
Flashback on
"Buktinya mami aku ngk disuguhkan minuman cuma kakak ipar aja tuh" ucap Natasya yang ketus sambil melipat tangannya
"Yaudah tuh minuman kamu ada didepan" sambil mata mamanya menunjukkan jus yang dibuat art. "Silahkan diminum tuan putri" katanya mamanya lagi
" Pa, lihat mami masa aku cuma diarahkan saja tanpa dituntun gitu kaya kakak ipar diambilin coffi-Nya" merengek Natasya kepada papa Wijaya
"Sayang kamu sudah besar, masa kamu mau diambilkan minuman kamu?hmm" sambil mengelus kepala Natasya dengan sayang
"Tapi pa, kakak ipar juga sudah besar dan juga sudah menikah tapi masa diambilkan berarti Kaka ipar itu masih kecil yah pa! Pantasan dia itu ngk kuat buat bikin anak-nya yah papa" kata Natasya kepada papanya
Dan David tiba-tiba terselek dengan coffi panas-nya
"Hok hok hok"
__ADS_1
"Nak David, Ndk kenapa-napa" mama Mira khawatir lihat David sudah merah mukanya ditambah lagi dia batuk2
"Haa, tidak papa ko Tante" jawabnya David yang tiba-tiba merasa malu karena Natasya bicara tentang kejantananNya
"Natasya kamu ngomong apa? Kamu ngk boleh begitu sama kakak ipar sepupu mu" memperingati anaknya
"Iya ma, aku cuma bertanya sama papa saja. Karena kaka David tidak mau bicara kenapa kak David belum punya anak apa dia menundanya atau memang dia... Ngk kuat,,,, hihihhh" kata Natasya yang ingin menjahili David
"Dasar ini bocah, apa dia ingin membalas ku" ~gumamnya dalam hati David
"Hahaha.... Rasain kakak David ku tersayang hari ini aku akan membalas mu, karena sudah menjahili ku terus dimobil" ketawa dalam hati Natasya yang sangat puas sudah menjahili David
"Lihat matanya yang tanjam itu seperti ingin memakan ku saja, untung dia tampan kalo tidak ma' aku sudah siap muntah. Tapi yang jelas kita sudah impas kakak ipar" batin Natasya sambil melihat mata David yang tanjam
" Kita satu sama bocah nakal" dalam hati sambil tersenyum sinis terhadap natasya
__ADS_1
"Natasya sayang dengar perkataan papa yah, Tamu itu seperti raja harus dihormati dan harus juga disuguhkan oleh makanan dan minuman sayang, karena tamu itu seperti malaikat dan rosul yang datang kerumah untuk bertamu. apa kamu bisa mengerti nak atas ucapan papa barusan" ~kata papa wijaya yang sangat menyayangi putri semata wayangnya
Natasya cuma bisa mengangguk itu pertanda dia sudah mengerti
"Bagus anak papa memang sangat pintar" Kata papa lalu mencium kening Natasya
Natasya lalu tersenyum karena papanya selalu mengerti dirinya
"Sudah pa, jangan manjain terus Natasya" mamanya cemburu karena suaminya selalu menyayangi Natasya melebihi istrinya batin Mira
"Emang Natasya bukan anak ku juga, dia itu lahir dari rahim ku, aku yang kesulitan mengeluarkan dia diperut ku, seakan-akan papa mu saja yang melahirkan kamu bukan mama" ketus dan pura-pura ngambek
"Tuh mama mulai pa, dia selalu cemburu tuh pa. Kalo papa mencium kening ku dan bilangnya selalu aku yang jadi ucapan mama agar aku dijahuin sama papa" rengek Natasya yang pura-pura sedih
"Anak dan mama sama saja" gumam Wijaya
__ADS_1
"kan dia lahir dirahim ku lah mas pasti ngikut sifat ku juga kan Natasya sayang" kata Mira dan langsung menghampiri Natasya dan memeluknya dan mencium kening Natasya
"Maaf yah nak David harus melihat film Drama Indosiar" kata Wijaya yang lagi cengengesan terhadap anak dan istrinya tadinya bertengkar sekarang saling menyayangi