Cinta Sang Idol Imajinasi

Cinta Sang Idol Imajinasi
Eps 5


__ADS_3

Tiba-tiba rok letta di tarik seseorang.seorang anak perempuan tengah menatapnya dengan senyuman yang manis dari bibir mungilnya.


"kak letta"


Letta berjongkok dan menyapa anak tersebut.


"Ciara sedang apa di sini?"


"Ciara nemenin ayah"


"ayah Ciara ada dimana?"


"Ciara sudah berapa kali ayah bilang jangan main sembarangan"


Suara berat seorang pria yang nampak gak asing di telinga letta.


Letta langsung berdiri dan memasang wajah dingin.


"ada baiknya gak meninggalkan Ciara di kerumunan banyak orang,aku khawatir terjadi sesuatu sama Ciara"letta berusaha memberitahu ayah Ciara tentang rawannya keselamatan anak di zaman sekarang.


"oh kamu,pantas saja Ciara anteng ngobrol di sini aku pikir siapa? terimakasih sekali lagi karena sudah menjaga Ciara,maaf aku terlalu sibuk"


"Ciara kak letta permisi dulu masih harus bekerja"dengan lembut letta mencubit pipi tembem anak itu.


"heemm"


"permisi"


Perubahan sikap letta yang seratus delapan puluh derajat membuat Joon ayah dari Ciara heran,baru saja dia melihat kelembutan sikap wanita itu pada putrinya tapi tiba-tiba dingin terhadapnya.


"Ciara ayo temuin kak Ken"


"apa kak Ken sudah datang?"


"heemm,dia dari tadi menanyakan kamu"

__ADS_1


Langkah kecil anak itu membuat letta sedikit tersenyum dari kejauhan.bagaimana gak Ciara adalah anak yang lucu dan ramah setiap kali bertemu anak itu selalu tersenyum manis padanya.


"selamat malam,para tamu undangan sekalian juga para awak media.malam ini adalah malam yang spesial bagi kalian para penggemar berat dari Kenzie hyun-jae juga launching film sekaligus sountrack film yang di bintangi oleh kenzie.marilah kita sambut sutradara film love the idol of imagination kita Joon hyun-jae...."seorang MC pria mengawali pembukaan acara dengan suara lantang di microphone.


Suara tepuk tangan bergemuruh memenuhi aula.seorang pria berjas hitam dengan tinggi yang semampai menaiki panggung.


"jadi ayah Ciara adalah sutradara?"batin letta.


"terimakasih atas sambutannya,malam ini aku merasa sangat senang sekali bisa berada di kota ini,aku harap film ini bisa membuat kalian yang rindu Kenzie bisa terobati.kenzie...."tuturnya sambil melambaikan tangan pada seseorang.


Gak lama seorang pria yang mengenakan kemeja hitam dengan lipatan kemeja di kedua lengannya menaiki panggung.pria yang fotonya ada di layar belakang panggung sebagai background itu berdiri di samping ayah Ciara.


"gantengnya"


"senang sekali bisa melihat Kenzie langsung"


"aslinya benar-benar tampan"


Begitulah celotehan para wanita yang tergila-gila pada idola mereka.


Pelayan yang ada di samping letta seakan gak mau kalah.


"hai..."


"KENZIE...I LOVE U..."


Baru satu kata yang keluar dari mulut pria itu sudah membuat para wanita yang ada di bawah panggung klepek-klepek.


"haah...."letta memalingkan wajahnya, seakan jijik melihat tingkah mereka.


"terimakasih atas dukungan kalian selama ini,maaf hari ini aku harus berjuang sendiri tanpa band ku.kebetulan mereka juga sibuk dengan pekerjaan mereka dan perlu aku kasih tau bahwa band kami baik-baik saja,kami juga akan merilis album baru dalam waktu dekat ini...."


"band?kenapa dia gak bawa band nya sekalian untuk main film?"batin letta.


Selama ini letta gak pernah menonton televisi,letta benar-benar gak tau apa yang terjadi selama beberapa tahun ini.hidupnya yang seakan terkurung dalam ikatan yang di sebut rumah tangga.mengurung diri dari banyak orang dan terlalu fokus mengurus suami yang ujungnya hanya dibalas dengan perselingkuhan dan perceraian yang menyakitkan.

__ADS_1


Sikapnya yang berubah tentu bukan tanpa alasan.rega pria yang letta anggap sebagai imam juga pria menjadi tumpuan hidup malah membuat hidupnya hancur dan meninggalkan bekas yang membuat letta trauma hingga membangun gunung es yang menjulang tinggi.


Ya,regalah yang membuat letta berubah jadi dingin terhadap semua pria.trauma yang letta alami mungkin akan membekas selamanya.sangat sulit bagi letta melupakan semua kejadian yang telah menimpanya.


Suara riuh tepuk tangan membuyarkan lamunan letta,air matanya hampir saja jatuh di pipi letta yang baru saja terjun ke masa lalu pahitnya.


Setelah acara selesai letta bergegas membantu para pelayan membereskan piring kotor dan membawanya ke dapur resort.


Letta segera mengganti seragam pelayannya dengan seragam housekeeping.lalu menuju gudang untuk mengambil trolley.


"heeii tunggu"kepala pelayan menghentikan letta dan menyodorkan sebuah amplop padanya.


"seperti janjiku mereka sudah siap membantu kamu membersihkan seluruh kamar dan terimakasih sudah membantu kami"


"kalau begitu aku permisi"


"siapa yang tugas housekeeping malam ini?"


Seorang pria berdiri di lorong dengan berkacak pinggang.wajahnya merah, matanya terbuka lebar.


Dia adalah manager di resort ini,orang yang sudah di beri wewenang penuh oleh om willi.


"a-aku...."


"kenapa kamu belum membersikan Presidential Suite?kamu tau apa yang akan terjadi jika tamu komplen kenyamanan dan kebersihan kamar?"


"maaf tadi aku...."


"jangan banyak membantah,cepat bersihkan sekarang....aku kasih kamu waktu dua puluh menit atau aku pecat kamu"


Mendengar ancaman itu letta segera mendorong trolleynya dengan cepat menuju Presidential Suite.


Sementara itu kepala pelayan segera menyuruh anak buahnya membersihkan kamar lain yang kuncinya sudah letta tinggalkan padanya.


"cepat bantu dia,sebelum manager tau"

__ADS_1


Para pelayan itu segera berpencar dan menuju kamar dengan nomor yang tertera di gantung kunci.


__ADS_2