Cinta Terlarang Antara Kakak Ipar Sepupu

Cinta Terlarang Antara Kakak Ipar Sepupu
Chapter 2 : Beginilah Rasanya sakit


__ADS_3

Jangan lupa Vote dan Sarannya yaa...


karena saran anda dan masukkan kalian itu penting ... ☺️😊


Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar author lebih semangat update cerita ini....


Terimakasih sudah membaca ceritaku 🙏🤗


dan jangan lupa bintang 5 yaa, jadikan favorite kalian agar novel kami bisa dengan muda kalian ketahui update-nya☺️


...............................


"hah apa anda mengatakan sesuatu nona" sambil menyimpan hpnya disaku celananya, dan membantu perempuan itu berdiri


"ti,,, tidak aku ngk mengatakan apa-apa hihih😁" ko gue jadi gugup gini sih ~batin natasya


" apa ada yang sakit? "tanya-nya lagi " apa perlu saya bawa kerumah sakit?"


"ngk perlu tuan" dan langsung melambaikan tangannya agar tak perlu kerumah sakit. "aku cuma tak melihat orang didepan ku jadi menabrak tuan" memperjelas kata natasya


"ngk papa nona, asal nona tak papa itu membuat saya lega. karena saya orang baru disini" sambil tersenyum ramah


" hehehe,,,, ngk perlu manggil saya dengan sebutan nona panggil saja Natasya tuan " dengan tersenyum ramah juga


"ha kamu itu sangat imut yah" sambil mencubit pipi Natasya "jangan panggil saya tuan panggil saja David atau kak David boleh karena saya belum tua-tua amat" terkekeh mendengar ucapannya sendiri


*astaga dia memegang pipi ku, kenapa wajah ku jadi panas gini yah!, dan jantung ku berdegup kencang terasa ingin keluar ~batin Natasya


" hallo, nona Natasya apa anda baik-baik saja? " sambil melambaikan tangan dimuka Natasya

__ADS_1


" ha, iya tuan da,,, david saya baik ko " gugup


"kenapa dengan wajah anda nona natasya? apa anda sakit"


"ha, kenapa dengan wajah saya?" linglung


"wajah anda bersemu merah, apa anda sakit?" lalu tangan David menyentuh dahi Natasya yang mengeluarkan keringat dimukannya seperti orang yang tertangkap basa, melakukan kesalahan.


"sepertinya anda tak sakit nona Natasya, mungkin anda kepanasan atau gerah diluar, sebaiknya anda masuk saja didalam rumah" ucapan yang hangat


"ngk ko tuan David, saya baik-baik saja" cangung


.........


tiba-tiba datanglah aunty Nathalia Merry


"hey nak Natasya sudah bertemu ternyata sama menantu aunty" ucapan aunty santai


"itu didepan kamu nak" kata aunty


"what's" apa dia aunty?" sambil nunjuk muka david. Kaget


"iya sayang gimana menurut mu nak, apa menantu aunty tampan kayak uncle mu kan" tersenyum bangga


"ha, ibu mertua bisa saja... aku tak sebanding dengan ayah mertua" sambil tersenyum


"tuh lihatkan Natasya gimana menantu aunty tampan dan juga sifatnya yang baik" kata aunty


"benar aunty pasti elena perempuan yang sempurna bukan cuma parasnya yang cantik, tapi suaminya juga orang yang tampan dan baik. pasti setiap wanita yang melihat kak elena dan kak David pasti iri termaksud saya heheh....." sambil tersenyum

__ADS_1


Tapi nyatanya hati saya benar-benar hancur berkeping-keping ini kah namanya patah hati sesakit ini, sesak taunya pria ini ternyata kakak ipar sepupu ku sendiri,,, ingin sekali aku mengeluarkan air mata, tapi percuma air mata yang akan turunkan tak sebanding dengan sesak didada ku ~didalam hati Natasya


"maaf aunty saya pamit ketoilet dulu" sambil tersenyum


"iya nak" lalu aunty juga tersenyum kearah Natasya


..................


sesampainya dikamar mandi Natasya langsung menangis, dan mengeluarkan sesak didalam hatinya tak peduli dengan make up-nya. Natasya cuma ingin mengeluarkan beban didadanya yang sangat sakit


"hiks hiks hiks,,,, apa ini yah namanya cinta yang tak terbalaskan atau cinta yang terkandas..... hiks hiks hiks,,,,, kenapa aku bisa seperti ini" dan melihat dirinya dicermin seperti orang yang terpuruk saja.


"gue harus bisa menyampingkan urusan hati dengan keluarga, tapi gimana caranya aku keluar dengan tampak seperti ini,,, mata yang bengkak" aku harus menjauh dari kerumunan lalu menuju kekamar tidur ku"


sambil mengintip dari pintu toilet, "terasa aman" Natasya membungkuk kepalanya agar tak terlihat


tiba-tiba pelayan rumah menayakan Natasya


"nona Natasya" kata pelayan


"aduh ini pelayan bisa tidak jangan memanggilku" ~ batin Natasya


"huft" hembusan nafas Natasya "ada apa bibi memanggil ku?"


"begini non, mama nyonya memanggil anda" kata pelayan


*gimana nih mama cariin aku lagi ~gumam dalam hati


"nona Natasya" kata pelayan karena Natasya masih tak bergeming

__ADS_1


"hoam" menguap " begini bi aku terasa ngantuk bi, boleh ngk bi tanya sama mami bahwa aku lagi kecapean karena baru pulang dari kampus dan belum istirahat. jadi saya kekamar dulu yah bi. sampaikan itu kepada mami saya bi" kata natasya lalu bergegas menuju ke kamarnya dan mengunci pintu


__ADS_2