Cintai Aku Kasih

Cintai Aku Kasih
Tujuhbelas


__ADS_3

Setelah Bayu dan Kasih pulang, Renata terlihat duduk di samping anak nya yang sudah tertidur dengan pulas.


Dia merasakan Cemburu terhadap Kasih


" kalau tidak ada Kasih mungkin aku bisa kembali bersama Bayu " Batin Renata.


Renata tiba- tiba punya pikiran jahat terhadap Kasih.


"aku yakin kalau Bayu masih mencintaiku " ,gumam nya kemudian.


"lagi pula Bayu juga tidak bahagia dengan pernikahan nya bersama Kasih"


"Mulai sekarang aku harus bisa mengambil hati Bayu kembali" katanya sambil membaringkan dirinya di samping Naya anak nya. Enatah apa yang di pikiran nya matanya menatap langit - langit kamar nya dengan tatapan yg sulit untuk di tebak.


Setiba nya di Rumah Kasih langsung masuk kamar dan membaringkan dirinya di tempat tidur


"kamu kenapa?


"capek hati.."


"koq bisa..?


"dasar gak peka?


"apa kamu bilang aku gak peka?" bayu mendekati kasih dan duduk di samping kasih yang sedang berbaring


Kasih pun langsung duduk dan menatap lekat Bayu. "enak ya tadi ada yang bernostalgila eh salah Nostalgia"


"Bayu terkekeh mendengar Kasih ngomong seperti itu" Kamu marah !"


" gak aku cuma merasa gak di anggap aja".


"kamu jujur aja deh kalau masih cinta sama dia, gak apa- apa, kamu bisa balikan sama dia,


"Kamu serius?"


"iya aku serius asalkan kamu jujur, gak sembunyi - sembunyi ketemu dia di belakang aku, aku mengerti cinta pertama memang tidak bisa di lupukan.


Bayu terdiam mendengar ucapan Kasih, dia jadi berpikir keras, hati nya kini terbagi menjadi dua.


Bayu memang masih mencintai Renata yang merupakan cinta pertamanya.


Tapi dia juga menyadari kalau dia juga mencintai Kasih yang sudah hampir setahun hidup bersama dalam satu rumah dengan nya. walupun banyak bertengkar nya banyak drama nya.


Bayu bingung, di hadapkan pada dua pilihan memilih antara Renata atau Kasih yg kedua - duanya sama2 berarti dalam hidupnya.


* * * * *


Bayu terkejut melihat Kasih turun dari tangga lantai dua dengan membawa koper.


"Kamu mau kemana?" tanya Bayu dengan raut muka bingung


" aku mau ke rumah orang tua ku, udah lama juga aku gak kesana .


"kalu begitu biar aku antar ya!


"gak usah aku bisa sendiri, kamu juga kan banyak kerjaan."


"kamu yakin"


Kasih mengangguk sambil senyum mengiyakan


"kamu hati - hati ya jangan lupa kalu sudah sampai kasih kabar!


"iya!"

__ADS_1


Kasih mendekati Bayu dia mengukurkan tangan nya ingin bersalaman "aku berangkat dulu ya..!


Ponsel Bayu berdering belum sempat Bayu menjabat tangan Kasih " sebentar ya ucap nya


Kasih menarik kembali tangan nya Terlihat Bayu menerima telpon dari seseorang, karna cukup lama kasih berdiri menunggngu Bayu, tapi Bayu masih asik mengobrol lewat telpon, Kasih pun membalikan badan nya dan melangkah menuju Mobil nya..


Bayu tidak menyadari kalau kasih sudah pergi


"iya sampai jumpa nanti sore aku kerumah ya pulang dari kantor bye.. katanya sambil mengakhiri panggilan telpon nya


Bayu membalikn Badan nya " Kasih maaf ya menunggu lama guman nya, tapi yang di ajak ngomong sudah tidak ada.


Bayupun menarik nafas panjang dan diapun masuk Mobil nya dan berangkat menuju kantornya.


Kepergian Kasih ke rumah orang tua nya,membuat Bayu merasa ada yang kurang dalam dia menjalani hari ini. Dia merasa ada sesuatu yang hilang.


