
Saatnya kamu membuktikan kepada semua orang bahwa kamu bukan pecundang yang selalu dianggap sebelah mata!” gumam Dhani
Terlalu banyak dendam yang tersimpan dibalik keadaan keluarga Dhani yang berantakan. Selama ini Dhani bertahan hidup hasil dari kerja kerasnya, biaya sekolah hingga lulus kuliah, Dhani sudah melewati banyak hal yang menyakitkan.
Sejak kecil Dhani di suguhkan pertengkaran - pertengkaran kedua orang tuanya, bagaimana usia Dhani masih menginjak taman kanak - kanak telah banyak mendengar kalimat hinaan yang terlontar dari mulut ayahnya kepada ibunya.
Bagaimana saat usia Dhani yang masih ingin merasakan bermain dengan teman sebaya, dia telah bekerja keras untuk menghasilkan pundi - pundi Rupiah dengan membantu masyarakat yang membutuhkan tenaga mudanya demi membantu keuangan keluarga.
Teringat bagaimana sepupu dari ayahnya yang kaya raya dengan sombongnya memamerkan harta mereka, yang sejak kecil Dhani hanya menjadi pesuruh untuk mereka walaupun diiming-imingi untuk bermain bersama, menumpang mainan mereka. Tidak hanya Dhani, kakak dan adiknya pun seperti itu, membuat Dhani tidak bisa menerima semuanya.
Mengingat kemiskinan selalu membuat hati Dhani meradang. Semua karena ayah yang tidak bertanggung jawab dengan keadaan keluarganya.
Seharusnya ayah bisa menjadi penopang untuk keluarganya tapi saat dia tengah bekerja sebagai pegawai Bank ternama, ayah Dhani tergoda dengan salah seorang wanita yang hanya mencintai harta Ayah Dhani dan akhirnya membuat Ayah dan ibu Dhani berpisah.
Perselingkuhan Ayahnya pun terdengar oleh pimpinan Bank dan membuat ayah Dhani dipecat dari kantornya, Dhani yang usianya masih berada di kelas empat SD saat itu harus membantu ibu yang mulai mencari pundi-pundi rupiah dengan membuka katering.
Rumah disulap menjadi tempat jualan nasi campur yang lumayan bisa menopang kehidupan mereka berempat.
Beruntung otak Dhani yang cerdas membuat dia memperoleh beasiswa saat masuk kelas tujuh hingga kelas dua belas. Dhani juga menerima beasiswa kampus ternama dengan jurusan jurnalistis dan menjadi lulusan terbaik cumlaude.
Untuk memenuhi kebetuhannya, Dhani melakukan apapun yang bisa menghasilkan uang. jika tidak ada yang membutuhkan tenaga Dhani, dia akan membantu pekerjaan ibunya, melayani para pembeli, membantu membereskan rumah, mencuci pakaian yang menumpuk, terlepas dia adalah seorang lelaki.
__ADS_1
Dhani juga menerima menjadi joki saat ulangan sekolah, mengandalkan kecerdasannya untuk menjadi contekan teman-temannya. Apabila teman-temannya mendapat nilai yang bagus Dhani tak segan-segan menagih mereka.
Tidak heran bila musim ujian Dhani semangat untuk belajar karena saat itu kesempatan untuk menghasilkan uang lebih banyak.
Dhani tidak masalah dijuluki lelaki matre, segala sesuatunya di ukur dengan uang, untung dan rugi. Tidak ada pertolongan yang gratis menurutnya, No money No service!.
Dhani melakukan itu semua karena keadaan yang memaksanya, Dhani juga membiayai adiknya agar bisa terus bersekolah. Untuk Dhani miskin memang memprihatinkan tapi tanpa ilmu sekolah, tanpa pendidikan, semuanya akan nihil. Dhani berharap dengan begitu nanti adiknya bisa sukses karena memiliki acuan pendidikan yang baik.
