
Melur , dan Azmi pun mendaki sedikit pergunungan yang lembat itu, Azmi memegang tangan melur agar tak terjatuh ! Mereka pun tersenyum menaiki gunung yang di buat dengan tangga buatan itu, sehingga mempermuda orang orang yang mendaki " mereka menuju kemana tempat yang mereka di kasi tau tadi""
__ADS_1
mereka bersamaan membaca tulisan yang sudah tertera tempat masuk , wilayah blok kanan ini khusus untuk pasangan suami istri ,
__ADS_1
Gak sabar banget tunggu malam , kata Azmi lalu mencolek hidung melur , melur yang mendengar itu jadi tersipu " ihh nggak sabar apa nya bebegim kata melur , yang melingkarkan tangan nya di tangan Azmi, nggak sabar mau liat pemandangan dari tas liat , perpaduan desa dan kota , pasti sangat indah sekali melihat di malam hari, pasti mikirnya aneh aneh kata azmi, yang menggoda melur , sehingga melur yang mendengar itu sontak , kaget dan merasa malu, tau ahh katanya lalu dia pun deluan memasuki area itu, azmi hanya tersenyum melihat sikap istrinya yang salah tingkah, dia pun mengikuti sang istri ,
__ADS_1
Masyallah segar sekali kata Azmi dan melur .
__ADS_1
Di sebuah butik , yang menyediakan perlengkapan khusus untuk muslim , kini Ela sedang menemani sang abi untuk membeli perlengkap untuk umroh , dia memilihkan sang abi , pakaian yang akan di bawakan untuk naik umroh, saat tengah memilih dan mengambil sebuah baju koko berwarna " hijau tiba tiba tangan seseorang juga merahi baju itu, sehingga Ela dia buat kaget dan begitu juga seorang pria itu " mereka pun saling bertatap muka , kamu kata mereka kompak? Ustad Fahmi kata Ela , kamu sepeti nggak asing kata Fahmi , gimana enggak asing ustad kan saya sahabatnya melur ! Kata Ela dengan nada sedikit ketus, karena tidak di kenal ustad Azmi, saya bercanda kok saya kenal kamu, saya belum terlalu tua tua amat , sampai lupa dengan kamu , kata Azmi tersenyum kecil, oo iyah kamu lagi ngapain di sini ? Belum sempat ela menjawab Fahmi lalu menembak , dia sedikit sedih entah apa yang dia sedih kan semenjak dia ketemu dengan teman melur , di saat itulah dia berpikir akan mencari sosok pengganti melur , di dalam hatinya dia tidak bisah terlalu lama menyimpan perasan yang tidak berhubung itu , dia pun perlahan akan membuka hati nya untuk wanita lain, apalagi saat itu dia sempat sedikit baper dengan , kata kata sahabat melur , kamu beliin pasangan kamu baju koko ? Kata Fahmi sedikit kecewa, ehh enggak gak"""""" siapa itu nak kata abi ela yang datang , tiba tiba , ini bi, anu"""" dengan cepat Fahmi menjawab , saya Fahmi pak saya kebetulan sahabat suami nya , sahabat ukhti ela , katanya dengan tenang , ooo sahabatnya ela, jadi kapan mau menjadikan anak saya istri , ela yang mendengar itu , lalu dengan kaget melebarkan matanya , ya ampun kenapa abi gue seperti ini , sih ah bener bener ni abi , kalau bercanda nggak liat keadaan dulu napa, ya kali kalau di terima kalau di tolak , bisa bisa malu aku katanya lalu dalam hati lalu menepuk jidatnya , ehh maaf ustad Fahmi abi saya emang orang nya kuat bercanda iyah kan abi, kata Ela dengan membesarkan matanya lalu tersenyum kikuk, Fahmi yang mendengar kata kata abi, Ela lalu tersenyum , apakah ini saat nya dia akan membuka hatinya yang , telah layu dengan ucapan Basmalah , Fahmi menjawab ......
__ADS_1