Sore itu Bayu pulang kantor tapi dia tidak langsung pulang ,dia sudah ada janji sama Renata. Diapun langsung pergi menuju rumah Renata.


Di rumah nya Renata sudah siap bahkan penampilan nya sekarang berbeda dari biasanya.


rambut nya yang biasa di ikat sekarang di geraikan nya, dan dia juga berdandan pakaian nya pun modis banget.


Renata pakai baju kemeja putih, dadanya di biarkan sedikit terbuka dan pakai rok jens Levis warna biru, di ambil nya tas selempang, dan pakai sepatu kets warna putih.


penpilan nya benar benar membuat Bayu terpukau, ketika Renata membukakan dia pintu


Byu masih terbengong - bengong melihat penampilan Renata


"Hei.." tegur Renata


"eh iya... !


"kamu kenapa?"


"iya ini aku Renata!" jadi jalan gak?"


"iya jadi..ayo..!


"oh ya Naya mana?"


"oh kemaren Naya di bawa sama nenek dan kakek nya ke rumah mereka.


"oh..!


"iya mereka rindu katanya sama Naya, tapi mereka gak mau di ajak tinggal sama aku di sini!"


"Renata penapilan kamu koq gak seperti biasanya?"


"hahahaha.. renata tertawa renyah kenapa gak bagus kah, kamu gak suka..l


" bukan gitu, penampilan kamu ok koq.. aku suka cuma aku belum percaya aja.dengan apa yang ku lihat sekarang..


"Bayu.. aku merubah pempilanku kayak gini karna aku singel parent, aku ada tanggung jawab terhadap Naya. aku mau cari kerja, kalau penampilanan ku seperti biasa paling aku dapat kerja jadi pembantu.


"Bayu tersenyum mendengar Renata berbicara jujur.


"kalau mau kerja kamu kerja aja di perusahaan ku"


"di perusahaan kamu?"


"iya, "


"gak aku gak bisa"


"tapi kenapa?"

__ADS_1


"ada Mas Leo di sana..!


"Renata Leo belum cerita sama kamu?"


"cerita apa?


"dia sudah di pindahkan ke perusahaan cabang di Medan"


"apa?? sejak kapan?


"sudah hampir satu bulan..?"


"Beneran Bayu aku gak tau soal itu, dia benar - benar sudah melupakan Naya Anak nya.


" Mungkin dia sibuk.."


"jadi gimana mau gak?


"baiklah kalau begitu aku mau"


Bayu menghentikan mobil nya di sebuah Mall, setelah memarkirkan Mobilnya, Mereka pun memasuki Mall itu, Bayu berjalan menuju boutique


"kamu mau beli baju Bay?


"bukan aku tapi kamu, besok kan kamu mulai kerja di kantoran Kamu belum ada baju kerja kan?


"tapi Bay..? "


"udh pilih aja biar aku yang bayar, pakai ini, Bayu memberikan Renata kartu kredit nya ini gak ada batas nya pakai aja"


"Renatapun memerimanya dia seperti mendapat durian runtuh, Renata pun mulai memilih baju, tas dan sepatu.


Bayu membatu Renata membawa barang belanjaan nya sebagian


sebagian lagi di bantu pelayan boutique membawa barang belanjaan ke Mobil karna Bayu gak bisa bawa sendiri.


Setelah itu merekapun pergi ke sebuah Restaourant untuk makan malam.


Setelah makan Bayu pun mengantarkan Renata pulang karna Jam sudh menunjukan jam Sebelas malam.


Bayupun membawa kan barang belanjaan Renata ke dalam


"aku langsung pulang ya Ren!"


"gak mau ngopi dulu?"


"sudah larut lain kali saja ya.."


"iya deh..!


"sampai jumpa besok di kantor, jangan telat datang nya.


"baik Bos.."


Bayu tersenyum mendengar Renata memanggilnya dengan sebutan Bos.


"Ren.. gak usah panggil bos ah.. pangil nama aja seperti biasa"


" hahaha.. iya deh.. hati - hati di jalan"


"iya .. Bayu pun meninggalkan Renata , tinggal Renata aja yang sibuk membongkar barang - barang belanjaan nya tadi.


Renata pun sibuk memilih baju mana yang akan di pakai nya besok.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2