Cinta Terpendam Sahabatku

Cinta Terpendam Sahabatku
Tiank si biang kerok


__ADS_3

Seminggu setelah kejadian waktu dkamar si tiank pindah sekolah,dan apesnya lagi si tiank itu malah satu kelas dengan diriku,hari-hariku pun kacau balau.bagaimana tidak,ara yg dulunya satu bangku denganku kini sekarang si tiang malah ikut mengapit ddekatku jadinya 1 bangku 3 orang mendudukinya


ara sebelah kananku tiank sebelah kiriku rasanya sesak g bisa gerak bebas


hari-hariku terasa makin tak karuan,kemana-mana pasti dua kunyuk itu mengekoriku,mau kekantin atau kemana pun pasti mereka ngikut sampai-sampai para teman-teman dsekolahku menjuluki kami si kembar tiga yg berbeda


"Ar,sepulang sekolah kamu mau kemana?" tanyaQ pada ara


"aku mau krumah kamu pastinya!"yg jawab itu si biank kerok ya bukan ara


"kok kamu yg jawab sih,ira kan tanyanya sama aq bukan kamu kunyuk"sela ara dgn menatap sinis si tiank


"yeee kamu jgn GR dsitu,si rangrang itu mau bertanya sama aq tpi dy genksi makanya pura-pura bertanya sama kamu jdi aq jawab aja"sanggah si tiank


perdebatan pun makin riuh diantara mereka


"Stoooooooooop" teriakku


"kalian ini kenapa sih,g bisa akur kah? aq itu pusing & strees ngadapin kalian,kalian itu maunya apa sih!?" teriakku masih emosi


ara langsung minta maaf


"ra,maafkan aq ya,aq g akan ngulangi lagi g akan debat lgi sama si kunyuk usil itu,ra aq g bisa klo kamu marah atau diamin aq"ucap ara sambil pegang tanganQ


"iya rangrang,maafkan aq juga"imbuh si tiank

__ADS_1


"oke,aq maafkan kalian tpi kalian itu akur yaa"ucapQ


"aq g mau lgi denger kalian debat soal sepele atau apa pun itu"lanjutku


"tapi ra,si kunyuk itu yg selalu recokin aq"adu ara


"eh yg recokin kamu siapa,aq g ngerasa" bantah si tiank


"eh kamu duluan yg tadi mulai,ara bertanya sama aq eh malah kamu yg jawab apa itu bukan ngerecoki namanya ?"jawab ara


"aduuuuuuuh stoooooooop?!"ucapku dgn kesal sambil berlalu pergi


"raaaaaa tunggu aq ikut!" teriak ara sambil mengikuti


"rangrang jangan marah"teriak tiank berlari mengikuti


"lepasin g tanganku"ucapku sambil mengibas-ngibaskan tanganku


"aq g mau lepasin kalau kamu masih marah sama aq ra,maafin aq yaaa"mohon ara


"iya rangrang,aq juga g akan lepasin klo kamu masih marah"tiank menimpali


"aq maafin kalian berdua tpi ada syaratnya"ucapQ sambil menatap mereka bergantian


"apa syaratnya ra"dgn semangat ara menjawab

__ADS_1


"syarat ! emg apa syaratnya rangrang" timpal tiank


"syaratnya itu,kalian berdua ini harus akur g boleh debat atau saling menjahili satu sama lain apa kalian bisa?" ucapku sambil menatap mereka bergantian


"iya ra aq sanggup"jawab tiank dengan cepat


"iya oke aq juga sanggup rangrang,demi kamu apa sih yg g"ucap tiank juga


"alhamdulillah klo begitu" ucapku


"yuk masuk kelas,biar g dhukum" ucapku


"ayo!"jawab mereka kompak


aq tersenyum mendengar jawaban kompak mereka


tak lama setelah sampai dkelas guru pun masuk memberi pelajaran


tak terasa waktu pulang pun tiba


"Tiank Ara,kalian mau pulang bareng g!" tanyaku


"mauuuu"ucap mereka kompak lgi


"ayo klo begitu,kalian mau singgah drumah"tanyaku lgi

__ADS_1


"mauuuu"jawab mereka serentak


maka dsinilah kami jalan bertiga sampai drumah


__ADS_2