
ting tong.. ting tong... bel berbunyi
Bik Tina dengan cepat berlari dari dapur ke depan.. "iya sebentar.. teriak nya dari dalam dan segera membuka pintu
"ya ampun Tuan, kenapa mukanya ?
"gak apa - apa bik!"
"gak apa - apa gimana bengkak gitu?" sebentar bibi ambilkan es batu biar di kompres
"bawa ke kamar ya bik!
"iya non!"
"kamu duduk aja, biar aku yg lepas sepatunya.!
"tumben kamu baik? sambil senyum - senyum
kasih menatap Bayu , " kamu jangan salah paham, aku cuma berterimaksih kamu sudah nyelamatin aku, kalau gak, aku gak tau deh apa jadi anya aku.."
"iya lagian kamu sih pakai ngambek segala..!"
"kamu tu..?"
"apa?, kamu cemburu ya..?
"apa an sih gak , aku gak cemburu..
"ngaku aja, gak usah malu...! goda Bayu..
gak aku gak cemburu, ucap kasih sambil mendorong lengan Bayu
"aoouu.. sakit..!
" sakit, di mana , apa yang sakit, kasih keliatan panik," maaf..
"iya gak apa2
"coba liat dulu, buku baju nya !
Bayu pun menurut dia mebuka kemeja nya.
"tu kan memar banget nih, kirain di muka aja yang kena, di lengan nya juga parah banget ini mah..
"aku gak apa- apa?
"gak apa ' apa gimana? tunggu di sini biar ku kompres.
" lama babget sih bik Tina ambil kompresnya" gerutu Kasih
"Sabar...! jawab Bayu
"bik cepatan dong teriak Kasih..!
"iya sebentar non..!
"maaf non es batu nya habis, air es aja nih.."
"iya gak apa - apa bik. Kasihpun mengambil mangkok yang berisi air es dan handuk kecil dan segera mengompres bagian lebam yang ada di tubuh Bayu.
* * * * *
"Kasih sore ini kamu ada acara gak?"
"gak ada sih kenapa?
"aku mau ajak kamu main ke rumah teman aku", ucap bayu hati - hati
"emangnya kamu udh gak sakit lagi
"iya berkat kamu aku udah sembuh
" tapi masih ada sedikit memar di dekat mata kamu itu..!
"gak apa - apa"
"ya udah kalau gitu emang nya mau main ke teman kamu yang mana?"
"Renata..
"Renata" ucap Kasih.., untuk apa?" lanjut nya
__ADS_1
"biar kamu gak salah paham terus.."
"baiklah
"terimakasih ya.."
"iya..!"
"ya udah kalau gitu aku siap siap dulu ya..!"
"ok" jawab Bayu sambil membentuk jari telunjuk dan ibu jari nya membentuk huruf O.
kasih berlalau dari hadapan Bayu sambil tersenyum.
Kasih mengganti baju dengan memakai baju dress simpel, tapi tetap aja terlihat berkelas, dandanan tipis tapi tetap aja terlihat sangat cantik.
Memang dasarnya sudah cantik, pakai apapun pasti cocok.
Diapun mendekati Bayu yang sudah menunggu nya di ruang tamu.
"kamu cantik banget istri ku" bisik Bayu dalam hati nya.
"kamu kenapa senyum - senyum gitu?
"gak apa - apa ayo kita berangkat!" Kasihpun mengikuti langkah Bayu.
* * * * *
Akhirnya Mobil Bayu tiba di rumah Renata , Kasih mengarahkan npandangan nya ke halaman rumah Renata yang tertata dengan rapi, banyak bunga di teras rumah , rumah sederhana Minimalis, tapi kelihatan sangat Indah.
Bayu menekan bell, tidak butuh waktu lama pintupun terbuka , seorang anak perempuan berusia sepuluh tahun mengeluarkan kepalanya, dan langsung berteriak penuh kebahagian
"om Bayu... teriak nya sambil memeluk tubuh Bayu"
"Naya senang banget datang.."
"siapa Nay.." terdengar suara perempuan dari dalam.
"om Bayu bun.."
" Ayo om masuk.. bunda lagi siapin makan malam"
"Sebentar, ucap Bayu
"kenapa om?"
"om datang gak sendiri, om bersama seseorang.."
"siapa om?
