cintaku untuk si kembar

cintaku untuk si kembar
dia bukan raffa


__ADS_3

pagi ini raffi datang ke rumah putri perintah dari kakanya,untuk mengenal kekasih kakanya itu. mereka banyak berbincang. tidak lupa putri menyuguhkan minuman kopi hitam pahit kesukaan raffa. Saat raffi meminumnya tiba2 raffi mengeluarkan lagi kopi dalam mulutnya karena merasa kepahitan. raffi yang mencoba menjadi kakanya menjadi ramah manis dan tersenyum selalu kepada putri. tiba tiba lupa dan berkata " kopi nya pahit banget. kamu ga bisa bikin manis dikit gitu? ga enak tau" dengan nada tinggi raffi.


putri bengong dan kaget.


" kaka aneh banget sih. kenapa harus marah? bukannya kesukaan kaka. terus tumben nada nya gitu ke aku? " jawab putri. raffi yang kebingungan dan kelupaan bahwa dia menyamar sebagai kakanya mencari akal. dia memang berbeda jauh sifatnya dengan raffa.


"maaf de. kaka lagi pusing mikirin kerjaan di kantor perusahaan bikin pusing" ceplos lagi raffi.


" sejak kapan kk kerja diperusahaan kantoran? kan kk cuman dosen? " tanya putri dengan wajah bingung.


" gue salah lagi ngomong. " kata raffi dlam hatinya. padahal kakanya sudah menjelaskan dengan rinci bagaimana kehidupannya selama ini. hanya raffi lupa lupa ingat karena memang dirinya bkn raffa tpi raffi.


" maaf de kk ga bilang sama kamu. kk ngelamar kerja di perusahaan dan perusahaan itu nerima kk kerja disana. makanya kk bakal jarang ke kampus. paling kalo penting penting banget . kaka udah ga ngajar udh kaka serahin ke dosen lain. lagian kan udh mau semesteran juga hari ini " kata raffi mencoba membuat putri percaya.


"ohiya bagus ka klo gitu . aku sih dukung dukung aja. dimana kaka kerja yang penting nyaman bermanfaat dan halal . " jawab putri. raffi tersenyum dan memegang hidung putri dengan gemas. putri baru menyadari dia tidak melihat cincin yang mereka punya sama itu.


" ka. cincin nya mana? " sambil melihat tangan raffi.


" cincin apa sih? " kata raffi dengan polos.


" inii yang samaan kayak aku. kan kk yang kasih juga cincin ini" kata putri sambil memperlihatkan cincin yang ada di jari manisnya.


raffi gugup. kakanya memang bercerita tentang cincin itu tapi raffi dan raffa lupa memakaikan cincin raffa di raffi.


putri dibuat bingung dengan kegugupan raffi.


" kaka hey " teriak putri.


" ehh iyaa . maaf de kk ga pake soalnya kk tadi mandi trs kk simpen lupa ga d pake lagi. " alasan raffi


" tumben " gumam putri yang masih terdngar raffi.


" maaf ya de, jangan marah" kata raffi mencoba membuat putri nyaman dan percaya.


" iya gpp ko ka. lagian masa karna cincin aku marah. cuman tumben aja kk ga pake. karena kk slalu bilang cincin yang kita pakai adalah sejarah dan gakan di lepas. " sahut putri


" maaf yaa " memohon raffi ke putri. putri mengangguk dan tersenyum. tidak lama setelah itu raffi dan putri berpamitan ke ibu untuk pergi ke kampus..

__ADS_1


diperjalalanan!!


" ka udh stop " kata putri


" kenapa? kan kita mau ke kampus de" kata raffi bingung.


" kaka gimana sih klo ke kampus aku berenti disini aja. aku ga enak sm mahasiswa lainnya kan biasanya gt." jwab putri.


" oh iya udh klo gitu" senyum raffi .


akhirnya putri turun di tengah jalan yang tidak jauh dari kampus. karena setiap mereka barengan ke kampus putri akan turun ditengah jalan karena merasa tidak enak dengan dosen dan mahasiswa lainnya.


