
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah melewati malam penuh kejutan, semua orang kini kembali ke kehidupan mereka. Kepuasan terpancar dari mimik wajah mereka, bagaimana tidak, Kehadiran mereka di acara spectacular itu ternyata memberikan kesan yang tak akan terlupakan.
"Cya.. "
Tuan Abraham memanggil putri nya itu dengan tatapan yang begitu sulit.
Di pesta peresmian gedung baru perusahaan mereka tadi malam, terjadi begitu banyak kejadian yang mengejut kan.
Cya yang sedang memotong sandwich menghentikan kegiatan nya.
"Apa tidak ada penjelasan untuk surprise yang telah kalian berdua lakukan tadi malam? "
tanya tuan Abraham lagi.
Chyntia dan Serena bertukar pandangan. Dengan gerakan santai,Chyntia meneguk segelas susu di depan nya sebelum memulai untuk bercerita.
"Cya memeliki nya ketika berada di negara X dad. "
ucapan nya terputus,mata daddy nya terus menatap tanpa berkedip. Itu arti nya, ia harus menceritakan seluruh rahasia nya selama ini.
"Cya dan Serena di bantu teman kami yang lain memulai bisnis kami bersama dad, perusahaan orang tua Serena yang saat itu sedang collapse di ambil alih oleh teman kampus kami yang juga bekerjasama dengan Cya dan Seren. "
"Lalu? "
Tuan Abraham masih merasa jika itu tidak semudah yang terdengar.
"Cya mencairkan deposit yang selama ini diam diam Cya kumpul dari uang yang Cya dapat kan dari daddy. kami jatuh bangun bersama saat membuat perusahaan itu jadi sekuat sekarang. Mencari investors untuk menyuntikkan dana untuk kami. Sampai, keberuntungan begitu memihak ketika sebuah brand ternama berniat untuk bergabung dengan perusahaan kecil kami. Adams Ednan, perancang ternama itu memutus kan bergabung bersama kami dan memberikan gebrakan tak terhingga. "
__ADS_1
Chyntia mencerita kan jalur ringkas yang dia yakin membuat daddy nya puas dan tidak akan merasa curiga pada nya, walau keraguan jelas terpancar disana.
Serena hanya diam dan sesekali menimpali dengan anggukan kecil sebagai penguat ucapan sahabat nya, karna semua itu adalah kebenaran. Walau terdapat begitu banyak hal tersembunyi didalam nya, bahkan tentang dana rahasia dan apa yang mereka lakoni sebelum itu.
"kenapa harus bersembunyi? "
tuan Abraham kembali bertanya dengan raut wajah yang sangat tenang.
Nyonya Naila hanya diam menyaksikan. Sejujur nya, ia pun begitu terkejut dengan apa yang terjadi. Putri semata wayang nya bisa memiliki hal yang begitu menggempar kan, walaupun semua orang tidak akan heran karena sang daddy adalah pengusaha success dan salah satu orang terkaya. Tapi, kebenaran tentang kebenaran yang tidak di ketahui semua orang, tentu membuat nya juga tidak tenang. Sang putri, yang selama ini bersembunyi dari dunia dan tidak menerima bantuan apapun dari sang suami dan kakak nya bisa seperti ini, membuat wanita yang masih menawan itu agak sedikit gundah.
" Paman saya mengincar semua aset yang di tinggal kan mendiang papa saya dad.. "
Serena menjawab dengan aura dingin dimata nya.
"Kami harus bersembunyi, Cya datang dan menawar kan bantuan. Kami dekat, saat tak sengaja bertemu secara tak terduga. "
Serena melirik sahabat sekaligus atasan nya itu, lalu membali bergeming.
Nyonya Naila bangun dari duduk nya, lalu mengusap lembut tangan Serena yang mulai bergetar.
"Saya baik mom, segala nya telah berubah. Cya dan Nicol membantu saya untuk bangun. "
Serena tersenyum tipis.
''Nicol? "
Chyntia sedikit berdehem saat tatapan menyelidik di lontar kan wanita cerewet yang merupakan mommy nya.
"Dia adalah sahabat sekaligus partner Cya dan Seren mom, bahkan bodyguard sekaligus. "
Chyntia dan Serena tersenyum lebar saat mengingat tentang laki laki itu.
"Selamat pagi tuan.. Nyonya, dan nona muda. "
__ADS_1
Perbincangan mereka terputus, saat asisten pribadi tuan Abraham masuk menyusul atasan nya itu.
"Pagi Antoni.. "
nyonya Naila tersenyum ramah, sedang kan tuan Abraham hanya mengangguk dan segera bangun dari duduk nya.
"Daddy berangkat dulu, pembicaraan ini kita lanjut kan saat Radit kembali. "
Nyonya Naila ikut pergi mengantar suami nya, diikuti oleh asisten Antoni di belakang mereka. Antoni merupakan tangan kanan tuan Abraham sejak pria itu diangkat untuk meneruskan bisnis turun temurun keluarga Nugraha. Pria dingin yang hanya berbicara saat di perlukan.
Chyntia mendesah saat kedua orang tua nya pergi, lalu meneguk rakus air putih didepan nya.
"Apakah semua nya akan aman sesuai yang kamu inginkan nona? "
Chyntia bersandar dengan sedikit kasar, lalu melirik kearah Serena yang tampak gugup. Bagaimana tidak, tatapan mengintimidasi dari daddy sahabat nya itu begitu kuat, membuat udara sedikit panas.
"Daddy ku tidak akan mengetahui nya, jika kita tetap mengunci rapat semua nya. "
Serena mengangguk pelan, kini diri nya sedikit merasa tenang. Rahasia besar dibalik perusahaan mereka yang begitu melesat bukan sesuatu yang bisa mereka umbar.
Cerita berdarah, membuat sebuah tekat hingga menjadi salah satu perusahaan yang perlu di perhitungkan di dunia bisnis.
"Hubungi Nicol, aku yakin.. Jika sekarang, perusahaan kita jadi perbincangan hangat saat biodata tentang siapa pemilik dari person fashion muncul kepermukaan. "
ujar chyntia santai.
"oh.. baiklah, bagaimana pun ini sesuatu yang mengejut kan. Sama seperti keputusan mu yang tiba tiba. "
jawab Serena lalu menekan beberapa angka di benda tipis segi empat di tangan nya.
.
. bersambung
__ADS_1