
"Ada apa John?" tanya El.
"Dari kemarin saya sudah mengecek kondisi perusahaan, seperti nya ada pengeluaran uang yang cukup besar tuan. Jika dibiarkan maka perusahaan yang tuan Marvin bangun akan bangkrut" ucap John.
"Siapa yang berani main main dengan perusahaan ayah" ucap Elvano.
"Tuan tenang saja, Akan saya urus tuan" ucap John kepada Elvano.
"Baiklah John, terimakasih" ucap Elvano.
"Oh ya John, besok aku akan kembali ke asrama. Aku akan sering sering kesini" ucap Elvano, dia harus menyelesaikan kuliahnya yang sebentar lagi selesai.
"Baik tuan, saya akan mengurus keberangkatan anda" ucap John.
.
.
.
Keesokan harinya pada Malam Hari.
"Kakak mau kemana?" tanya Keyra melihat Dion yang sudah bersiap akan pergi.
"Ada Acara di kampus" ucap Dion.
"Acara apa?" tanya Keyra.
"Mau tau banget, bukan urusanmu" ucap Dion mengambil kunci mobil miliknya yang baru saja dibelikan papah.
"Kakaa aku bosen, aku ikut yaaa" ucap Keyra.
"Gakkk, ini acara orang dewasa" ucap Dion.
"Aku ikut kak, aku ikuttt. Keyra janji ga akan ganggu kakak. Keyra bosen dirumah, mamah sama papah baru aja telfon katanya hari ini mereka nginep" ucap Keyra dengan pandangan memohon.
"Ga ada, jaga rumah" ucap Dion tetep menolak permintaan Keyra.
"Kakak plissss aku mau ikutt kak" ucap Keyra memeluk kaki kakaknya.
"Hisssshhhh, kau ini!!! Aku mau senang senang sama temen temen" ucap Dion.
"Keyra janji nanti Keyra akan diam, ngga akan ganggu acara kakak" ucap Keyra memohon.
'Tringgggg' telfon Dion berbunyi.
"Halo mah" ucap Dion.
"Mamah lupa ngabarin kamu, hari ini mamah sama papah nginep diluar. Ada pekerjaan yang harus mamah dan papah selesai kan." ucap Mamah Nadine.
"Iya mah" ucap Dion.
"Oh ya kamu tadi izin ke mamah mau ada acara ke kampus kan? Ajak Keyra, mamah tidak izinkan Keyra sendirian dirumah" ucap mamah Nadine.
"Tapi mahhh, ini acara kampus mah" ucap Dion.
"Dion kasian adekmu jika dirumah sendirian, kalau ada apa apa gimana?" tanya Mamah Nadine.
"Mah aku hanya sebentar saja, percayalah aku hanya sebentar" ucap Dion.
"Kamu ini, yaudah kasih telfonnya ke Keyra" ucap Mamah, Dion memberikan telfonnya kepada Keyra.
"Sayang kamu dirumah sebentar ya, kakakmu akan kembali segera. Karena acara kampus sayang jadi kakakmu tidak berani ajak kamu" ucap Mamah Nadine dengan lembut.
"Tapi mah aku takut mah" ucap Keyra.
"Nanti kalau ada apa apa langsung telfon kakakmu" ucap Mamah Nadine.
__ADS_1
"Yaudah iya deh" ucap Keyra memberikan telfonnya kepada Dion.
Keyra langsung berjalan menuju kamarnya, Dion hanya menggelengkan kepalanya. Dion segera berangkat menuju acara kampusnya meninggal kan Keyra sendirian dirumah.
Ketika Keyra asik menggambar, tiba tiba terlihat notif dari ponselnya. "Kak Elvano"
'Maaf tidak sempat membalas pesanmu, kemarin aku sibuk' pesan Elvano, membuat Keyra langsung tersenyum bahagia.
"Akhirnya kak Elvano bales pesanku" ucap Keyra senang.
Tiba tiba Elvano menelfon.
"Hai kak, Kak El apa kabar? Keyra pikir kakak marah sama Key" Ucap Keyra.
"Aku baik, kamu ikut Dion ke acara kampus" tanya Elvano tiba tiba nama Keyra terlihat di pikirannya.
"Tidak boleh ikut, katanya acara kampus hanya orang dewasa yang ikut" ucap Keyra.
"Oo begitu, dirumah ada Tante sama om kan?" tanya Elvano.
"Tidak kak, mereka tidak pulang malam ini" ucap Keyra.
Mendengar jawaban Keyra, tiba tiba saja perasaan Elvano semakin tidak enak.
"Haii broo Lo dipanggil tuh sama dosen" terdengar suara Ego di sana.
"Telfonan sama siapa Lo?" tanya Ego.
"Bukan siapa siapa" ucap Elvano.
"Aku tutup dulu telfonnya, kalau ada apa apa telfon" ucap Elvano menutup telfonnya.
Keyra sangat senang akhirnya ia bisa mendengar kan suara pujaan hatinya, hehehehe.
.
.
.
Seseorang dengan pakaian serba hitam terus mengintai salah satu rumah yang ada di depannya. Benar saja, itu adalah rumah Keyra.
"Halo bos, seperti nya sudah tidak ada orang di dalamnya" ucap laki laki tua itu.
"Segera masuk, cari sampai ketemu suratnya" perintah seseorang di telfon.
"Baik tuan, habisi jika ada yang melihat" perintah nya.
