
Pukul 20.00 malam, di dalam salah satu bilik kamar rumah pengusaha terkenal Ardhan Wangsatrya.
21 April 2070
1 jam : 59 menit : 03 detik
Menuju Fenomena error
************************************************
Kebutuhan perut sudah terpenuhi, drifters sudah dia pasang di kepala dengan posisi tubuh berbaring di atas kasur dan bantal empuk isi bulu angsa, Eiden Wangsatrya siap meluncur ke dunia virtual clan online.
"Start-Up." Seruan ikonik, sebuah mantra wajib bagi para petualang.
Melewati lorong-lorong digital, menyelam jauh ke alam bawah sadar.
Tubuh avatar Eiden dibawa menembus gumpalan awan malam, turun ke daratan Aingaard.
Note:
Sebelum fenomena tak bisa Log-out, waktu selaras dengan dunia nyata. Contoh: Saat ini Eiden Log-in pada jam 20.00 malam, suasana di clan online pun turut menyesuaikan waktu dunia nyata.
"Drap!"
Eiden menginjakan kaki di pusat zona netral di ibu kota kerajaan Fun union, yaitu kota Easter.
Miliaran cahaya yang mirip bintang jatuh menghiasi langit-langit malam kota easter sebagai tanda kalau user lain juga ikut turun. Proses pendaratanya memang terinspirasi dari game bertema Battle-Royal, tujuannya agar membangkitkan adrelenalin dalam diri para user.
Negeri seribu bintang, nama lain kota Easter memanglah bukan isapan jempol. Lentera bermacam-macam warna menerangi tiap sudut kota, pasar malam (salah satu Event game), NPC, dan User membaur melengkapi hiruk-pikuk kemeriahan.
"Ugh' berisik!" Umpat Eiden a.k.a Kaiden berusaha menjauh dari kerumunan orang di kota.
"Ding!" Suara Table hologram, berisi semua info Avatar milik Eiden.
Nick name : Kaiden
Gender : Laki-laki
Level : 25 [Up+]
Title : Petualang Gold
Ras : Manusia
Class : Slayer
Afiliasi : Kerajaan Easter
Clan : belum ada [Terbuka]
Statistik:
Serangan (physical) : 12.100
Daya tahan (Physical dan magical) : 5000
Serangan Magic (Kutukan) : 25.000
Kesehatan (Healty point Regent 10%) : 27.000
Kecepatan (Gerak dan serangan) : 10.200
Kecerdasan : 19.800
Skill:
> Shadow Clone (Lv.5/Max)
Rank: C
Menciptakan dopleganger atau bayangan diri.
> Stealth (Lv.5/Max)
Rank: A
Kemampuan mode senyap atau tidak kasat mata.
> Demon's Aura (Lv.2)
Rank: A
Mem-provokasi target lewat hawa membunuh milik pengguna. Berdampak kelumpuhan sementara, rasa takut, dan sulit bernafas pada musuh.
> Phantom Spear (Lv.3)
Rank: S
Serangan tombak bayangan terkutuk, tak terbatas dapat menembus objek atau benda keras apa pun.
> Hades Flame (Lv.1)
Rank: S
Serangan unsur Api hitam abadi. Tidak padam sebelum membakar habis seluruh tubuh dan jiwa target.
> Shadow Ruin
[Buka Lv.35]
> [Terkunci]
> [Terkunci]
> [Terkunci]
> [Terkunci]
Ultimate/ Special Skill:
> Bringer of Darkness
Rank: S plus
Menjatukan musuh kedalam dimensi kegelapan total dimana musuh yang terjebak tidak bisa melihat sama sekali, disiksa rasa takut serta kegilaan. Pengguna dapat leluasa bergerak untuk membunuh target.
> [Terkunci]
> [Terkunci]
__ADS_1
> [Terkunci]
> [Terkunci]
Inventory-Equipment :
Weapon item/Senjata
> Wind Dagger (Lv.5 Max)
-Rank: Common D
-Efek: Normal
> Fenrir Dagger (Lv.5 Max)
-Rank: Rare B
-Efek: Wind Sharp
Bilah diliputi energi angin berbentuk tajam.
-Skill senjata: Wind Slash
Bentuk lain dari Wind Sharp. dapat dilepas dari jarah jauh.
> Serpent dagger (Lv.5 Max)
-Rank: Rare A
-Efek: bleeding / Luka terus-menerus berdarah.
-Skill senjata: Venomous Blood
Menyuntikan darah berbisa pada tubuh target, menyebabkan lumpuh sesaat atau permanen sesuai intensitas serangan si pengguna.
