,memangnya kamu punya nomor siapa untuk kamu simpan hah?"


"om willi"


"LETTAAA....jangan berani-berani deketin ayah ya,aku gak bakalan terima kalau kamu jadi ibu tiri aku"


"aku cuma mau tau bagaimana rasanya mengiris-ngiris dan merebus anak tiri"


"iihh....kamu mah jahat"


"hahaha.....aku cuma bercanda kok sil,kamu sama om willi adalah keluarga yang aku punya sekarang,di anggap anak sama om willi dan punya saudara seperti kamu rasanya sudah cukup dalam hidup aku"


"pokoknya saat aku kembali nanti kamu harus ngenalin aku sama cowok baru titik gak paket koma, faham"


"baik nona Silla"


Hari ini adalah hari kedua letta bekerja.hari pertama juga tanpa Silla.


Letta menyusuri lorong dengan trolleynya seperti biasa, membersihkan setiap kamar dan kembali ke ruang istirahat karyawan setelah menyelesaikan seluruh pekerjaannya.


"letta bisakah kamu menolongku?"

__ADS_1


"ada apa?"letta merubah posisi duduknya yang mulanya bersandar menjadi duduk tegak.


"bisakah kita tuker shift?"


Wanita ini adalah Mona,dia bekerja di shift malam.


"kenapa?"


"malam ini aku ada kencan sama pacarku,jadi tolong ya.aku janji besok pagi sekali aku akan menggantikan kamu dan akan membersihkan semua kamar sebaik mungkin"


"baiklah"


"makasih ya ta,ini kartu karyawanku jangan lupa isi kehadiranku ya setelah itu kamu simpan di locker,simpan juga kartu karyawan kamu biar besok aku isi absen kamu,bye...."


Dengan tergesa Mona meninggalkan ruang istirahat.mona sengaja datang ke ruang istirahat untuk menemui letta gak lupa juga Mona membawa kartu karyawannya dan menyerahkannya pada letta.


Sebenarnya hari ini letta cukup lelah dan sekarang letta harus bekerja double karena harus membantu Mona.


"sudahlah, istirahat sebentar lalu pergi bekerja lagi"letta kembali menyandarkan kepalanya di sofa.memejamkan kedua matanya dan merileksasikan tubuhnya agar tenaganya kembali pulih.


"bagaimana ini?manager pasti akan sangat marah"


Percakapan orang di balik pintu membuat letta gak bisa melanjutkan istirahatnya kembali.


Letta merapikan bajunya dan beranjak menuju wastafel,membasuh wajah adalah satu-satunya cara agar rasa kantuk dan lelahnya hilang.


"eehh... huussstt....lihat"salah satu dari mereka memberi tanda dengan lirikan matanya ke arah letta yang sedang membasuh muka.


"eheemm, permisi kamu siapa?"


Pertanyaan pria ini membuat Sienna sedikit terkejut dan dengan cepat meraih handuk lalu mengelap wajahnya.


"a-aku housekeeping di sini"


"baguslah kita tertolong,ayo ikut aku"pria yang bertubuh tinggi dengan mengenakan Coat berwarna putih itu menarik tangan Sienna ke dapur resort yang gak terlalu jauh dari ruang istirahat housekeeping.

__ADS_1


"kalian mau apa?"letta menarik paksa tangannya dan meletakan di dada.


"aku adalah kepala pelayan di resort ini,malam ini kami kedatangan tamu penting dari Korea,sayangnya kami kekurangan tenaga kerja di bagian waitress aku harap kami bisa menolong kami"


"maaf,aku masih ada kerjaan yang belum selesai,permisi"


Pria itu menghadang letta.


"aku mohon,anggap saja kamu kerja lembur dan aku akan membayarmu hari ini juga, please...."pria itu merapatkan kedua telapak tangannya di dada.


"bagaimana dengan pekerjaanku?"


"setelah ini selesai kami akan membantu kamu membersihkan seluruh kamar,kami janji"


"baiklah,tapi aku harus mengisi absensi dulu,aku gak mau di tegur karena masalah ini"


"gak masalah,kami akan menunggu kamu di sini.oh ya jangan lupa bawa seragam waitressmu"pria itu menyodorkan seragam pelayan pada letta


"ingat,kalian jangan coba-coba berbohong padaku"


"gak akan"pria itu memegangi kedua telinganya.


"baiklah,aku akan segera kembali"


Letta segera men-tap id card milik mona di ceklok.logo yang tertera pada id card ini adalah logo resort om willi khusus untuk seluruh karyawannya.


Letta segera mengganti seragamnya dengan seragam waitress dan menghampiri pria tadi yang sudah menunggunya dengan beberapa gelas minuman di atas nampan.


"bawa ini ke ballroom"


Entah ada acara apa letta benar-benar gak tau.tapi hari ini karyawan resort yang ada di dapur terlihat sangat sibuk.


Dengan santai letta memasuki ruang ballroom yang sudah di padati banyak orang,beberapa tamu wanita yang hadir mengenakan gaun mewah yang elegan, begitupun dengan tamu pria yang mengenakan setelan jas yang membalut tubuh mereka, berbagai macam hidangan sudah tertata rapih di meja yang panjang yang di tempatkan di pinggir aula, letta juga melihat beberapa awak media dengan membawa kamera yang mengarah ke atas panggung aula,di atas panggung sendiri layar LED menampilkan foto seorang pria dengan bermata sipit tapi juga tegas dan tajam,hidung mancung dengan bibir tipis,layar tersebut bertuliskan "PRESS CONFERENCE LAUNCHING OFFICIAL TRAILER LOVE THE IDOL OF IMAGINATION, SOUNTRACK FILM SINGER KENZIE HYUN-JAE"


"heeii...tolong bawa ini ke para tamu"bisik seseorang yang ada di belakang letta.

__ADS_1


Beberapa Champagne Flute Glass yang berisi setengah minuman berwarna merah tertata di nampan bulat.


Dengan hati-hati letta membawa nampan itu dan berkeliling diantara orang-orang elit tersebut.beberapa dari mereka mengambil gelas yang letta bawa.


__ADS_2