CINTA Untuk KEYRA

CINTA Untuk KEYRA
Episode 11


__ADS_3

"Kak Elvano mana?" tanya Keyra


"Diluar, mungkin bentar lagi datang" ucap Dion dijawab anggukan oleh Keyra.


Ceklek'


"Sayang bagaimana kondisimu?" ucap Mamah Nadine khawatir dengan kondisi putrinya.


"I'am okey mah" ucap Keyra.


"Syukurlah, Dion mamah harap ini kejadian pertama dan terakhir kalinya! Kamu sebagai kakak harusnya melindungi adekmu" ucap Mamah Nadine.


"Iya mah, maafin Dion" ucap Dion.


Hari semakin larut, namun Keyra tidak melihat keberadaan Elvano. Mamah dan Dion terlihat mengistirahatkan tubuhnya di sofa. Keyra mencari handphone miliknya.


'Tutt tuttt tuttt' tidak ada jawaban dari Elvano.


"Kak Elvano kemana" batin Keyra.


Beberapa saat Keyra menangis tanpa mengeluarkan suara, ia tidak ingin mamah dan kakaknya khawatir pada dirinya. Selimut yang menutupi tubuhnya, kini sudah menutupi seluruh tubuhnya.


Kejadian tadi membuat Keyra sangat ketakutan, namun disisi lain ia tidak ingin membuat Kakak dan orang tuanya khawatir dengan kondisi nya.


"Mahh, pahh Keyra takutt" ucap lirih Keyra merasa takut jika ia merasa sendirian.


Beberapa saat Keyra tertidur dengan selimut yang masih menutupi seluruh tubuhnya.


.


.


Sedangkan disisi lain, Elvano berada di depan ruang ICU. Yah benar kondisi ayahnya semakin kritis hal itu membuat Ayahnya harus di larikan di ICU.


"Yah jangan tinggalin El sendiri, El sudah kehilangan Mamah dan El gamau kehilangan ayah juga" Batin Elvano.


Elvano mengecek Telfon genggam miliknya, beberapa telfon dari Keyra. Dia memang belom melihat kondisi Keyra sebelum ia pergi, mungkin gadis itu saat ini sedang mencarinya.


Elvano mengirimkan beberapa pesan kepada Keyra, ia juga menjelaskan kondisi nya saat ini kepada Keyra.


.


.


Beberapa Hari kemudian Keyra sudah di perbolehkan pulang, kondisi tangan Keyra semakin membaik. Dion selalu membantu Keyra ketika Keyra membutuhkan bantuan nya.


Setelah membaca pesan dari Elvano, membuat Keyra tenang. Namun ia juga khawatir dengan kondisi Elvano, apakah dia sudah makan? sedang apa dia sekarang? beberapa pertanyaan muncul dipikiran Keyra.


Bahkan kedua pelaku yang melukai Keyra sampai saat ini mereka tidak mau membuka mulut mereka, entah berapa uang yang mereka dapatkan sampai mereka merelakan diri mereka di balik tahanan hanya demi menjaga nama seorang yang menyuruh mereka.


"Mah aku ajak Keyra makan malam diluar boleh kan? Sama temen temen ku" ucap Dion melihat Keyra lebih suka sendiri setelah kejadian malam itu.


"Boleh, hati hati dijaga adek nya" ucap Mamah Nadine.


"Iya mah" ucap Dion berjalan menuju kamar Keyra.


Dibukalah pintu kamar Keyra yang sedikit terbuka, Keyra terlihat menatap kosong ke arah luar dengan boneka panda yang ia peluk. Tentu boneka itu pemberian dari Elvano.

__ADS_1


"Keyra" panggil Dion, seketika membuat Keyra menoleh.


"Ada apa kak?" ucap Keyra.


"Ikutlah denganku" ucap Dion.


"Kemana?" tanya Keyra.


"Ikut lah saja, aku ada urusan di depan. Temani kakakmu ini" ucap Dion merangkul tubuh kecil Adiknya.


"Yaudah ayo, aku juga bosen dirumah" ucap Keyra menyambar Hoodie dan menguncir rambut panjang milik nya.


Dion menatap Keyra dengan penuh kasih sayang, Dion tidak akan membiarkan adek kecilnya mendapatkan seorang lelaki yang tidak baik nantinya.


"Kak ayo" ucap Keyra sudah bersiap.


"Hemmm," ucap Dion.


Selama diperjalanan, Keyra menatap lampu lampu di pinggir jalan. Sepertinya ia memang sudah lama tidak keluar rumah.


Di Cafe.


"Key mungkin nanti akan banyak teman kuliah kak Dion, kamu ga masalah kan?" Ucap Dion, seketika Keyra melihat beberapa teman kakaknya baik wanita atau pun pria disana.