> Molten dagger (Lv.5 Max)
-Rank: Rare A
-Efek: Burst / Bilah pisau diliputi hawa panas.
-Skill senjata: Scorch blast
Menyebabkan luka bakar parah pada tubuh musuh.
> Dagger pembunuh Keabadian (Lv.3)
-Rank: Legendary S
-Efek: Reap / Penuai jiwa.
-Skill senjata: Soul Eather
Membunuh atau menghisap segala bentuk kehidupan abadi.
-Enchant Item: belum ada (kristal mata dewa)
**********************************************
"Notice : Selamat User Kaiden telah mencapai Level 25, Title Petualang Pringkat Gold pertama!Terimakasih.."
Eiden senyum puas. 90% para User saat ini mempunyai Level rata-rata sekitar 12-15.
"Aku harus menang! Tidak peduli cara apa pun!" Eiden mengepalkan tangan ingat janji pada Theo, mendiang adiknya.
Seorang User wanita mengenakan jubah ditemani seorang pria, begitu antusias berkeliling pasar malam kerajaan Easter, gadis ini terlalu bersemangat sampai dia kurang berhati-hati saat melangkah.
"Ka ... kau!?" Mulanya Astrid hendak meminta maaf, namun mengurungkan niat setelah mengenali siapa Avatar pria yang tidak sengaja dia senggol.
Nick name: Astrid
Gender : Wanita
Level : 11(Up)
Title : Petualang Silver
Ras : Manusia
Class : Hunter
Afiliasi : Kerajaan Easter
Clan : Elder Titan's
"Kaiden, si Cheater!" Randy yang ikut menemani Astrid berkeliling kota, tidak menutupi rasa benci ketika bertemu dengan Eiden.
Nick name: Randy Marvel
Gender : Laki-laki
Level : 13
Title : petualang Silver
Ras : Manusia
Class : Sorcerer
Afiliasi : Kerajaan Easter
Clan : Elder Titan's
"Haah? Anggota Clan Elder Titan's?" Batin Eiden setelah memperhatikan seksama lambang dua buah tangan saling bersalaman warna biru, tersemat dibagian kiri dada dan punggung jubah putih menghias tubuh Randy dan Astrid.
Eiden tau persis sepak terjang Clan Elder Titan's akhir-akhir ini, dibentuk oleh User IGN Boromiere Lv.15 Class: Hunters, Title: petualang Silver.
Meski terhitung baru berdiri, tapi Clan ini telah berhasil menaklukan banyak Dungeon dan Quest Rank D. Elder Titan's menempati Leader-Clan's No.1 terkuat dan anggota paling banyak.
Level Astrid dan Randy mengalami peningkatan pesat sejak terakhir kali bertemu Eiden, adalah bukti nyata dari keberhasilan Elder Titan's mengembangkan potensi setiap anggota. Bukan tidak mungkin, kedepanya Elder Titan's memperoleh Posisi puncak antar Clan.
Boromiere menjunjung tinggi kebenaran, sebagai ketua dia tidak segan-segan untuk menghukum anggota yang bersikap arogan dan gemar menindas User lain.
***
Ketiga User ini, terlibat perdebatan sengit sampai saat si wanita memutuskan untuk mengakhiri.
"Sudah cukup! Sekarang enyah 'kau!" Astrid menghardik Eiden a.k.a Kaiden, dia tidak mau terlibat pertengkaran lebih jauh lagi.
"Dasar Ampas!" Ketus Eiden sambil tertawa geli, menilai sikap Astrid dan Randy begitu tinggi hati oleh sebab sudah menjadi anggota Clan terkuat.
Astrid masih terlihat kesal, tapi tak bisa berbuat banyak karna aturan Clan. Kaiden a.k.a Eiden segera pergi meninggalkan mereka berdua.
__ADS_1
Lagi pula jika Eiden ingin, bukan hanya Astrid dan Randy saja, tapi seluruh User dan Clan bisa dia kalahkan semudah menjentikan jari.
Eiden berniat menjauh dari Zona Netral guna berburu Monster tipe Creep disekitar hutan. Sebelum notifikasi pesan beranda menghentikan Langkah kakinya.
"In ... ini!?" Eiden terkejut setelah membaca isi pesan masuk barusan.
************************************************
Beberapa menit lalu.
Astrid dan Randy kembali melanjutkan berkeliling pasar malam, tapi kali ini berbeda. Astrid masih kurang puas meski sudah mencaci maki Eiden a.k.a Kaiden.
"Ihh, aku benci si Kaiden!"
"Kalau bertemu dia di dunia nyata, awas saja!"
"Udah tak Kepret!" Sepanjang jalan Astrid terus mengrutu, setelah menghardik Eiden habis-habisan belumlah cukup untuk meredakan amarahnya.
