
rumah putri!!
ibu putri sedang duduk menjaga warung kecilnya. putri yang baru selesai masak dan makan langsung menghampiri ibunya.
"ibu sudah makan? " tanya putri
" sudah nak. " jawab ibu putri dengan nada lemas
" terus kenapa ibu lemas gitu? klo sudah makan? " tanya putri khawatir karena dari tadi ibunya seperti melamun memikirkan sesuatu..
" gapapa nak, ibu sedih dan bingung. kamu kan harus bayar semesteran kamu. sekarang kamu udah engga kerja kan nak? udh 3 bulan kamu ga kerja.. hasil warung ini mana cukup untuk bayaran kamu nak. kampus kamu kan kampus mahal dan kamu masuk kesitu karena kepintaran kamu nak. tapi tetap semeter kamu harus bayarkan memang tidak full . tapi bagi kita uang segitu uang besar. maafkan ibu na ibu tidak bisa apa apa. " kata dewi ibu putri yang menahan tangis.
"ibu, ibu gausah sedih. putri kan punya tabungan yang sebelum dulu berenti masih ada ko. memang sih masih kurang tapi putri kan lg ikhtiar cari kerja lg biar bisa bayar kuliah juga. ibu gausah khwatir ya. put baik baik aja. rezeki itu akan ada buat yang berusaha ya bu tenang aja " kata putri memeluk ibunya..ibu nya sangat bersyukur mempunyai anak gadis satu satunya yang mengerti kondisi keluarga dan di tambah putri tidak pernah merepotkan. dikala orang happy happy dengan membuang buang uang. tapi putri bekerja dan membantu ibunya.
"sebelum kuliah putri mau cari kerja lagi bu" kata putri
kebetulan ada lowongan di salah satu cafe. mudah mudahan keterima bu. soalnya lagi butuh karyawan banyak disana. " kata putri menenangkan ibunya dan meminta doa ibunya.
saat di jalan ia mengingat kejadian saat mulai mengenal raffa. dan karena menolong raffa yang tak sadarkan diri di jalan, membuat nya telat berangkat kerja. bukan hanya itu saja putri pernah merawat raffa di kossan nya karena tiba tiba sakit dan membuat putri d pecat karena tidak masuk berturut turut.
" tapi gue ga menyesal menyelamatkan ka raffa karena itu kewajiban sesama. walaupun gue akhirnya harus berenti dan nyari kerja sekarang. karena duit gue gakan cukup buat bulan ini. ditambah mau semester akhir. semangattt " kata putri dengan semangat sambil mencium cincin yang selalu bersamanya. pemberian raffa.
putri tidak menyadari saat di perjalanan ada 2 mata yang memperhatikan nya dan itu adalah raffi..
raffi mendengar semua yang dikatakan putri. raffi terus mengikuti putri dengan penasaran dan berfikir putri akan melamar kerja. dia akan membantu putri. karena dia telah banyak membantu kknya.
dicaffe !!!
putri melamar kerja di caffe yang sedang di tujunya. raffi memperhatikan dan langsung masuk ke caffe dengan menggunakan kecamata dan tidak memperlihatkan wajah ke putri. putri yang duduk tidak memperhatikan apapun tidak sadar bahwa raffi masuk ke cafe dan menemui manager cafe . manager cafe yang tau bahwa yang menemuinya adalah konglomerat kaya raya langsung memberi hormat.
__ADS_1
M : bapak raffi aditya pratama. ada yang bisa saya bantu? sabari menundukan kepala.
R : ya . tolong kamu terima orang yang akan melamar kerja atas nama ini dan ini fhotonya. saya akan membantu anda agar cafe kecil ini tambah maju dan sama dengan cafe cafe terkenal lainnya. " perintah raffi dengan memberikan fhoto dan nama putri di belakangnya .
m : baik pak. ada lagi pak?
r : tidak . perlakukan dia dengan baik. karena dia adalah calon mantu di keluarga pratama jadi kamu hati hati sama dia. kamu tau kan keluarga pratama ?
m : baik pak .
raffi hanya tersenyum memakai kecamata hitamnya dan langsung beranjak pergi dari cafe itu. manager tidak menyangka bahwa calon mantu pratama akan melamar kerja di tempat cafe nya yang kecil. di janjikan dengan janji janji manis. manager memanggil putri dan menerima nya menjadi karyawan di caffenya. putri ditempatkan di kasir .putri tidak diperbolehkan bekerja dengan berat oleh manager itu.
