Cinta Yang Tak Ku Sangk

Cinta Yang Tak Ku Sangk
Bab 15 Pura-pura tak tau


__ADS_3

Setelah sholat isya aku baru keluar kamar , aku menuju ruang makan ternyata mereka telah menunggu ku.


Apa kabar nya bang ? sapaku terhadap bang Edo.


...Hey Yudha jam berapa sampai sini , ya ampun kok kamu gk pernah kasih kabar sih yud....


...kabar Abang baik...bagaimana dengan kabarmu sendiri ?...


...kabar ku baik seperti yang Abang lihat...aku sampai jam tiga sore tadi....


...Hai mb Tiara , wih anak nya lucu banget ya....


ku sapa istri abangku yang sedang menggendong anaknya ,dia pun membalas dengan senyuman.


Ayok semua makan dulu nanti diterusin ngobrolnya.


...Kamipun makan malam bersama...kupandangi wajah Mama dan papa secara bergantian....


mereka terlihat santai seperti tidak ada masalah.


...Justru ku lihat adikku yang tak selera makan...apa mungkin adikku takut kalau aku a...


kan bertengkar dengan Mama dan papa .


Selesai makan kami menuju ke ruangan keluarga terkecuali Calista adikku , dia membereskan meja makan dan langsung mencuci piring kotor nya.


Sini nak...Mama menepuk-nepuk sofa disebelah Mama yang kosong.


akupun duduk disamping mama .


apa yang mau Mama omong kan ?.


Mama memberikan cincin kepadaku , dan aku pura-pura tidak tau maksud nama memberikan cincin itu.


lho kok cincinnya ada sama Mama ... ?


tanya ku pura-pura heran.


Berapa bulan yang lalu Rere datang kerumah , karna setelah kepergian mu , yud.


Rera gk pernah datang kerumah apalagi tanya kabarmu .


Namun tiba-tiba dia datang dan langsung menyerahkan cincin itu dan dia berkata kalau dia gk bisa menunggu mu yang tak ada kabar .


Dia bilang kamu gk serius dengan dia dan rere gk mau menunggu sesuatu yang jelas.


Mama sudah berusaha memberikan penjelasan kepada rere...tapi dia tetap gk mau mendengarkan omongan Mama....maaf kan Mama Yudha , Mama gk bisa menyakinkan rere .


Sudahlah yud , tinggalkan dia masih banyak cewek yang lebih baik dari dia.


Mungkin dia hanya memanfaatkan kamu aja yud. cerca abangku tentang rere


Ingin rasanya aku meninju mulut abangku yang sedang menjelek-jelekkan rere.tangan ku mengepal menahan amarah ku.


akan Yudha tanyakan nanti jika sudah ketemu rere langsung.


Dek...Calista...

__ADS_1


aku memanggil adekku Calista...keluar yuk kakak sudah kangen pengin ketemu teman-teman kakak.


tapi kak..." Calista menjawab dengan ragu "


sudah sana ganti baju mu kakak tunggu kamu.


tiba-tiba abangku berkata kalau dia mau menitipkan anaknya ke Calista.


lho kenapa gk kalian bawa sekalian anaknya ?


kenapa harus dititipin dicalista ? kalau dia menangis bagaimana? pertanyaan yang beruntun aku ucapkan


Anakku masih bayi belum biasa kena angin malam...lagipula kami keluarnya hanya sebentar kok...jawab istri bang Edo.


Calista pun sudah biasa menjaga anakku .Abang ku menjelaskan


Abang pikir Calista itu baby sister yang harus ngerawat anak Abang.


sudah deh bang aku mau pergi dengan Calista.


kata ku yang gk mau kalah dengan abangku.


Ayo dek cepet ganti bajunya sekalian kontak motornya dibawa.Calista pun langsung masuk ke kamarnya untuk mengganti pakaiannya.


Aku melirik abangku yang gugup...


Ini kontak motornya...ucap istri bang Edo.


lho kok ada di mb kontak motor nya bukan sama Calista ? tanya ku juga yang pura-pura


tidak tau.


oooh...jawabku.