Dari wajah Dhani yang tampak sederhana dan manis, tidak pernah terbayang bahwa Dhani sangat perhitungan, cerdas dan berorientasi keberhasilan, bahkan cenderung menghalalkan segala cara. Untuk kisah cinta Dhani, beberapa wanita benar-benar jatuh cinta dengannya, terkadang mereka memberikan apa yang Dhani inginkan, hadiah-hadiah bahkan banyak membantu keuangan Dhani dan keluarganya tapi akhirnya Dhani memutuskan hubungan mereka dan membuat para gadis patah hati.
Lebih menyakitkan untuk seorang wanita bernama Vely yang ternyata dia ditinggalkan oleh Dhani dan memilih Amisha karena Amisha lebih kaya darinya, setelah Vely berkorban banyak untuk Dhani.
Terberat adalah saat Dhani harus bermain kucing-kucingan karena memiliki pacar lebih dari satu agar semakin banyak memeras kekayaan mereka.
Masa kuliah Dhani, dia juga banting tulang untuk bekerja sampingan menjadi Sales Promotion dan di samping itu Dhani juga menjadi pelayan disebuah Bar, terkadang Dhani disewa oleh kalangan ibu-ibu pejabat yang tidak mendapat belaian dari suaminya yang sibuk atau bahkan tidak puas untuk mereka.
Untuk pekerjaan menjadi Gig*lo Dhani hentikan karena dia takut dengan penyakit, Dhani meniduri tidak lebih dari tiga istri pejabat dengan menguras harta benda mereka, setelah itu Dhani menutup semua akses untuk mereka.
...****...
Dhani mendengar banyak cerita sejak kecil dari kakek dan neneknya tentang cinta Ayah dan Ibunya saat mereka muda dulu, kakek dan neneknya selalu bercertia bagaimana pertemuan ayah dan ibu Dhani yang penuh dramatis dan melankolis, tidak hanya kakek dan neneknya bahkan semua orang tahu bagaimana Ayah dan Ibu Dhani merajut kasih, bagiamana mereka dulu saling mencintai dan saling mendukung, bagaimana mereka saling berkorban menghadapi hubungan yang tanpa restu, bagaimana mereka saling sabar dan menunggu, semuanya begitu indah.
__ADS_1
Hingga Dhani menyaksikan sendiri faktanya bahwa cinta tidak seluar biasa itu.
Semua kisa yang Dhani dengar, dia anggap sebagai dongeng belaka hasil karangan para tetua terdahulu karena tidak sesuai apa yang Dhani saksikan. Ayah yang sering bermain wanita lain, sering berkata kasar, kasar dengan ibunya dan tidak hanya itu, bahkan Dhani pernah melihat ibunya mendapatkan tamparan dari Ayahnya.
Dhani yang masih belum memiliki kekuatan apapun untuk membela ibunya saat itu, hanya bisa menangis dan menaruh dendam yang sangat dalam untuk ayahnya, untuk cinta, untuk kemiskinan dan untuk kehidupan.
Ibu yang hanya berdalih sabar karena beralasan ada Dhani dan saudar-saudarnya sehingga Ibunya tidak ingin melaporkan Ayahnya ke Pihak Berwajib atas tuduhan kekerasan, Ibunya tidak ingin Dhani, kakak dan adiknya menaggung malu seumur hidup mengetahui bahwa ayahnya seorang narapidana. Tapi untuk Dhani, ayahnya sudah begitu memalukan di matanya, bahkan Dhani begitu muak mendengar namanya saat beberapa orang menyebut namanya.
Apakah hasil dari cinta seperti itu?
Dhani tidak akan percaya dengan cinta.
Tumbuh remaja pun Dhani tidak menemukan apa yang dikatakan first love, cinta yang dikenalnya hanya berbuntut pada penasaran dan menyentuh tubuh para gadis yang ingin bersamanya. Yang hanya sekedar ingin mencium sampai pada yang lebih.
Dhani sudah terlalu lihai membuat mereka jatuh dalam pelukannya dan memeras apa yang diinginkannya.
...***...
“hmmm perfect,” ucap Dhani dalam kamar kosnya setelah berhasil membuat artikel tentang Indah.
“setelah berita ini booming, aku akan menjadi asisten manager, semoga karena itu aku sudah bisa membeli rumah dan kendaraan sendiri, aku lelah bertahun-tahun bersandiwara."
__ADS_1