
Hari ini Kasih Memasak di dapur, sudah lama sekali rasanya Kasih tidak melakukan nya semejak dia menjadi Istri Bayu. Dan hari ini entah kenapa dia ingin memasak makanan kesukaan nya...
ting tong... terdengar suara bell rumah berbunyi..
"siapa yang datang ?" pikir Kasih.. Gak mungkin Bayu ini kan baru jam 11 .
Bik Tina langsung berlari ke arah pintu
"eh Tuan .. Nyonya.. silahkan masuk..!" Tanpa basa basi kedua orng Itu pun masuk..
"siapa bik? kata kasih tanpa mengalihkan pandangan nya sambil mengaduk masakan nya yang masih di atas kompor
"sedang apa kamu kasih ?"
Kasih terkejut mendengar suara yang tidak asing di telinganya.. dan dengan cepat kasih membalikan badanya
"mama....teriak kasih dan langsung menyalami perempuan paruh baya yang di panggil nya Mama. Dia Adalah Nyonya hartawan pemilik Rumah besar itu. Dia adalah mama nya Bayu
Bergantian kasih memyalami Tuan hartawan.
Orang tua Bayu tinggal di Bandung dan Dan setiapa beberapa minggu sekali mereka akan datang untuk mengunjungi Anak mereka.
Walaupun kasih tidak mencintai bayu, tapi orang tua Bayu sama sekali tidak tau kalau anak menantunya itu tidak akur.
setiap orang tua nya berkunjung Kasih dan Bayu pura - pura bersikap baik dan bahkan romantis. Dan Orng tua Bayu sangat baik terhadap kasih, mereka sudah menganggap kasih adalah putrinya sendiri.
"kenapa datang nya gak bilang dulu ma, pa?
"kami sengaja gak bilang, kemarin kami cuma bilang sama bibik.." kata bibik kamu sakit? sakit apa kamu?
"cuma sakit maag aja koq ma..!
"kamu itu harus jaga kesehatan !"
"koq bisa kamu kena maag ? sambung pak hartawan
"Kasih tersenyum hambar..saya sering melewatkan sarapan pa,
"Bayu itu harus kamu kasi tau ma kata pak hartawan kemudian ke pada istrinya.
"Harus nya dia selalu mengingatkan kasih."
"iya pa.. nanti saya akan kasi tau Bayu."
"bukan salah mas Bayu pa , ma.. aku nya sering lupa.
"bik tina.. panggil Kasih makan siang nya udh di siapkan".
"sudah bu..!"
"ma pa kita makn siang dulu udh jam 12 siang juga nih..,
Mereka pun Makan siang bersama , dengan penuh kegembiraan.
* * * * *
Sore itu Kasih dan bersama mertuanya duduk santai di ruang keluarga.. sambil berbincang - bincang. sekitar jam 5 sore terdengar suara mobil Bayu , Kasih pun berlari membuka pintu dan memyambut Bayu dengan Manis
" sini mas ku bawakan tas nya!" kata kasih sambil meraih tas yang ada di tangan Bayu
Bayu sedikit mengkerut kan kening nya , "kamu kenapa?"
"udh sini.. kata kasih "tu ada papa mama kamu di dalam.
__ADS_1
Bayupun menarik napas panjang sambil mengikuti langkah Kasih.
" mama.. papa.. jam berapa kalian datang? koq gak ada yang bilang sih..
"kami sengaja Bayu mau bikin kejutan.." hehe
"ah..papa " Bayupun memeluk kedua orang tuan nya bergantian.
Bayu segera naik ke lantai dua untuk segera mandi dan kemudian bergabung lagi dengan Kasih dan kedua orang tua nya di ruang keluarga.
Bayu duduk di samping Kasih..dan Kasih tersenyum manis melihat kedatangan Bayu.
"Bayu... "
"iya ma"
"kenapa Kasih bisa jatuh pingsan di tempat kerjanya?"
"ini ma kasih tiap pagi selalu menolak di ajak sarapan."
"kamu sebagai suami harus bisa dong..jagain Kasih.