"Baik tuan"
Laki laki itu adalah suruhan Dori, Adik papah Daffa. Sejak meninggalnya orang tua papah Daffa, hubungan mereka mulai tidak baik baik saja. Dori terus meminta lebih banyak harta kekayaan orang tuanya, tentunya dari hasutan istrinya.
"Mas bagaimana?" ucap perempuan yang berada di dekat Dori, yang tidak lain istri dari Dori bernama Fena.
"Mereka sedang mencari nya, sabarlah. Rumah itu seharusnya milikku bukan Daffa" ucap Dori mengepalkan jarinya.
"Harus mas, Daffa memang picik. Dia mengambil lebih banyak harta orang tua mas yang harusnya itu milik kamu mas" ucap Fena.
"Dasar bajingan kamu Daffa, lihat saja kamu akan ngerasain apa yang aku rasain sekarang" ucap Dori.
Memang kehidupan Dori tidak sesempurna Papah Daffa. Pernikahan mereka sampai saat ini tidak dikaruniai seorang anak, bahkan kehidupan Fena sangat boros.
Harta peninggalan dari mertuanya habis olehnya, namun Dori tidak pernah memarahi istrinya. Dia sangat mencintai istrinya, ia juga tidak masalah jika Feni sampai sekarang belom mengandung anaknya.
"Rumah itu akan menjadi milikku" ucap Dori dengan tatapan tajam.
Disisi Lain.
__ADS_1
Jam menunjukkan pukul 11 malam, namun tidak ada tanda tanda Dion kembali.
Dua Orang suruhan Dori dengan mudahnya mulai masuk ke dalam rumah Keyra melalui jendela yang tidak terkunci. Mereka memasuki kamar utama untuk mencari berkas yang Mereka butuhkan.
"Cari di sana" perintah laki laki itu.
Sedangkan Keyra ketika sedang asik membaca novel tiba tiba mendengar suara dari lantai bawah.
"Apa kakak sudah pulang?" ucap Keyra segera bangkit dari tempat tidur nya untuk menemui kakaknya.
Keyra berjalan menuruni tangga, ketika akan memanggil kakaknya. Keyra melihat seluruh ruangan masih gelap namun Keyra heran hanya kamar mamahnya yang terang.
"Apa mamah papah sudah pulang" batin Keyra.
Keyra dengan santainya berjalan menuju kamar mamahnya.
"Mam kalian suu..." ucap Keyra terpotong melihat dua orang pria dengan berpakaian hitam dan penutup kepada sedang mengacak isi lemari milik orang tuanya.
"Siapa kaliannn" ucap Keyra sedikit mundur.
Namun kedua pria itu saling pandang, seolah olah mereka merencanakan sesuatu. Dan benar saja sesaat Tangan pria itu langsung memegang Keyra dengan keras.
"Lepaskan, siapa kaliannn" teriak Keyra.
"Siapa kita bukan urusanmu" ucap Pria itu, namun dengan cepat Keyra langsung menendang pria itu hingga cengkraman nya terlepas.
"Tolongggg tolongggg hikss hikss" teriak Keyra berlari menuju tangga dengan air mata yang mulai membasahi wajahnya.
Namun belom sampai tangga Keyra sudah tertangkap, Keyra terus berusaha melepaskan cengkraman pria itu.
Ketika cengkraman tangan pria itu berhasil terlepas, tiba tiba salah satu dari pria itu mengeluarkan pisau dan langsung mengenai lengan Keyra.
"Awww, tolongggg" teriak Keyra tidak peduli dengan darah yang ada di lengannya dan langsung berlari menaiki tangga menuju kamarnya.
"Tangkap diaa, jangan sampai lolos" perintah pria itu berlari menaiki tangga.
Keyra langsung mengunci kamarnya, ia berlari menuju kamar mandi dan mengunci dirinya di dalam kamar mandi.
"Dok dok dok dokk, buka pintunya atau kamu dobrakkk" teriak pria itu.
"Tolongggg kakakk tolonggggg, mahhhh tolonggg" teriak Keyra ketakutan.
Suara pintu di dobrak dengan keras, dan berhasil merusak pintu kamar Keyra. Di dalam kamar mandi Keyra semakin ketakutan ia sampai tidak sadar jika masih membawa ponselnya.
Dengan tangan Bergetar Keyra memanggil nomer kakaknya, namun tidak diangkat. Bahkan suara dobrakan pintu kamar mandi semakin kuat.
"Buka pintunyaaaaa" teriak pria itu, berusaha mendobrak pintu kamar mandi, namun sedikit kesulitan.
"Kakakkk angkatttt hiks hikkssss hiksss" tangis Keyra dengan tubuh yang semakin bergetar hebat.
Bahkan luka pisau yang berada di lengannya semakin mengeluarkan darah yang cukup banyak, karena luka yang dibuat pria itu cukup dalam.
Bahkan ponsel kedua orang tuanya tidak aktif membuat Keyra semakin ketakutan, suara isakan tangisnya semakin terdengar.
Keyra menekan nama Elvano di ponsel nya, tidak lama Elvano langsung mengangkat telfon dari Keyra.
"Hiks hiksss kakakkkk Keyra takuttt" ucap Keyra dengan suara bergetar hebat.
.
.
.
#Haii semuanya
Semoga kalian terhibur yaaa.
__ADS_1
Jangan lupa Like dan Vote
Terimakasihhhhh❤️