
Di bawa lampu yang kedap kedip terus berputar orang orang yang sedang bergoyang bersama dengan wanita dan pria menjadi satu , di situlah sindi sering membuang ke jengkelan nya dan membuang " kesepian nya dia meneguk sebuah akhol mata nya memerah " andai saja gue dapat keluarga yang nggak terpecah belah, andai saja gue nggak akan trauma dengan pernikhan mama dan Kaka , dan andai berandai" ahhhh katanya sahabat nya tidak tau kalau sindi selama ini suka pergi ke clup malam " agar menenangkan jiwa nya yang hampir gila" setiap hari yang harus serapan dengan pertengkaran mama nya dan kakaknya , yh mereka bertahan agar tidak miskin " cukup rumah tangga yang hancur jangan " uang tidak punya
__ADS_1
Padahal jika mereka mencari laki laki lain di luar sana , pasti mereka akan mendapatkan nya " tapi entah mereka mau saja bertahan dengan laki laki yang egois seperti itu" papa seakan kacang lupa kulit nya ",,, saat dia belum mempunyai apa apa mama lah yang selalu menemani dari nol" aku pernah melihat mama makan tanpa lauk" hanya menyisahkan untuk kami " berkata kepada suami dan anak nya bahwa dia sudah makan, pengorbanan mama sangat lah luar bisa " untuk mendapatkan kekayaan sekarang" mungkin itulah mama sangat takut kehilangan apa yang pernah mereka perjuang kan dari nol" tapi saat sudah berhasil malah orang ketiga yang menikmati nya " tidak tau prosesnya sesakit apa " mereka hadir do saat orang itu sudah mapan ""ahhh papa benar benar egois sekali kalau pun ada pria yang seperti Azmi aku pun mau bersuami seperti dia", nggak perlu kaya kaya amat yang penting bisa setia,,
__ADS_1
paham agama" aku benci dengan keadaan ku yang sekarang ini " aku benci kata sindi menangis di atas meja bar" dia hanya minum sedikit saja tidak benar benar mabuk karena dia " malas dengan godaan laki laki genit yang ada di clup itu" dia takut di saat dia banyak minum mabuk berat" dia bawa ke kamar yang ada di bar dan di perkosa" sungguh itu bukan lah hal yang baik ,"
__ADS_1
Kamu nya enak aku nya remuk " nggak apa apa sayang itu kamu dapat enak nya dapat juga pahalanya jika aku kamu ridho dan aku juga ridho kan dombhle " mereka pun turun untuk pulang " mereka pamitan sama penjaga pos " tenda akan di kembalikan kepada pos " sebelum di pakaian kepada pengunjung lain nya " alat kemping itu akan di londre terlebih dahulu " karena mereka mendahului kebersihan dan kenyamanan pelanggan "
__ADS_1
Azmi dan melur pun meninggalkan" tempat itu menuju jalan pulang " mereka pun bercanda tawa dengan " gelak tawa yang bahagia " Saat mereka melintasi area yang sepi tiba Tiba saja " 3 motor berhenti menghadang mereka berdua " melur sangat pucat dan ketakutan melihat ada yang menghadang jalan mereka '
__ADS_1