" benar apa yg di bilang mas Bayu ma, jangan salahkan Mas Bayu"
"tukan ma.. kasih Si emang bandel, susah di bilangin.
"Bayu... panggil papa tidak boleh berbicara seperti itu.
"oh ya kapan kalian kasi kami cucu..?"
Bayu Dan Kasih saling Melihat satu sama lain, dan tersenyum..
"nanti saja pa..kami masih mau berduan, kata Bayu sambil mersih tangan Kasih, menghilangkan rasa gugup Nya."iya kan sayang.. ?"
"iya pa ma.. kata kasih singkat.
" iya..iya..kami pasti kasi cucu buat mama dan papa.
Kasih langsung melihat ke arah Bayu dengan tatapan aneh.. mendengar Bayu ngomong seperti itu.
" kami tunggu kabar bahagianya..sambung Papa.
"Tuan Nyonya..makan malam nya sudah siap " kata bik tina.
"iya bik.."
"mama papa kita makan malam dulu , ayo sayang kata kasih Sambil, meraih tangan Bayu
Mereka pun melanjutkan percakapan mereka di meja makan . sesekali terdengar tawa mereka. Seperti keluarga yang sangat harmonis.
"oh ya pa.. kalian lama kan di sini..?"
"Besok kami sudah mau pulang..!"
"cepat sekali kalian mau puang?"
"kami tidak mau mengganggu kalian, "
"Ngomong apa sih ma.. kami sangat senang kalau kalian di sini..!"
"iya rumah sepi sekali , kalau ada mama sama papa kayak gini ramai jadinya.
"makanya cepat kasi mama cucu biar ramai..iyakan pa " kata nyonya hartawan sambil melihat ke arah suaminya.
__ADS_1
"iya betul apa yang di bilang mama kamu Bayu..!"
"ah...ke situ lagi arah nya.."
"hahahah..." mama dan papa tertawa bersamaan.
"ayo Kasih tambah lagi.. !"
"gak ma..sudah cukup..!"
"ma..kasih permisi dulu ke kamar ya..
"iya sayang...istirahat saja..kamu belum pulih benar..
Kasih tersenyum sambil berlalu ke kamar nya.
Sampai di kamar kasih duduk di atas tempat tidur sambil meemluk bantal.
"kamu kenapa ?" Sapa Bayu datar
kasih terperangah melihat Bayu muncul begitu saja di hadapan nya sambil menatap Bayu tajam
" kamu kenapa ,beri harapan ke mama papa kamu ?"
"maksud nya?"
"jangan pura- pura deh..kamu janji akan segera kasi cucu apa maksud kamu?"
"Kasih..tenang dulu..!"
"tenang kamu bilang...!?"
"kenapa tadi kamu gak bilang aja kalau kamu mandul kek apa kek..?
"Astaga Kasih..!" tega kamu ya..
"kamu yang tega sama aku..!"
"awas kalau kamu berani macam - macam sama aku..!"
"kalau aku mau macam - macam sama kamu sudah dari dulu aku lakukan..!"
" malam ini kamu tidur di sova..!"
"apa..? tudur di sova..? ulang Bayu tidak percaya dengan apa yang di dengar nya barusan.
"kamu tidur di sova.!" ulang Kasih..
"ini kamar ku.. kalau ada yang harus tidur di sova itu kamu, bukan aku..!"
kasih terdiam mendengar ucapan Bayu.
"oke.. aku akan tidur di sova dari pada aku harus tidur dekat kamu..!"
"kasih.. selama enam bulan kita nikah dan kita tidur berdua di sini apa aku pernah mau berbuat sesuatu sama kamu, gak kan?
"iya enggak sih.. tapi aku gak mau lagi tidur dekat kamu mulai malm ini titik.
Bayu menatap kasih lekat
"Oke kalau itu mau kamu..!"
Bayu membaringkan badan nya ke tempat tidur sementara Kasih.. masih menatap Bayu penuh amarah.
__ADS_1
"dasar laki - laki harus nya dia yang tidur di sova umpat Kasih dalam hati. Kenapa Aku harus menikah dengan laki - laki yang tidak aku cintai , geram Kasih.
Bersambung...