"sebentar ya.., Bayupun kembali ke teras dan mengajak Kasih masuk ke dalam
Kasih tersenyum ramah melihat Naya dia kemudian mengulurkan tangan nya
"hallo cantik... nama tante kasih, kalau kamu siapa?
"Naya terdiam di pandangi nya wajah Kasih beberapa saat, entah apa yg di pikirkan nya
tapi terlihat di raut wajah nya ada guratan kesedihan.
"Naya.. salim dong tantenya, Renata keluar
"gak.. Naya gak mau, diapun masuk ke kamar.
"maaf kan Naya ya.."
"iya gak apa - apa koq oh ya Saya Kasih.. kasih kembali mengulurkan tangan nya, Renata pun dengan cepat menyalami Kasih
"Kasih.." ucap kasih
"oh iya saya Renata " jawab nya sambil tersenyum ramah.
"silahkn duduk..!"
"iya."
Renata melihat Naya di kamar nya.
"Naya sayang.. kamu kenapa?
"aku gak suka om ajak orang ke sini, aku kan jadi gak bisa main sama om Bayu.."
__ADS_1
"Naya kamu gak bokeh seperti itu," bujuk Renata
"kamu tau itu siapa?"
Naya menggeleng..
"itu istrinya Om Bayu, kamu harus baik dan sopan!"
" aku kira om Bayu belum punya istri, aku mau bunda nikah sama om Bayu.."
"Naya bunda gak suka ah ,kamu ngomong seperti itu.
"yuk kita keluar , kita makan malam bersama om Bayu dan tante Kasih
Akhirnya Naya mau juga keluar dan mereka makan malam bersama
"Naya sengaja duduk di samping Bayu dan bundanya, sementara Kasih duduk di depan mereka.
Bayu kelihatan asik banget menikmati makan malam nya sambil bercengkerama dengan Naya. kadang menyuapin Naya. dan saling berbagi makanan.
Kasih berusaha terlihat baik - baik saja , tapi dalam hati kecil nya dia cemburu melihat keakraban Bayu, Naya dan Renata.
"apa aku di ajak ke sini untuk melihat semua ini? betapa mereka seperti keluarga bahagia, batin Kasih sedih.
"ah aku gak boleh punya pikiran seperti ini, kasih cepat - cepat mengalihkan pikiran nya. Diapun meneguk air putih.
"terimaksih ya makan malam nya enak banget"
"aku yang harus terimaksih, karna kamu mau main ke sini, ujar Renata
" Masakan bunda ku memang terenak di seluruh dunia, iyakan om"
"iya .. enak banget Jawab Bayu"
Setelah makan malam Mereka kembali duduk santai di ruang tamu karna Naya belum memperbolehkan mereka pulang.
Kasih terlihat sedang terima telepon dari Teman nya dan menepi di teras, setelah selesai Kasih kembali ingin masuk, tapi tiba - tiba langkah nya terhenti karna tidak sengaja dia mendengar pembicaraan Bayu dan Renata.
"Bayu ini aku butin minuman kesukaan kita dulu"
"Ah..kamu Ren masih ingat aja..!"
"aku gak akan pernah lupa Bay.. apa yang kamu suka dan gak suka"
mereka berdua tertawa mengenang masa lalu mereka..
" maksih ya Ren..
"eh Bay..kamu..ingat gak.. kita..
"ehem... kata kasih dia sengaja membuat mereka berdua terdiam, Renata pun tidak jadi melanjutkan kalimat nya.
" pulang yuk..!
"oh iya Ren, Naya om pulang dulu ya..!
"iya om makasih ya.. nanti datang lagi ya om..l
"iya Naya.. pasti om akan sering - dering datang ke sini.
Bayu dan kasih pun meninggalkan Rumah Renata.
"kamu masih cinta sama Dia ?"
"kamu ngomong apa kasih.. ya enggaklah...!"
"kalau kamu masih cinta sama dia ,gak apa - apa lagi, kamu tinggal ceraikan aku selesai kan, kamu bisa bersama dia lagi.
"buka itu yang aku mau.."
"terus kamu mau nya apa?
"udah ah kita ngomongin yang lain aja., kita mau langsung pulang atau kemana?"
"pulang aja aku capek"
Kasih membaringkan kepalanya dan tidak lama diapun tertidur dalam Mobil.
"dasar tukang tidur " bisik Bayu pelan sambil tersenyum ke arah Kasih.
Bersambung...
__ADS_1