cintaku untuk si kembar

cintaku untuk si kembar
titik terang


__ADS_3

hari demi hari telah di lewati Raffi mengalami kegundahan yang sangat dalam penyesalannya membuatnya tidak fokus menjalani harinya..


" kenapa gue ga bs lepas dari istri si aldi itu. gue yakinn dia putri tapi ko klo liat langsng itu kayak bukan putri . itu intan . jelas semua orang panggil dia intan " kata Raffi..


drrrrrtttttt drttttt!!!!!


" pak saya sudah menemukan bukti bahwa istri pak aldi sudah meninggal " katanya di sebrang sana.


" apa??" teriak Raffi..


" i..iyaa.. i..yaaa pak. ternyata istri pak aldi yang bernama intan telah meninggal. ".


" lalu skrg yang tinggal bersamanya siapa? "


" saya belum bs pastikan dia siapa pak. tapi yang tertera di bukti saya ibu intan telah meninggal dalam keadaan mengandung."


" tapi makamnya ituu .."


" knapa makamnya hah? " tanya raff berteriak


" makam nya ibu intan sepertinya makam mantan istri bapak "


" apa ? " raffi kaget


langsng mematikan tlpnnya


" skrg aku mengerti semua ini" gumam raffi dlm hati


di kantor !!


" mass ? " tanya intan ke aldi


" iya sayang kenapa? "

__ADS_1


" akhir akhir ini aku merasakan ga enak hati gitu mas. entah kenapa aku takut jika Raffi tau aku yang sebenarnya..


" tidak akan sayang tenang saja. sekalipun Raffi tau kamu mantan istrinya dan anakanaknya masih hidup mas gakan biarkan dia merebut semua yang telah kita bangun " kata aldi dengan landang


intan hanya mengangguk..


tidak disadari oleh intan dan aldi sedari tadi Raffi berdiri di dpn ruangan aldi dengan pintu yang blm sepenuhnya tertutup.


deg deg!!!


" jadi dia putri dan anak anaknya. adalah anakuu, aku akan mengambil hakku kembalii " gumam raffi dan mengepalkan tangan nya . Raffi kembali ke kantor nya sendiri . awalnya dia ingin bertanya kepada aldi dengan baik baik tapi saat mendengar pembicaraan mereka Raffi merasa emosi yang tidak tertahan..


" berlinnnn perempuan itu. dia harus bertanggung jawab atas penderitaanku, putri dan anak anakku " gumam Raffi dalam hati.


kruk krukk


" perutku lapar, aku sebaiknya pergi ke resto untuk makan dulu akan kupikirkan cara lain utk mendpatkan anak anakku" kata Raffi


di resto raffi tidak sengaja bertemu Raffa dan juga Rissa


" loh kalian disini juga " sapa hangat Raffi kepada Raffa dan Rissa yang telah dia tau anak anaknya


" rasanya ingin memeluk kalian tapi ini bukan waktu yang tepat" gumam Raffi dlm hati


" mau makan om masa mau maen tinju " sahut Raffa jutek.


" eh kaka ko bilang gitu sih sm om Raffi temen papa om raffi itu coba lebih dewasaa dari kita. maafin ka Raffa ya om " kata Rissa sabari mencium tangan Raffi


" iya gapapa ko Rissa " kata Raffi


" ngampain mnta maaf ke dia Rissa, kaka ga suka sm laki laki yang suka caper caper ke bunda " sahut Raffa jengkel.


" kakak" teriak kecil Rissa dengan mencubit Raffa.

__ADS_1


" yaudh gapapa ko. kalian mau makan disini mau bareng sm om? gimana klo om trakrit kalian " kata Raffi.


" ga perlu om uang kita yang di kasih ayah cukup malah lebih buat kita makan jajan " kata Raffa ketus


" aduh kaka ini kenapa sih? iya om ayo. rissa mau ko ka raffa juga mau ko iya kan kaaaa " kata rissa sabari menginjak kaki Raffa


" iya deh iya buat Rissa demi Rissa aja kaka mau " kata Raffa ketus sabari menyilangkan tangan di dada.


" Raffa mirip denganku dulu saat bersama ka Raffa, " gumam Raffi dalam hati


" yaudah ayo kita makan " kata Raffa


mereka duduk makan di resto


" kalian mau makan apa? "


" aku mau mie ramen korea pake udang pake telor aja om " kata rissa


" minum nya air putih dan juss jeruk " lanjut rissa lagi


" Raffa ? " tanya Raffi


" mau sama kayak Rissa ? " tanya Raffi lagi


" iya samain aja om, tapi jangan pake udang ya. kan ka Raffa alergi" kata Rissa


" alergi udang ? "


" wah kita sama ya " kata Raffi


" oh iya ? baru kali ini aku sama kayak orang lain om. " kata Raffa datar.


" jutek dinginnya Raffa sama sekali denganku dulu. andai disini ada putri kami akan menjdi keluarga bahagia " kata Raffi dalam hati sambil tersenyum kepada Raffa dan Rissa ..

__ADS_1


__ADS_2