Sudah dek...yuk berangkat...


ma ,pa , Yudha pergi keluar dulu dengan Calista , assalamualaikum . ucap salam ku sebelum keluar rumah.


Dek kita duduk-duduk di taman kota ya...sambil lihat orang pacaran , haha haha.


aku tertawa menghibur diriku sendiri.


Setelah sampai aku memilih tempat yang sedikit redup karena ada yang ingin aku tanyakan dengan adikku.


Ada yang mau kamu ceritakan sama kakak dek ? .


Jujur sama kakak dek apa yang kamu alami selama kakak tidak ada dirumah.


Kalau setiap malam Minggu Abang selalu menitipkan anaknya padaku hingga pagi .


dan esok hari nya mereka akan bangun siang tanpa peduli dengan keadaan ku.


aku harus menyiapkan sarapan pagi sambil aku menjaga anak bang Edo...


jika aku kesiangan Mama akan marah padaku kak...dan selalu bilang aku anak sial.


Jika hari Minggu aku gk ada istirahat nya semua cucian dan gosokan milik abang dan istrinya semua aku yang mengerjakannya.

__ADS_1


terkadang pas aku sekolah , aku sering ketiduran dikelas karena harus menjaga anak bang Edo.


Mama dan papa tak pernah membelaku kak , bahkan mereka tak segan-segan memukulku jika aku menolak keinginan mereka.


Aku hanya bisa menangis sendiri dan selalu berdoa agar kakak cepat sembuh dan bisa kembali lagi.


Calista menangis di pelukan ku....


menangis lah dek ,jangan ditahan.


Maaf kan kakak ya dek...kakak janji tidak akan meninggalkan kamu lagi.


Kakak akan bawa kamu pergi bersama kakak.


aku menghapus air mata adikku...dan menyakinkan kalau aku tidak akan meninggalkan nya sendiri.


Malam ini kita gk usah pulang ya dek , kita sewa tenda dan tidur disini . mau gk...


Calista mengangguk-angguk kan kepalanya dan tersenyum dan calistapun berkata " Terimakasih kak ,kak Yudha memang yang terbaik "


Liburan kamu tinggal berapa hari lagi dek ?.


kamu siapkan aja semua yang mau kamu bawa , nanti kalau pas rumah sepi kakak bawa koper kamu dan kakak titipin dirumah teman kakak.


kita pamit nanti setelah turun pesawat.tapi


kalau barang yang kamu bawa banyak , nanti kakak rental mobil aja , dek .


liburan ku masih lima hari kak...nanti aku akan beresin pakaianku dan juga bukuku.


aku gk bawa semua baju ku , kak .


papa dan Mama tak pernah tau kalau kakak punya usaha kecil-kecilan.


kakak gk pernah melanjutkan kuliah dek , kakak belajar membuka usaha kecil-kecilan.


Beruntung Oma dan opa memberikan kakak modal tanpa sepengetahuan papa.


dan Alhamdulillah usaha kakak lancar.


Besok kita main kerumah Oma dan opa kakak kangen dah lama gk kesana.


Terus hubungan kakak dengan rere apa tidak bisa diteruskan kak.


kakak tidak mau menyakiti keluarga rere...mencintai seseoarang tak selamanya harus memiliki.


melepaskan rere walaupun itu menyakitkan namun jika itu yang terbaik akan kakak lakukan.


cukup dengan melihat rere bahagia , kakakpun ikut bahagia.


Biarkanlah waktu yang mengobati luka hati kakak...rere sudah cukup menderita.


kakak harus belajar ikhlas menerima semuanya walaupun berat.


sekarang kakak fokus dengan kamu dek , semoga kamu kelak bisa sukses dan jangan dendam dengan papa dan Mama.


tetap semangat ya dek buat sekolah...sekarang kamu penyemangat kakak dek.

__ADS_1


Iya kak , aku janji akan buat kakak bangga dan menunjukkan kemama dan papa kalau aku bukan anak sial.


BERSAMBUNG YA KAKAK


__ADS_2