
"Ra,,, boleh tanya!?" tanya tiank lembut
"Apa !!!"jawabku ketus
"Ra boleh kan kita berteman mengakrabkan diri,agar nanti saat kita nikah kita bisa saling menerima satu dgn yg lain" masih dgn suara yg lembut
aku diam...
"Ra, aq sangat ingat saat kita kecil dulu kamu itu gadis kecil usil yg selalu menjahiliku!?" ungkap tiank sambil terus memandangku
"iya aku emang usilin kamu soalnya kamu itu si anak cengenk, jadi aq suka usilin kamu" aku pun memandang intens
"tapi skrg kamu g akan bisa jahilin aku sampai buat aku nangis,kini giliran aku yg akan terus gangguin kamu" ucap tiank
"maafkan aku, emang siapa suruh dulu kamu itu culun banget jdi seru aja klo di usilin" jawabku cepat
"g semudah itu minta maaf ya,tunggu pembalasanku"ucapnya berlalu pergi
"mati aku,harus bgmn lagi ini"gumamku lirih
tiank pun keluar dari kamarku dan kembali ke ruang keluarga,lalu aku pun mengikutinya keluar
"nak,kata ayahmu kamu mau sekolah dtempat ira sekolah ya ?" papaku bertanya
__ADS_1
"iya pa" jawab tiank singkat
"nak bantuin papa ya jagain ira,ira itu suka bikin onar dsekolah jdi klo ada kamu mungkin ira bisa dijinakkan nak" ucap papa sambil bercanda
"apa ira masih usil pa kyk dulu?" tanya tiank
"iya nak,masih. tpi herannya kok ira itu byk sekali teman & sahabatnya,anehnya lagi kebanyakan temannya itu anak cowok loh,sampai pusing mama klo temannya pada datang main dirumah" jawab mama
"wah si rangrang makin bertingkah ya Pa Ma,butuh pengawasan ketat klo begitu" ucap tiank sambil berkedip menatapku
"awas aja kamu tiank,akan aku bantai kamu saat dsekolah nanti"gerutuku dalam hati
Ayah,bunda,mama & papa tak henti-hentinya tertawa melihat ekspresiku
"Nak tunjukkan kamar tiank sekalian soalnya nak tiank akan nginap disini,biar kalian bisa makin akrab" ucap mama dbarengi senyuman
tanpa menjawab tiank sudah berdiri dbelakangQ sambil melangkah mendahuluiku.
mau g mau aku mengikuti langkah tiank
"ini kamarku kan"tanya tiank
aku tak menjawab,tpi dasar si tiank dia malah mau tidurnya dkamarku. jadi dia melangkah kekamarQ
__ADS_1
"aku suka kamarmu,jadi klo aku nginap dsini aku mau tidur dkamarmu saja ya,nanti aku tanya papa mama deh" ucapnya panjang lebar
"enak aja mau tidur dkamarku,kamu kan tamu jdi kamu itu harusnya tidur druang tamu" jawabku ketus
"kamu g sadar apa atau pura-pura lupa,kamu itu calon istriku,2 tahun lagi kita akan nikah,jdi kamar ini akan jdi kamarku juga & aq ini bukan tamu drumah ini tpi aku juga penghuni asli rumah ini" jawabnya
rasanya jiwaQ bagai mau memangsa orang klo begini,,,
aku memilih diam biar bisa dia cepat bosan & pergo dari kamarku.
tpi eh kok ini malah antengnya dy berbaring dsinggasanaku
"Ya Allah,tabahkan hati hambamu ini melihat tingkah orang yg tak punya malu ini
"Tiank,aku capek pulang dari sekolah aku mau tidur,ku mohon kamu kembali dkamar kamu ya, Please" ucapku memohon pengertiannya...
"oke deh,berhubung aku baik hati ya aku keluar,tapi ingat ya kamu itu g boleh cuekin aku nanti saat kita dsekolah" ucapnya pula...
"oke deh"
"aku keluar dulu ya,mimpiin aku calon istri imutku" ucapnya sambil berlalu pergi
aku hanya terpaku mendengarnya lalu setelah tersadar aku pun buru-buru menutup pintu kamarku
__ADS_1