
Azmi yang melihat itu , tidak tau harus berbuat apa , yang pasti nya walaupun ayah akan bertindak dia akan selalu melindungi , adiknya karena itu janjinya dia pasrah dengan Allah , apa yang akan terjadi selanjutnya .....
Ayah dan bunda keheran dengan melur bersikap sepeti itu " baru kali ini mereka melihat anak gadis mereka menagis seprti ini ???........ apakah anak meraja ini telah berbuat salah sehingga dia seperi ini sepeti orang yang sedang melakukan dosa besar ,,, tapi kali ini sebagai orang tua mereka harus bisa mengambil tidakan ,,,
Ayah bunda hiks ......... hiks ......... hiks kata melur memluk kedua kaki ayahnya , dengan erat dia takut kaki ayahnya terlahir untuk dia peluk setelah hari ini ,
Ada apa nak????..... kenapa kau seperi ini kenapa kau menagis seperi ini , kata bunda dengan cemas.
Anak ayah kenapa kata ayah David .....
__ADS_1
Dengan napas yang turun naik , tangisan yang tersendak sendak melur pun berkata ,,, ayah bunda aku takut setelah ini apakah kalian masih menganggap aku anak ,,,, atau kalian masi sama sperti dulu ,,, atu bahkan membunuh ku kata melur
Ayah David bingung dengan apa yang di ucapkan, anak perempuan mya , nak kalau kau tidak setuju dengan menikah dengan abang mu , jangan seperti ini kami tidak akan memaksa mu untuk menikah dengan abang mu ,,,,, tapi kami sebagai orang tua yang dari kecil membesarkan abang mu takut kehilangan dirinya , jadi lah kami mengingkan kamu dan di bersatu karena hanya jalan itu lah yang hanya bisa kita lakukan nak jika suatu saat nanti orang tua nya datang , mengambil dia kau dia masih ada status dengan kita walaupun tidak sebagai anak tapi sebagai menantu di kelurga kita kata ayaj David ,,,
Tidak ayah tidak ,,, melur juga se....... tujuh menikah dengan abang ,,, alhamdulliah nak kalau kamu setuju ayah sangat senang sekali , tapi ayah ,,,,, melur merasa tidak pantas lagi dengan dia ,,,,, karena melur ,,,,,,,,, karena apa nak kata ayah David penasaran , begitu juga dengan bunda yang heran dengan kelakuan melur yang seperi ini ,,, azmi hanya menunduduk dengan tajam , sambil beristigfar
Melur...... melur kata melur dengan. Napas yang turun naik , ayah David pun menunggu dengan ucapan melur. Melur kenapa nak ????........
Deg...... deggg....... deggggggg.......!!!!!!! Suarah jantung ayah dan bunda , seakan tadinya mereka banyak bicara kini kaku bagaikan , sebuah es yang beku .,,,, hikssss.......... hikssssss.............. kata melur yang kini tangisan nya tambah pecah ,,,,,,,,,,,.
__ADS_1
Dia yakin ayah nya akan murka , dengan nya dan bunda kali ini tidak akan membela nya lagi ,,,,,
Ayah David menutup matanya , dan menormalkan detak jantungnya , bahkan tangan yang terjulur di bahu melur terhempas seketika ,,, kini badan melur bergetar hebat ,,,,,,,
Air mata bunda jatuh , dengan deras tidak adalagi, sepata kata sepeti bujuk , tadi
Begitu juga dengan ayah.... mata yang terpejam kini hanya tetesan air mata yang jatuh mengenahi kepala melur ,,, dia berpikir dengan keras agar dia tidak mengambil keputusan,,,,
Begitu juga dengan, azmi dia pun turut menagis tapi dia menunduk kan kepalanya ,,,,,
__ADS_1
Kini melur sudah takut setengah mati ,,, lalu ayah david membuka matanya lalu merahi kembali bahu anak melur sehingga melur pun kaget , apakah ini akhri dari masa hidupnya ,,,, ayah azmi mendirikan badan melur dan memandang melur ...?????