
Acara pernikahan yang dilangsungkan di kediaman orangtua maura telah selesai. Maura bersama ibu kandung dan ibu mertuanya mengantar maura ke kamar maura agar maura beristirahat. Walaupun kondisi maura seperti itu ibu mertuanya terlihat sangat bahagian dan menyayangu maura.
"Makasih mah, tante", ucap maura yang telah dibantu untuk duduk di ranjangnya.
"Panggil Mamah sayang, sekarang kamu menantu mamah dan mamah sudah menganggap kamu anak mamah sendiri", Ucap Mita dengan tersenyum.
Maura yang mendengarnya hanya mengangguk dan tersenyum tipis.
"Yaudah nak kamu istirahat yah", Ucap Maya sambil mengelus rambutnya.
Maya dan Mita keluar dari kamar maura, maya sebagai ibu dari maura sangat berterimakasih atas pengorbanan sang anak dan orangtuanya yang mau menerima maura.
...##...
Farel masih berada di ruang tamu karena masih diberikan nasihat dan amanah dari sang papah dan mertuanya, setelah itu orangtua farel pamit untuk pulang ke rumahnya dan orangtua maura naik ke lantai 2 menuju kamar mereka untuk beristirahat. Sedangkan farel ingin memasuki kamar maura yang berada di lantai 1 namun masih ragu akhirnya farel mengetok pintu terlebih dahulu.
Tok tok tok tok (suara ketukan pintu)
Di dalam kamar maura yang sudah memakai baju tidur yang sebelumnya sudah di bantu sang mamah untuk melepaskan kebaya dan membersihkan diri mendengar suara ketukan pintu.
"I i yaa masuk", Sahut Maura.
Farel membuka pintu kamar dan masuk ke dalam kamar maura, ia melihat sisi kamar yang lumayan luas dan rapih ciri khas dari kamar seorang perempuan dan pandangannya tertuju ke arah gadis yang sedang duduk bersandar di ranjang yang berukuran lumayan besar.
__ADS_1
Dengan gugup Farel berjalan menghampiri maura dengan membawa Paper bag yang berisi baju gantinya.
"Saya mau mandi, apa di kamar ini ada kamar mandinya? ", Ucap Farel.
"Ada di samping kamu ada pintu, masuk aja itu kamar mandinya", Jawab Maura.
Farel yang mendengar jawaban maura langsung bergegas membuka pintunya.
'Ternyata wajahnya sangat tampan, kenapa dia mau menggantikan dan menikahi aku ya.. Ka rangga kamu bener - bener jahat aku ga akan pernah mau maafkan kamu', Gumam Maura dalam hati.
Farel yang sudah selesai mandi dan mengenakan baju kokoh dan sarung terlihat sangat tampan.
"Apa kamu sudah sholat Isya", Ucap Farel.
Farel yang mendenganya hanya diam dan melanjutkan kegiatan ibadah sholatnya dengan khusyu.
...##...
POV MAURA
Aku melihat dia sholat dengan khusyu dan merasa kagum, selain wajahnya yang tampan dia juga terlihat rajin beribadah, tapi aku merasa kasihan karena dia harus menikah dengan keadaanku seperti ini bahkan kita tidak tidak pernah mengenal. Apa alasannya dia mau menikahiku..
Hari ini walaupun aku hanya duduk saja dari pagi hingga malam tapi aku merasa sangat lelah.
__ADS_1
'Aku harus gimana ya malam ini malam pertama tapi aku belum mengenalnya dan kita menikah bukan seperti pasangan lainnya... Lebih baik aku tinggal tidur aja', Gumam dalam hati.
...##...
POV Author
Farel selesai sholat dan dia segera berdiri untuk mengganti pakaian tidurnya dan ia menghampiri sisi samping tempat tidur maura.
"Maura apa kamu sudah tidur? ", Tanya Farel.
'Sepertinya dia sudah tidur, aku harus tidur dimana ya, kalau tidur di sofa pasti ga nyaman, badan aku sangat pegel dan sakit', Gumam Farel.
Farel merebahkan dirinya di samping maura, dan memposisikan badannya miring menghadap maura.
'wajah tidurnya sangat cantik, kenapa setiap melihat wajahnya aku jadi gugup dan rasanya dadaku berdebar-debar', Guman Farel.
Tidak lama memandangi wajah maura akhirnya farel terlelap karena hari ini ia juga sangat kelelahan.
¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
Bersambungg...
Maaf Updatenya lama dan sedikit karena author juga sambil kerja 😅
__ADS_1
Tolong like, vote dan komen ya para readerss.. Biar makinnn semangattt nulisnyaa.. Makasihhh 🙏