" kamu besok kerja langsung disini ya " kata manager itu. " baik pak terimakasih" sahut putri sebari bersalaman dengan manager tsb.
saat menuju ke kampus. putri sempat dibuat heran karena biasanya kalau yang kerja itu pasti di buat pertanyaan yang sulit dan diuji itu ini. tapi ini manager liat berkas dan langsung menerimanya.
" aneh. tapi yaudah lah rezekikuu. ibu pasti seneng " senyum putri sendiri.
raffi " bagus klo dia udah kerja.." menutup pintu kaca mobil dan kembali ke rutinitasnya dikantor.
putri kemudian memesan ojol untuk pergi kekampus
dikampuss !!
semua mahasiswa mahasiswi telah berkumpul di kelas masing masing begitu juga dengan putri yang telah sampai di kampus dengan menggunakan ojol andalanya. tiba tiba putri di panggil ke ruangan TU. putri tau apa yang akan di bicarakan.
dosen : " putri kapan kamu akan melunasi semesteran ini? kalau seperti ini. kamu tidak bisa ikut ujian semeter "
putri : " pak saya gajian nya bulan depan karena saya baru bekerja. "
__ADS_1
dosen : " engga ada alesan putri. masa kami harus nunggu kamu gajian terus mahasiswa yang lain gimana? "
saat raffa sedang berjalan melewati kantor TU. raffa tak sengaja mendengar pembicaraan mereka dan raffa langsung menghampiri mereka.
raffa : " bu, karena semesteran akan diadakan dengan segera. saya yang akan bayar ujian semester putri" ucap raffa yang membuat putri dan bu dosen itu kaget.
putri : " tapi pak " raffa memotong ucapan putri dan meneruskan kata katanya " saya kan punya hutang sama kamu. jadi saya bayar pake bayar semesteran. kamu banyak menolong saya saat saya sakit kemarin jadi saya harus menolong kamu ya. " sahut raffa dengan nada lembut. putri hanya mengagguk dan berterimakasih ke raffa. dosen cantik itu bingung melihat raffa dan putri seolah tatapan mereka bukan sekedar dosen dan mahasiswa. tp dia tidak peduli. yang utama putri telah melunasi semestrannya.
"makasih pak " kata putri sambil berjalan menuju kelas." sama sama sayang" jawab raffa . yang membuat putri meleleh dan pipinya menjdi warna tomat. mahasiswa memperhatikan dari jauh antara dosen dan temannya.
" mereka menggunakan cincin yang sama" kata salah seorang mahasiwa . " apa mereka ada hubungan " kata yang lain lagi. " ga rela gue klo si cwe itu sama pak raffa yang gantengnya gakuat "
karena hari ini mereka baru memakai cincin sama. awalnya putri merasa canggung memakai cincin itu karena takut ketahuan orang. ia hanya memakai dan menyimpannya di sakunya . tapi akhirnya putri terus memakai cincinnya sekarang karena merasa nyaman dan bahagia jika memakai cincin dari raffa.
putri langsung pergi karena salah tingkah. dan menghampiri teman temannya.
" ciyeee yang pacaran " ledek risda.
" iya lupa sama kita kita dianggap apa nih" sahut rani.
" sttttt jangan pada berisik. aku tuh gamau orang orang denger . " jawab putri
"kenapa sih put kamu gamau terbuka soal hubungan kamu sm pak raffa orang dia ganteng keren cool tinggi putih ramah aduhh gemess dehh" kata rani sabari memegang kedua pipinya dengan centil gayanya.
" ehh itu pak dosen pacar aku. " kata putri.
" iya tauuuu jawab dulu pertanyaanku" kata rani.
" iya kan aku gamau Ran klo pada tau. takutnya mereka ngira aku ini apa gitu. terus nanti penggemar nya pak raffa bisa abis abisan bully aku."
__ADS_1
" iya sih" kata rani dan risda menjawab.