
Mama natasya sudah sampai dipintu kamar natasya
"Natasya buka pintunya, mama mau bicara" ~teriak mama natasya sambil mengetuk keras pintu kamar natasya
"Natasyaaa sekali lagi mami bilang untuk buka pintunya jangan sampai mama menyuruh pak ing untuk mendobrak pintu kamar mu ini dan mami tidak akan menganti rugi atas pintu kamar mu yang rusak... Mami tidak akan mengulangi perkataan mami lagi putri natasya arlangga" ~teriak lagi mama natasya karena benar-benar natasya tak bersuara dari kamar itu membuat emosi mamanya naik satu oktaf
"Sayang ko, kamu teriak-teriak kasihan telinga pelayan nanti pada rusak dengar teriakan mu ini" papa natasya menesehati istrinya
"Papa diam saja, kalo papa masih membela natasya mama tak segan-segan menghukum papa juga apa papa ngerti maksud mama!!! " ~dengan membolakkan mata kepada suami-nya
"Heeheee... Jangan gitu sayang aku tak bisa di giniin, baiklah sayang kamu bisa teriak-teriak di tempat karaokean dilantai 3 papi kan sudah membuatkan untuk istri tercinta dari arlangga kusuma wijaya hehehe" papa natasya terkekeh mendengar perkataanya sendiri
"Sudah cukup melucunya papi, sekarang papi panggil natasya untuk keluar dari kamarnyaaa" ~teriak mama natasya diakhir kalimatnya
Papa natasya cuma bisa menelan salivanya dengan susah payah
__ADS_1
Mau tak mau papa natasya cuma bisa nurut dengan ucapan sang istri
"Sayang cepatlah keluar nak,,, papa mu disini, kamu ngk perlu khawatir papa akan menjaga mu dan kamu ngk usah takut kalo mama mu akan memarahi mu atau menghukum mu biar papa saja yang mengambil hukumannya yah nak! Cepat keluar natasya papa rindu dengan mu nak" ~kata papa natasya dengan biasannya mengobrol bersama anak semata wayangnya
"Tidak pa, natasya ingin sendiri dulu pa, papa bisa mengerti natasya kan! " ~kata natasya yang tak ingin di ganggu dan tersentuh atas ucapan papanya jadi dia menjawab untuk pertama kalinya didalam kamar sambil mendengarkan perkataan kedua orang tuannya
"Iya sayang papa ngerti tapi papa ingin melihat mu dulu sebelum papa ke kantor nak"~kata papa natasya karena khawtir sejak kemarin malam dan sekarang natasya seperti bukan natasya yang mau mendengarkan papanya dengan sekali bicara
"Papa ngk usah khawatir tentang natasya, natasya baik-baik saja ko disini,,,,, papa cepatlah pergi kerjanya dan bawakan uang yang banyak buat natasya" ~tidak ingin membuat orang tuannya khawatir dengan kondisi natasya sekarang yang banyak bekas cupangnya dileher natasya dan takut kejadian semalam membuat papa dan maminya kecewa
"Baiklah pa"~teriak natasya dari kamar
"Papa kenapa manjain natasya mulu, lihat tu anak ngk mau keluar kamar karena kamu suka manjain dia" gerutu istrinya kepada papa natasya
"Sayang ini semua karena kamu yang membuat putri ku ketakutan dan takut untuk keluar, jadi sayang lupakan lah hukuman mu itu agar kamu bisa tenang apa kamu tidak ingin tak tidur semalam lagi hmm!!! Dan menagis setiap malam"~kata papa natasya sambil mengelus kepala istrinya
__ADS_1
Mama natasya tak bergeming memang benar kata suaminya mungkin natasya takut keluar karena hukumannya
"Baiklah kalo gitu papa pergi kerja dulu yah ma, mama ngk boleh bertengkar sama natasya karena kejadian kemarin malam okay" ~kata papa natasya memperingati istrinya karena masih diam didepan pintu kamar natasya
Mama natasya cuma bisa mengoyangkan kepalanya seperti anak kecil yang penurut karena mulutnya kakuh untuk bicara lagi dengan suaminya
Jangan lupa Vote dan Sarannya yaa...
karena saran anda dan masukkan kalian itu penting ... ☺️😊
Silahkan tinggalkan jejak dengan menekan tombol like dibawah agar author lebih semangat update cerita ini....
Terimakasih sudah membaca ceritaku 🙏🤗
Dan jangan lupa bintang 5 yaa, jadikan favorite kalian agar novel kami bisa dengan mudah kalian ketahui update-nya☺️
__ADS_1
Happy Reading 😊🤗