
Ujian untuk sabuk pemula sudah selesai ,sekarang waktunya istirahat dan makan siang.
Aku pura-pura sibuk untuk menghindari kak tatapan kak Yudha yang sedari tadi memperhatikan ku.
Tiba-tiba Yuli menepuk pundak ku dari belakang.
Aku : Astagfirullahal'azim , aku kaget Yul...sambil usap dada ku.
Yuli : eh maaf re ,kamu lagi melamun re.padahal aku menepuk pundak cuma pelan.
Re bukannya itu kak Yudha ya.
aku. : iya..
Yuli : apa tadi dia menemui re ? apa yang dia katakan padamu ?.
aku. : kak Yudha bilang kangen...dengan lemas aku berkata
Yuli : kamu harus bicarain semuanya dengan kak Yudha agar tidak terjadi salah paham. masalah hatimu itu , kamu juga harus tau resiko apa yang akan kamu hadapi nanti.
aku : iya Yul , tapi apa kak Yudha akan percaya dengan omongan ku sedang kan aku tak punya bukti.
Yuli : waktu yang akan membuktikannya , aku dan Rully akan membantu MU re .
Tiba-tiba dari arah belakang Rully ikut bicara.
Rully : selesai kan masalah MU sekarang atau tidak sama sekali , kita akan membantu MU untuk bicara .
aku : kalian memang teman terbaik ku .
Tepat jam satu siang aku dan teman-teman mulai kembali kelapangan , karena ini giliran kami untuk ujian kenaikan sabuk .
ternyata aku dan kak Yudha satu tingkatan , untung aku tidak temu untuk adu tanding.
tak terasa akhirnya semua rangkaian acara kenaikan tingkat sabuk pun selesai.
kami yang menjadi tuan rumah pun merasa lega dan bersyukur karena acara lancar dari awal hingga akhir.
disaat aku dan teman-teman sedang bersantai, tiba-tiba tangan ku ditarik kak Yudha untuk menjauhi teman-teman ku.
kak Yudha : kakak mau ngomong dek . jelasin kamu kenapa adek menghindari kakak ? ,
apa salah kakak dek ? jawab dek.
__ADS_1
aku : kakak gk punya salah apa2 .
kak Yudha : terus kenapa kamu menghindari kakak ?
aku. : apa kakak siap buat dengerin penjelasan nya ? Tapi kakak harus janji , apapun yang adek ceritain ...kakak jangan marah apalagi dengan orang yang ada hubungannya dengan masalah kita.
kak Yudha : maksud nya apa dek ... orang.siapa dek orangnya ?
aku. : janji dulu kak ,sumpah demi ALLAH kakak gk akan marah.Dan menerima keputusan adek . "* kutaruh tangan kak Yudha diatas kepalaku*".
kak Yudha : iya kakak bersumpah demi ALLAH.
huh kubuang nafasku dengan berat sebelum bercerita.
AKU PUN MULAI BERCERITA
sebelum nya aku minta maaf jika nanti aku akan menyakiti perasaan kakak .
Aku gk pernah menyangka kalau orang tua kakak gk pernah menyukai ku...dia baik dengan ku kalau ada kakak.
Orang tua kakak menyuruh aku untuk menjauhi kakak , jika aku tak mau orang tua kakak akan melakukan apa saja untuk bisa memisahkan kita. Termasuk dengan memfitnah dan jebak adek yang seperti kakak tau , namun usaha mereka gagal karena kepercayaan kakak terhadapku.
semula aku ingin mempertahankan hubungan kita karena aku yakin akan cinta dan janji kakak yang tulus terhadap ku.
pertama , ayahku diserempet motor . hanya luka-luka ringan yang ayah alami.
kedua , Adikku Rara juga mengalami hal yang sama seperti ayah.
semula aku pikir hanya sebuah mudibah dan kecelakaan yang tak disengaja.
