
sepulang dari sekolah aku langsung masuk dirumahku "Assalamualaikum Maaa,aku pulang" ucapku sambil mencium tangan mama "eh ada tamu ya maa,maaf tdi aku teriak g tau kalau ada tamu"
"sini nak duduk dekat bunda,Ira lupa ya sama Bunda !?"
"Iya Bunda ira lupa,klo boleh tau bunda namanya siapa !?"tanyaku pelan sambil menunduk
"nak, bunda ini bundanya tiank teman kecil kamu,yg suka sekali kamu gangguin waktu dulu"
"oh ira ingat bunda,tiank yg cengeng itu ya bunda!?" jawabku sambil mengingat-ingat..
"iya nak,tiank yg itu nak" jawab bunda
"ra,ganti baju dulu sana nanti baru ksini duduk sambil tunggu tiank,katanya tiank kangen sama kejahilan kamu dia mau tau apa kamu masih sejahil dulu lagi atau tdk" ucap mamaku sambil menyuruhku berganti baju
"iya maa,maaf ya bunda & om aku pamit ganti baju dulu"
"eh kok om sih nak,istri ayah kamu panggil bunda masa sama ayah kamu panggilnya om sih" ucap ayah yoga sambil tersenyum menggodaku "maaf ayah,lupa aku" ucapku sambil tersipu malu sambil berlalu masuk kekamarku
"ada apa nih,tumbeng sekali mama kedatangan tamu jauh"gumamku
"tadi mama bilang tiank kangen sama aku,aneh deh masa dy bisa kangen sedang dulu selalu nangis kalau aku jahili,skrg tiank pasti udah besar juga kyknya...
hmmm g bisa lgi donk aku jahilin tuh anak cengeng"masih sambil bergumam...
aku lalu masuk kamar mandi sambil membawa baju gantiku...
setelah 20 menit aku pun sudah siap dgn pakaian santaiku yg hanya menggunakan dress polos selutut warna merah favoritku,rambutku pun aku kepang mempermanis tampilanku.aku keluar kamar & menuju ruang tamu
"wah mantu bunda cantik banget,yah liat nih mantu kita cantik kan"ucap bunda mita
"ya wajar cantik,siapa dulu donk mamanya"jawab mamaku
"ah bunda sama mama kok gitu sih,tpi tunggu tdi bunda bilang apa !?"
tanyaku
"bunda bilang mantu bunda cantik" ucap bunda
"siapa mantu bunda !?" tanyaku heran
"ya Iralah mantu bunda,kan hanya ira anak satu-satunya mama ratna" jawab bunda mita
__ADS_1
"ma..man..tu !? maksudnya apa ya bunda !?" tanyaku lagi
"iya nak,mantunya bunda itu ira,,,
bunda ksini mau nagih janjinya mama sama papa kamu yg dulu bilang mau jodohin kamu sama tiank waktu masih bayi & kami pun sudah melamar kamu nak waktu kalian masih paud,kalian akan kami nikahkan setelah selesai SMP biar kalian nanti lanjut sekolahnya barengan d'SMA. tiank aja udah setuju kok nak.mau kan nak !?" bunda memaparkan sambil memandangku penuh harap
"Maa..." tatapku sama mama
"iya nak,kamu g bisa menolak nak slx kami sudah menerima lamaran bunda & ayahmu nak" jawab papa
"Ma,Pa,ayah & bunda, ira kan masih remaja masa harus nikah sih,ira masih mau sekolah loh masih mau kuliah & kerja,apa mama,papa,ayah & bunda g mau aku sekolah" ucapku sambil nangis
"nak,ayah sama bunda g larang kamu tuk lanjut sekolah nak,ayah sama bunda bahkan akan mendukung kamu tuk lanjut sekolah & meraih cita-citamu,ayah sama bunda g ingin kamu sama tiank nanti salah bergaul makanya kami sepakat menikahkan kalian setelah tamat nanti "ucap ayah yoga sambil berdiri memelukku
"bunda sayang sama kamu nak,makanya bunda g mau merahasiakan ini sama kamu & bunda g mau kamu nanti saat dewasa jadi milik org lain & g jdi mantunya bunda"bunda mita pun berdiri lalu memelukku juga
"Maa,,," panggilku sambil melihat mamaku
"mau ya nak"mamaku memelas
"iya,Ira mau,,,"
"tapi mama,papa,ayah & bunda jgn batasin aku berteman sama siapapun ya...
"iya nak,bunda & ayah tau kok,,,
ira punya sahabat yg namanya ara kan!? mamamu udah cerita byk soal kamu nak yg mudah bergaul & memiliki byk teman" bunda mita melanjutkan...
lalu ayah & bunda pun menuntunku duduk diantara mereka sambil menunggu tiank. mereka lanjut mengobrol & aku hanya jdi pendengar saja...
Tak berselang lama bell pun berbunyi "Ra,bukain pintu gih sana...
"itu pasti calon suamimu" seru mama....
"iya Ma" ucapku sambil berjalan k'arah pintu
cekrek...
pintu terbuka & muncullah wajah ganteng dari calon suamiQ
"Assalamualaikum,bundaQ ada ddalam kan"tanya Tiank
__ADS_1
"Waalaikumsalam,iya ada didalam,silahkan masuk"jawabku sopan sambil membuka pintu lebar-lebar..
Tiank berjalan ddepan lalu aku mengikutinya dbelakang,sesampainya druang keluarga "Assalamualaikum Ma,Pa,Yah & Bunda"
"Waalaikumsalam nak" balas mereka kompak
"eh calon manten udah sampai,gimana nih mau nikah sekarang atau tunggu 1 minggu lgi"goda papa pada tiank
"tiank mah tergantung iranya aja,mau hari ini pun ayolah"balas tiank balik menggoda papa
wajahku dbelakang tiank bagai kepiting rebus,,,,
"nak,kamu kenapa,gi demam ya,,, kok wajahmu memerah"tanya mama sambil mengelus pipiQ
"ah tidak kok ma,oyah Ma,Pa,Yah & Bunda,ira pamit masuk kamar dulu ya mau kerjaain tugas dulu"pamitku segera,soalnya ingin menghindari obrolan mereka
"ajak sekalian tiank nak,biar tiank bisa liat isi kamar calon istrinya"ucap bunda
"jangaaaan Bun,kamar aq berantakan" tolakku
tpi dasar si tianknya malah berjalan mendahului aq menuju kamarQ,aku yg terperangah langsung tersadar
"eh kamu mau kemana"kejarku
"mau kkamar calon istriku lah"jawabnya sambil berjalan terus
"enak aja,g boleh masuk kamar aq"jawabku sambil menghadang dia ddepan pintu kamarQ
Tiank mendekat sambil memajukan wajahnya kearah wajahku
"mau ku cium atau suruh aku masuk dkamarmu"
dgn segera aq bukain pintu mempersilahkan dia masuk
"kamu mau apa masuk dkamarku sih" ucapku ketus
"Ra,,, boleh tanya!?" tanya tiank lembut
"Apa !!!"jawabku ketus
"Ra boleh kan kita berteman mengakrabkan diri,agar nanti saat kita nikah kita bisa saling menerima satu dgn yg lain" masih dgn suara yg lembut
__ADS_1
aku diam...