
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Key.. "
Tuan Yurda mengalihkan pandangan nya dari majalah bisnis yang sejak tadi menjadi teman nya menikmati sore di ruang tamu.
Key yang akan menginjakkan kaki nya di anak tangga menghentikan langkah nya, kali ini pikiran nya melayang tentang masalah apalagi yang akan di bahas pria berwajah tegas itu, yang sial nya adalah papa nya.
"Duduk di sini, papa ingin bicara. "
Dengan malas Key melangkah kan kaki nya kembali, dan menghempas tubuh nya.
"Malam ini, kita akan memenuhi undangan tuan Abraham untuk peresmian cabang perusahaan mereka yang baru. "
Pria klimis dengan mata tajam itu meneguk santai teh milik nya.
"Hem.. "
Key hanya berdehem lalu kembali bangun untuk melanjut kan tujuan nya yang semula ingin mengistirahat kan tubuh nya.
Membantah sang papa hanya membuat emosi nya terbuang sia sia, pria itu punya segudang cara membuat nya tunduk.
...----------------...
Malam datang begitu cepat, kerlap kerlip lampu hias yang menjuntai mewah di dalam gedung dengan dua puluh lima lantai itu bergemelap mewah.
Para pengusaha mulai memenuhi setiap sisi ruangan, berbincang dengan mimik wajah yang berbeda beda. Ada yang terlihat serius, ada yang di selingi canda tawa.Setelan jas dan gaun gaun malam yang indah melekap di tubuh semua orang, menjelas kan tingkatan mereka.
__ADS_1
Beberapa mobil mewah kini kembali berhenti di pintu masuk, para photographer memidik kan camera mereka untuk mengabadi kan peristiwa penting yang tak akan mereka lewat kan.
Siapa yang tidak mengenal dengan tuan Abraham Nugraha, pemilik Nugraha compeny. Perusahaan berlian dan permata dengan sebagian anak cabang berada di negara negara besar di dunia.
Para bodyguard keluar dengan cepat dari pintu pintu mobil yang terbuka, berdiri cepat membuat blockade untuk mengaman kan sang atasan.
Hingga wajah yang pasti nya ikut menjadi salah satu tamu yang di tunggu oleh para wartawan dan photographers.
Di mulai dari wajah dengan aura yang tak pernah luntur dengan tatapan tajam, tak lain adalah tuan Yurda pratama sang milioner pemilik pratama group didampingi istri tercinta nya yang selalu memukau nyonya Monica.
Dari mobil lain nya, sang putra mahkota kerajaan pratama group keluar dengan penampilan yang selalu memukau, di dampingi tuan muda Sanjaya yang selalu ada dimanapun pria tampan itu berada.
"Sungguh bos, mertua lu tidak main main.kalian akan menjadi dua kerajaan bisnis yang tak akan terkalah kan. "
Dimas berdesis di samping Keyvaro dengan tatapan takjub dengan perusahaan yang sekian kali nya mereka hadiri acara peresmian anak anak cabang mereka yang terus bertambah.
Key diam tak menjawab, dihati nya membenar kan ucapan sang sahabat sekaligus orang kepercayaan nya itu. pria yang seumuran dengan papa nya itu begitu memukau dalam dunia bisnis. Bahkan, diri nya harus bangga karna akan masuk menjadi bagian didalam kerajaan Nughraha.
Key berdesis kesal, kenapa diri nya harus membayangkan seakan akan sangat bahagia dengan perjodohan mereka.
"Ada apa? "
Dimas yang sedari tadi melayani para pengusaha yang berusaha bertegur sapa bahkan coba mendekati mereka hanya untuk mencari muka menoleh kesamping.
Key hanya menjawab dengan deheman.
"Lihat itu, tuan Abraham dan keluarga nya telah tiba. "
ucap salah satu pria dengan tubuh tambun dengan beberapa tamu yang lain.
Mata mereka menatap lekat kearah pintu masuk yang di jaga ketat, karena kehebohan para wartawan. Semua orang tidak sabar untuk menanti dan melihat secara langsung putri semata wayang raja bisnis yang selama ini bahkan tidak pernah ter ekspos.
__ADS_1
Kecantikan dua gadis yang hadir bersama salah satu orang terkaya di negara A membuat semua orang terpukau dan mulai bergosip. Para pria bahkan tidak segan menampilkan ekspresi wajah penuh rasa penasaran.
"Selamat malam semua nya. "
Tuan Abraham kini telah berada di atas podium untuk menyapa semua kolega bisnis nya.
pria itu berdiri dengan aura yang begitu menyilaukan.
"Malam ini adalah malam bersejarah dalam kerajaan Abraham, karena Nugraha compeny kini kembali melebarkan sayap nya. "
Tepuk tangan bergemuruh di setiap sisi aula gedung megah tersebut, mengikuti setiap apa yang di ucap kan pemilik Nugraha compeny .
"Selain itu, acara pada malam ini juga saya persembahkan sebagai perayaan kepulangan putri semata wayang saya ke negara A. "
Uluran tangan tuan Abraham kedepan aula tempat semua orang berkumpul membuat suasana kembali hening.
Seorang gadis dengan penampilan memukau, wajah yang sangat cantik mengalihkan perhatian semua orang. Gadis itu berjalan dengan elegan, setiap hentakan sepatu hak tinggi nya bahkan membuat nafas setiap pria seakan berhenti.
"Chyntia Putri Abraham Nughraha, putri semata wayang saya. "
Sambung tuan Abraham lagi dengan senyuman lebar.
Chyntia memeluk sang daddy dengan senyuman memukau di bibir nya. semua orang bahkan lupa untuk bertepuk tangan karena terlena, sampai akhir nya.. seseorang sadar dan tepuk tangan kembali bergemuruh.
Berita tentang siapa putri tunggal salah satu orang berkuasa itu merambat dengan cepat memenuhi rating berita utama. membuat dunia bisnis kembali berguncang hebat. Semua orang memandang takjub, dan berlumba lumba ingin mengambil hati pria berkuasa tersebut.
"Cih... sombong sekali. "
maki Key rendah.
Dimas hanya menggeleng kan kepala nya mendengar makian dari sahabat baik nya itu.
__ADS_1
bersambung