"Emm aku akan duduk disana saja kak, aku ingin membaca novel baru milikku disana. Kakak sama temen temen kakak aja" ucap Keyra.


Entah kenapa Keyra sedikit tidak suka dengan beberapa teman wanita kakaknya. Karena waktu keyra duduk di kelas 1 SMA, salah satu dari wanita itu tiba tiba saja menjambak rambut Keyra di rumah Keyra sendiri.


#Flasback pendek.


"Kamu kemana aja Dion? kenapa kamu berubah dan telfon ku gak pernah kamu angkat" ucap Clara kekasih Dion.


"Kita udah putus, jangan ganggu aku lagi" ucap Dion dingin.


"Gak bisa dong sayang, kamu milik aku" ucap Clara penuh tekanan.


"Mending kamu urusin Rio sana, dan satu kali lagi aku tekan kan ke kamu kita udah putus" ucap Dion.


Pembicaraan mereka semua didengar langsung oleh Keyra pada saat itu. Keyra menghampiri perlahan kakaknya.


Clara langsung menatap ke arah Keyra dengan tatapan benci. Dengan cepat Clara langsung menampar Keyra hal itu membuat Dion seketika mendorong keras tubuh Clara di depan pintu.


"Apaan kamu, Key kamu gapapa?" tanya Dion melihat Keyra memegang pipi nya, sedikit mulai berkaca kaca.


"Dia kan yang buat kamu mutusin aku? Dasar perebut" teriak Clara.


"Dia siapa bukan urusanmu, Dia lebih baik 10 kali lipat dari kamu,,,, Brukkkk" ucap Dion langsung menutup pintu rumahnya meninggal kan Clara yang terlihat tidak terima dengan ucapan Dion.


Setelah kejadian itu, Clara yang tau kebenaran jika wanita yang ia tampar adalah adik kandung dari Dion, seketika Clara meminta maaf kepada Keyra.


Namun Keyra tetap tidak mau bertemu dengan Clara sampai saat ini, hal itu membuat Clara merasa bersalah.


#Flasback off.


"Baiklah kalau butuh sesuatu telfon saja" ucap Dion berjalan meninggalkan Keyra.


Ketika Dion sampai, ia tidak mengerti kenapa ada Clara dan teman temannya di sini. Seketika Dion menatap ke arah Fei dan Ego yang ada disana.

__ADS_1


"Duduk dulu broo" ucap Ego mengerti dengan tatapan Dion.


"Kenapa ada mereka?" tanya Dion.


"Kau lupa? Tugas kelompok kita satu tim dengan kelas Clara" ucap Fei, membuat Dion terdiam.


Beberapa hari yang lalu memang ada pembagian tim, namun Dion tidak terlalu mau tau tentang tim yang akan menjadi teman satu tim nya.


Disana Clara juga terdiam melihat ke arah Dion yang sekalipun tidak melihat ke arahnya.


"Oh, El dimana?" tanya Dion, mencoba acuh dengan keberadaan Clara.


"El lagi diperjalanan" ucap Fei


"Kita mulai saja, El bisa menyusul nantinya" ucap Ego.


Dion fokus dengan tugasnya, beberapa kali memang Clara masih berusaha untuk mendekati Dion. Namun satu kali pun Dion tidak merespon Clara.


Disisi lain.


Elvano datang dengan montor BMW miliknya, Elvano terlihat sangat tampan dengan jaket kulit yang melekat di tubuh, memang beberapa hari ia sudah kembali di kampus utama.


Namun Elvano sibuk dengan tugas tugas yang sudah sangat menumpuk, dikarenakan kelulusan sebentar lagi membuatnya harus menyelesaikan semuanya secepatnya.


"Gila ganteng bangettt."


"Sumpahh itu tampan bangettt, pengen deh jadi pacarnya"


"Jangan Ngaco, mending sama gue aja"


Dan masih banyak lagi.


Elvano melangkah kan kakinya tanpa memperdulikan ucapan mereka. Elvano tidak tau tempat duduk Dion, Fei dan Ego, El berjalan menuju outdoor.


"Mungkin disana" ucap Elvano berjalan menuju tempat outdoor.


Brukkkk' Elvano tidak sengaja menabrak seseorang yang ada di depannya.


"Maaf" ucap Elvano mengambil beberapa buku novel yang terjatuh.


"Cerita romansa dewasa" Elvano tidak sengaja membaca salah satu dari beberapa novel yang ia ambil.


Ketika memberikan buku itu, Elvano menatap ke arah gadis yang berdiri tepat di depannya. Kedua bola mata indah mereka pun bertemu, Cukup lama keduanya saling bertatapan. Bahkan tersirat rasa rindu dari keduanya.


.


.


.


.


#Haii semuanyaaa.


Jangan lupa Like and Vote yaaa


Terimakasiiiiii❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2