"cewe aneh" kata raffi.


dikampus!!!


raffi sampai dengan menggunakan mobil milik raffa.. dia turun dan menuju ruang dosen. seperti biasa mahasiwa berteriak dan memuji ketampanan dosen kece badai itu. tapi semua mahasiswa dibuat heran dengan dosennya kali ini. dosennya kali ini sama sekali tidak mengeluarkan senyum manis nya yang selalu membuat mahasiswi wanita meleleh. mungkin semua orang tau tentang kekayaan keluarga aditya pratama.anaknya yang terkenal hanya raffi pewaris tunggal dan tidak ada yang tau tentang raffi yang memiliki kembaran. karena raffa tidak mau terkenal karena kekayaannya. raffi pun jarang orang tau wajahnya hanya nama nya yang orang orang kenal. karena pasalnya raffi selalu menutupin wajahnya dengan kecamata hitamnya dan dengan sapu tangannya.


di ruang dosenn.


karena hari ini ujian semeter terakhir. mahasiswa mahasiswi berkumpul dan melakukan ujian di kelas masing masing.


sepulang dari kampus putri langsung menuju cafe tempatnya bekerja.


" tumben ka raffa ga hubungin aku. mungkin dia sibuk bekerja di kampus dan perusahaan" kata putri menenangkan diri sendiri..


raffi telah usai dari kampus dan kembali ke kantornya.


saat akan memasuki ruangan. ada seseorang yang telah menunggu raffi. saat seseorang itu menoleh ke arah raffi..


" berlin" kata raffi ..


" hai sayang " jawab berlin.


berlin dan raffi masuk ke ruangan raffi.


" ngapain kamu kesini" kata raffi dengan nada tinggi dan cuek..

__ADS_1


" ketemu kamu sayang " kata berlin merayu raffi.


" berlin cukup ya. lo sama gue udh gada apa apa sejak bertahun tahun. lo sendiri yang akhirin hubungan kita dan lo milih laki laki ga jelas itu dari pada gue. lo mau gue karena uang gue aja iya kan" teriak raffi ke berlin.


" raffi sayang. udah yaa itu kan masa lalu. mari kita perbaiki semuanya kembali yaa" kata berlin merayu raffi.


" berlin cukup yaa. inget ga lo. dulu gue percaya sama lo abis-abisan smpe kartu kartu keuangan gue lo yang pegang. tapi lo malah pake duit itu sama laki yang gue kenal . temen gue sendiri. gue ga bs percaya lagi smaa cewe kayak lo. lo nguras duit gue . " nada raffi semakin tinggi dan marah lalu memanggil para scur untuk mengusir berlin keluar kantornya.


" kamu ga bisa gini sama aku raffi. aku mnta maaf aku akan terus datangin kamu. aku tau kamu masih sayang sm aku" teriak berlin sabari disered keluar oleh para scurity.


di tempat lain putri yang istirahat di perkerjaanya.mencoba menghubungi raffi yang dikiranya raffa. karena sejak pulang kampus raffa tidak menghubunginya.


" hallo ka, " kata putri yang telah tersambung ke raffi.


" iya de" dengan nada yang terdengar baru saja marah.


" kk kenapa? ko kayak kesel gitu."


" gapapa de ada orang gila tadi ke kantor" kata raffi dengan kesal.


" orang gila bisa ke kantor? " dalam hati putri.


" yaudh ka sabar ya. aku gatau sih maksd kaka apa. tapi yang jelas kk tahan emosi ya jangan marah marah selesaikan dengan kepala dingin. ga bagus nanti cepet tua" kata putri sabari meledek..


" de kamu nenangin atau ngeledek sih" ketus raffi


" hehe maaf. abisnya aku baru dnger kk marah. selama ini kk ga pernah marah. " kata putri.


"yaudah kk lanjut kerja lagi ya" kata raffi


" yaudh jangan emosi lagi ya. ga baik buat kesehatan kk" kataputri buat nenangin raffi.


saat panggilan tertutup. entah kenapa setelah mendengar suara putri. raffi merasa tenang.


dia bekerja lagi seperti biasa dan tenang.


" putri" gumam raffi sabari tersenyum sendiri

__ADS_1


__ADS_2