Cinta Terpendam Sahabatku

Cinta Terpendam Sahabatku
Perubahan sikap Tiank & Ara


__ADS_3

pov ira


pagi ini aq berangkat ksekolah dgn sangat riang,sesampainya dsekolah tak sadar aq hanya menyimpan tas dkelas lalu beranjak keluar didepan gerbang menunggu ara & tiank,aq lupa kalau aq sendiri yg meminta mereka jaga jarak denganQ. tak lama menunggu arah pandanganQ tertuju kearah ara yg mengendarai motornya,aq tersenyum senang & d'arah berlawanan tiank pun datang dgn mobil sportnya. tapi mereka kok aneh mereka melewatiku & mengabaikan diriQ,senyumQ pun mereka acuhkan. tak ada sapaan hangat dari mereka.


aq pun melangkah masuk mengikuti mereka sampai dparkiran


"ARa,Tiank tungguuuuu" teriakku pada mereka


tpi mereka tak mengubrisku malah melangkah menjauh memasuki kelas & duduk dbangku paling belakang.


aq baru sadar klo aq sendiri yg meminta mereka menjauh dariQ,tpi kok aq merasa ada yg kurang saat mereka tak bersamaQ.


moodQ seketika berubah dari yg ceria k'mood yg bete, rasanya ingin nangis saat mereka mengacuhkanku.


tak lama teman-teman yg lain masuk kelas


"ada yg beda nih!" ucap ratu


"iya,kyknya ada yg marahan nih"fitri menimpali

__ADS_1


"wah ada apa ini,kok sang putri duduk sendiri sedang para pengawal duduk dpojok"tambah agas


"hai kalian kenapa sih?!" ucap fifi mendekatiku


aq hanya diam sambil senyum sendu


"ah kalian ini,kami baik-baik saja kok,kami pun g marahan cuma kami butuh waktu sendiri & berbaur dgn teman-teman yg lainnya,bukan cuma mereka berdua"jawabku


aq melirik ara & tiank,mereka tak merespon jawabanku & seakan tak mau melihat kearahQ.


"oh begitu ya"jawab mereka kompak


"aq g bisa Ra,kamu sama fitri aja atau sama ratu"tolak fifi


"aq juga g bisa Ra,aq udah nyaman duduk dtempatQ"jawab ratu pun menolak tawaranQ


"biar aq aja yg temani kamu Ra"jawab fitri sambil duduk & menyimpan tasnya d'atas meja. tak berselang lama guru djam pertama pun datang & memberi pelajaran.


setelah sejam lebih menerima pelajaran lonceng tanda pergantian jam pun berbunyi,aq yg selalu curi pandang pada ara & tiank sangat kecewa karena mereka tak pernah sedikit pun melihat kearahku bahkan aq merasa mereka Tak menganggapQ ada. miris rasanya hatiQ melihat perubahan mereka walau aq sadar mereka itu bersikap begitu karena aq yg meminta mereka jaga jarak. tpi bukan seperti ini yg aq mau,aq hanya mau mereka jaga jarak dgnQ bukan malah mendiamiku seperti ini.

__ADS_1


"Ra,kamu melamun !?" tegur fitri


"Raa,,, Iraaaaaaa kamu kenapa,kok melamun sih" teriak fitri membuyarkan lamunanku


"eh apa tri,mana gurunya" kataku dgn tergagap melirik keseputaran ruangan mencari guru


"ya ampun Ra,kamu ini lgi ngelamunin siapa,ada masalah apa sih,cerita ke aku aja qt kan sahabat"kata fitri menatapku


"eh g kok tri,cuma aq tdi pagi lupa sarapan jdi bengong menahan lapar"jawabku menutupi


"oh kamu lapar toh belum sarapan,ayo qt kekantin sambil lewat depan kantor cari tau kenapa guru g masuk jam kedua"ajak fitri sambil menarik tanganQ


"ayo sambil berdiri pengikuti langkah fitri


"hai kalian mau kemana,aq ikut" teriak fifi sambil berlari


"tungguuu aq juga mau kkantin bareng kalian" kata ratu


kami pun berjalan beriringan menuju kekantin

__ADS_1


__ADS_2