
David sadar akan tindakannya yang membuat adik ipar sepupunya khawatir karena ia pasti menyayangi elena, jadi dia berpikir dirinya akan pergi bersama suami kakak sepupunya dan membuat Natasya tak enak hati ~dalam hati David
Natasya masih menangis dipelukan David karena ia takut David kenapa-napa jadi dia belum tenang sebelum Natasya menetralkan hati dan juga pikirannya, kalo David masih membawa mobil dengan laju kencang maka ia tak akan lagi melihat pujaan hatinya mungkin itu yang ada dihati natasya sekarang.
Sedangkan pikiran Natasya menguruti bahwa dirinya khawatir kalo sampai dirinya kenapa-napa atau mala memikirkan biaya ongkos perbaikan mobil sport-nya yang ia jaga sampai ia tak berani-kan diri untuk mengendarai mobil sportNya sendiri.
"Enak aja aku belum mengendarai mobil BMW gue eh, dia seenak jidatnya saja ingin membawa mobil gue ke bengkal" *gumam Natasya dengan suara lirih, sampai-sampai David mendengar suaranya walau tak jelas yang ia dengar
"Apa yang kamu ucapkan Natasya?" ~tanya David ke Natasya yang masih berada dipelukannya
Natasya kaget karena David bisa mendengar gumamnya, lalu Natasya memberanikan diri mengangkat kepalanya yang berada di dada bidang David dan melepaskan pelukan dari David
David merasakan Natasya sudah melepaskan pelukannya, jadi David juga melepaskan tangannya yang dari tadi memeluk Natasya.
David dan Natasya sama-sama mengalikan pandangannya menuju kaca pintu mobilnya masing-masing karena mereka berdua sama-sama malu dan tak habis pikir kenapa ia harus memeluknya dan disisi lain mengapa ia harus membalas pelukan dari kakak ipar sepupunya.
Mereka sama-sama menguruti pikirannya masing-masing
__ADS_1
Sampai Natasya memberanikan diri untuk berbicara karena ia juga merasa canggung atas perilaku-nya terhadap David
" Maaf " ~kata David sebelum Natasya ingin mengucapkan Natasya balik kearah David untuk memberanikan diri berbicara, Mala sebaliknya david lah yang deluan mengatakan kata maaf ke Natasya
"Aku juga minta maaf kak, aku benar-benar takut jadi aku tak bisa mengendalikan diri ku sendiri tadi kak, sampai aku juga memeluk kakak" ~kata natasya dengan canggung-nya
"Ngk papa ko' dek" ~kata David lalu mereka diam lagi dan akhirnya David berbicara lagi untuk menghilangkan kecanggunganNya
"Natasya apa kamu mau menjadi adik perempuan ku, karena jujur kakak ingin sekali memiliki adik tapi Tuhan berkehendak lain aku yang dilahirkan seorang diri tanpa adik kandung seperti mu, yang imut, manis dan lucu seperti ini" Lalu David mencubit pipi Natasya dan melanjutkan bicaranya lagi "kakak benar-benar ingin mempunyai adik seperti dirimu natasya" ~kata David
Tetapi di akhir kalimat David mengatakan dirinya imut, manis, dan lucu itu sudah membuat pipi Natasya seperti tomat, diitambah lagi dengan cubitan David dipipi Natasya membuat dirinya ingin lari dan bersembunyi dari hadapan david karena Natasya benar-benar malu atas tindakan David yang mencubit pipinya
"Natasya apa kamu mau menjadi adik kakak" ~kata David karena Natasya belum juga menjawabnya
Tak menunggu lama Natasya sudah mengangguk kepalanya dan mengatakan " Iya kak aku mau menjadi adik kak David " dengan senyum manis
Membuat David berdegup kencang jantungnya yang tiba-tiba bergetar karena melihat senyuman manis Natasya
__ADS_1
Dag Dig Dug.... *anggap saja jantung David heheheh.....
Foto natasya saat tersenyum manis terhadap David
*MAAF PARA READERS AUTHOR LAGI NGK ENAK BADAN JADINYA UP-NYA BARU SEKARANG*🙏😊
Jangan lupa Vote dan Sarannya yaa...
karena saran anda dan masukkan kalian itu penting ... ☺️😊
Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar author lebih semangat update cerita ini....
Terimakasih sudah membaca ceritaku 🙏🤗
dan jangan lupa bintang 5 yaa, jadikan favorite kalian agar novel kami bisa dengan muda kalian ketahui update-nya☺️
__ADS_1