Sampai akhirnya nya aku mendapatkan telpon dari nomor yang tak ku kenal. orang yang meneleponku ,menyuruhku untuk menjauhi kakak . jika tidak akan membuat ayah celaka kembali.
Aku mengabaikannya dan tak pernah ku anggap serius... aku tetap berhubungan dengan kakak sampai kakak mengutarakan maksud kakak untuk bertunangan dengan ku didepan kedua orang tua kakak.
Bahkan didepan kakak mereka seolah mendukung keputusan kakak.
Bahkan tanpa ber pikir panjang aku menerima maksud kakak ,tanpa memikirkan kejadian yang keluargaku alami.
Selang 3 bulan sejak kita bertunangan dan kakak pergi ke Jakarta untuk melanjutkan kuliah.
Musibah kecelakaan terjadi lagi dan ini lebih parah.
"*akupu bercerita mulai menetes kan air mata yang daritadi kutahan *".
__ADS_1
Aa..yah ditabrak dengan mobil dari belakang saat pulang kerja.
Aa..yah masuk Rumah Sakit dan gak sadar selama dua Minggu akibat benturan di kepala nya , cidera kaki dan tangan yang parah.
sampai saat itupun aku hanya berpikir itu hanya sebuah kecelakaan , namun akhirnya akupun sadar setelah ada nomor asing kembali menelpon ku dan mengajak ku untuk bertemu.
Akupun menuruti kemauan orang yang meneleponku.
Namun setelah bertemu aku terkejut ternyata kedua orang tua kak Yudha.
...Meraka melempar kan amplop yang berisi uang yang cukup banyak dan berkata : Jauhi Yudha dan terima uang itu untuk biaya operasi orang tuamu...jika kamu masih berhubungan dengan yudha aku akan membuat ibumu menjadi janda....
...Apa maksud om dan Tante ,kenapa kalian tau kalau ayahku di RS dan akan menjalani operasi ? tanya ku saat itu....
orang tua kakak malah tertawa bahkan dia juga bilang kalau aku tak pantas untuk kakak.
dan mereka mengancam ku akan membuat kami menjadi yatim piatu jika masih meneruskan hubungan kita , mereka juga menyuruhku untuk melepaskan cincin yang aku pakai.Akupun menyerahkan cincin itu dan didepan mereka aku menelpon kakak kalau aku menginginkan hubungan ini berakhir dan akupun langsung memblokir nomor kakak.
Akhirnya mereka pergi namun sebelum mereka pergi aku mengembalikan amplop itu.
Disepanjang jalan menuju RS aku menangis dan terasa sesak didadaku....akhirnya akupun pingsan untung saja saat itu rully dan yuli mengikuti ku ..**MAAF AKU GK BISA MEMPERTAHANKAN HUBUNGAN KITA.
Aku** takut kehilangan orang2 yang paling aku sayangi...aku mundur.
Kemudian kak Yudha memelukku sambil menangis , mengelus-elus lembut rambutku.Aku membalas pelukan kak Yudha dengan erat karena aku memang kangen.
Tak lama kak Yudha melepaskan pelukannya dan menggenggam kedua tanganku. dan berkata ... Maaf dek , Maafin kakak yang gk bisa menjaga adek , yang gk bisa melindungi.
Ma...af kalau hubungan kita hanya bikin luka dan duka untuk adek dan keluarga.
kakak janji gk akan ganggu adek lagi...dan gk akan nemuin adek lagi.
Kak Yudha menghapus air mataku dan berkata " jaga diri adek baik-baik semoga adek bisa dapet penggantian kakak yg lebih baik dan keluarga yang mau menerima adek dengan baik.
boleh kakak melihat senyum adek untuk yang terakhir kalinya.
Akupun tersenyum dan memeluk nya kembali kak Yudha
"* jaga dirimu kakak baik-baik dan terimakasih karna kakak sudah mencintai dan menyayangi ku *".
Kak Yudha mengecup kening ku lalu pergi tanpa kata yang terucap.
BERSAMBUNG....
__ADS_1