
David dan Natasya sudah berada dimobil BMW i8 yang dikendarai oleh David sendiri.
Mereka saling diam didalam mobil, dengan kecepatan mobil sedang
"Aduuhh kok kakak ipar diam saja, ngk seru nih" batin ~natasya
David terus diam Tampa berbicara ke Natasya, karena David cuma melirik sedikit saja yang melihat natasya cemberut dari rumah
"hmm, btw kakak elena bagaimana kabarnya Kakak Ipar? dan sudah berapa lama kalian menikah sama kak elena?" tanya Natasya untuk menghentikan kediaman dan kecanggungan dimobil
"elena baik dek" menghentikan ucapannya lagi lalu melanjutkan pertanyaan Natasya yang berikut "saya sama elena sudah menikah 5bulan yang lalu" jawabnya singkat
"oh, jadi kakak ipar dan elena masih pasangan baru yah!" godanya agar tak canggung, lalu tatapan David masih sama saja datar dan tak menjawab
Membuat Natasya ingin bertanya lagi "Apa kak elena sedang mengandung kakak ipar?, kalo benar aku akan pergi ke Inggris dan menemui kak elena ingin mengucapkan selamat atas kehamilannya dan aku akan menjadi aunty" hehehe... Ucap Natasya lagi
"belum" kata David dengan santainya
"kenapa apa kakak elena dan kak ipar lagi nundah dulu?" masih kepo Natasya
"kenapa kamu yang begitu antusias dengan keturunan ku' adik ipar sepupu" tak habis pikir dengan pikiran adik sepupu elena yang terus bicara yang tak guna itu ~batin David
"Tidak apa-apa kakak ipar, cuma heran aja kan biasa yang baru menikah itu ingin cepat-cepat punya momongan" kata Natasya yang begitu polos
__ADS_1
Malas ucap yang kurang berfaedah itu jadi terpaksa David membuat Natasya untuk diam melalui kata-kata nya yang selanjutnya "Kenapa kamu yang ingin cepat-cepat punya momongan? apa kamu mau kakak memberikan kamu anak diperut mu itu!" matanya menunjuk perutnya Natasya
"Apa! emang bisa yah kak?" ucap Tampa berdosa dan tak mengerti maksud David "gimana caranya?" tanyanya lagi
David cuma bisa menghela nafas, lalu melanjutkan dengan memberhentikan mobil dipinggir jalan "apa kamu belum mengerti Putri Natasya Arlangga?" dengan tatapan tajam dan tersenyum yang mengerikan tak tau maksud tujuan David memberhentikan mobil
"Tidak" ucapnya polos kata Natasya
Lalu David mendekati Natasya dengan wajah David yang begitu dekat membuat sijoli ini berdebar jantung mereka
"kenapa kak David tambah dekat dengan wajah ku" ~batin Natasya dan membuat Natasya memundurkan kepalanya
David terus menatap wajah cantik Natasya yang sekarang menjadi merah seperti kepiting rebus
Dengan santainya David mengucapkan "mau membuat kamu hamil anak kakak" dengan senyum penuh arti
Natasya yang mendengar itu langsung menelan saliva-nya yang sudah payah iya telan
"kakak ipar, apa kakak ngk ingat kak elena?" ucap polos Tampa dosa dari Natasya
Seingat Natasya dalam film Drakor, pria yang bicara ngaco itu adalah pria yang dimana mereka sedang mabuk ~batin Natasya
"Maksud mu? apa kamu juga menginginkan punya anak dari kakak?" kata David
__ADS_1
Natasya langsung menjawab "iya" Tampa menyaring dulu ucapannya
"HAH" David langsung kaget dengan satu kata yang diucapkan Natasya
"kamu sudah gila yaa" kata David yang tak habis pikir dengan ucapan natasya, muka begitu polos tapi pikiran begitu liar
"Maksud kakak apa? kenapa kakak mengatakan aku gila!!!, kan kakak yang mengatakan apa kamu mau punya anak dari kaa..." memberhentikan ucapan-nya, karena Natasya sudah mengerti apa yang dimaksud kak david. "Pantas aja kak David bisa kaget ternyata gue yang salah paham" ~pikirnya dalam hati
"Maaf kakak aku tak bermaksud begitu" lalu melambaikan telapak tangannya, dan melanjutkan lagi "maksud saya adalah kakak harus punya anak dan mengenai tadi aku ngk konsentrasi dalam mendengarkan". ucap Natasya
"Oh, aku pikir kamu benar-benar menginginkan nya hampir saja aku membawa mu kehotel loh dek" dengan tawa yang canggung
"hahaha,,,, iyaa, maaf kak David" kata Natasya
"apa kita akan mengobrol saja Tampa jalan, aku takut nanti dosen ku sudah masuk kakak" ~ucap Natasya
"Oh, iya jadi lupa kakak sebenarnya memberhentikan jalan itu bermaksud menayakan arah kampus mu lewat mana! karena kakak baru datang kesini jadi kurang tau mengenai jalan di indonesia" ~kata David canggung
"Oh, begitu kenapa tak bilang dari tadi kak! kan aku jadinya pikir yang aneh-aneh" kata Natasya yang begitu polos Tampa rasa berdosa. "Upss,,, maaf, keluar sendiri" katanya lagi
David tak ingin memperpanjang masalah karena menurut dia Natasya masih polos dan tak mengerti apa yang ia ucapkan
Lalu David menyalakan kembali mobilnya dan menggunakan arahan dari Natasya menuju kekampus-nya
__ADS_1