Randy berjalan disebelah hanya menggelengkan kepala melihat kekesalan Astrid. Suasana pasar malam memang sangat ramai, sebagian User terlena bahkan tak menghiraukan tindak kejahatan tapi lain hal dengan Astrid dan Randy yang tak sengaja mendengar suara teriakan dari dalam lorong dekat bangunan sudut kota.
"Kebetulan! Aku memang belum puas mengomel!" Sambil mengepalkan kedua tangan, Astrid tersenyum sinis setelah mendapat sasaran untuk melampiaskan rasa jengkel di hati.
Mereka bergegas menuju sumber suara barusan yang turut di dengar oleh User lain, namun semua bersikap acuh dan sibuk mengurus kepentingan diri masing-masing.
***
Dalam Lorong sempit sudut kota, tiga orang User pria dua di antaranya Class Hunters level. 6, dan level.10 ras manusia. Sementara satu lagi dari ras Elf kira-kira Level. 5 Class Ranger, anggota Clan Death Reaper's sedang memalak User wanita.
"Hei! Cepat berikan Battle-point mu padaku!"
Bentak seorang pria, ras manusia meng-intimidasi calon korban yang sudah terpojok ke arah dinding lorong.
"Kalau saja kita diluar Zona Netral, kau pasti sudah kubunuh!" Lanjut pria itu, mengancam si wanita.
Clan Death Reaper's memang cukup terkenal tapi bukan dalam segi prestasi. Melaikan prilaku buruk seluruh anggotanya yang hobi merampas barang milik User pemula.
Neutral Zone System melarang adanya pertarungan dan setiap User akan dijatuhi pengurangan nilai apabila melanggar aturan.
Tapi, hukuman tidak berlaku jika seseorang menyerahkan Equiment atau barang tertentu miliknya secara sukarela, System hanya me-respon itu sebagai tindakan saling berbagi antar sesama User.
Celah ini dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu demi kepentingan pribadi. Ambil saja contoh skala kecilnya yaitu kegiatan anggota Clan Death Reaper's. Banyak User pemula melayangkan keluh-kesah ke laman Developer service, salah satu fitur pelayanan konsumen di game.
Jawaban dari pihak pengembang pun tidak cukup memuaskan, sebab game Clan online memang masih seumur jagung tentu saja peng-optimalan Patch atau Versi keamanan berkembang secara bertahap.
Meskipun aksi perampasan barang User pemula oleh anggota Death Reaper's marak terjadi, tapi tidak sedikitpun mempengaruhi minat masyarakat untuk bermain Clan-online.
***
"Ja ... jangan Tuan!" User pemula begitu takut item berharga dirampas oleh pria penyamun berwajah seram.
"Kau tidak lihat? Lambang ini!" Menyombongkan gambar Malaikat pencabut nyawa, simbol kebanggaan bagi anggota Clan Death Reaper's.
User wanita, ras manusia berjalan memasuki lorong sumber suara jeritan. tepat setelah tiba di lokasi tampak raut wajah kesal menyaksikan prilaku tidak terhormat, Astrid paling membenci seorang laki-laki bertindak kasar.
"Aku tau! lepaskan dia sekarang!" Gigi-gigi Astrid beradu, urat di dahi bermunculan sebagai tanda dia sangat geram.
Tiga pria tersebut meremehkan Astrid, mereka terus melanjutkan aksi menekan mental demi mengincar barang berharga si korban.
"Brengsek! Mengganggu saja! Toru, Selka! Cepat singkirkan cewek sialan itu!" User pria terlihat paling senior menyuruh kedua bawahan untuk mengusir Astrid, sambil tetap melakukan perbuatan tak terpuji.
Toru seorang Hunter dan Selka Class Ranger tersenyum sinis dapat mangsa baru, sampai semua berganti rasa cemas
"Bo-bo-boss Ferguso!" Toru dan Selka bicara terputus-putus memanggil kakak seperguruan mereka.
Ferguso nama Avatar pria, sejenak melepas si korban sembari mendatangi Toru dan Selka di depan.
"Kenapa? Gitu doang takut! Dasar mental tempe!" Orang yang di panggil boss ini, mulai marah atas sikap pengecut kedua bawahan.
"Hei kau! Wanita Ja**ng! Jangan ikut campu-.."
Setelah memperhatikan dari atas sampai bawah tubuh Astrid, pentolan grub bandit itu menelan ludah ketika tau siapa yang datang terlebih lagi menyaksikan ekspresi penuh murka di wajah Astrid, sukses menciutkan nyali bandit-bandit kelas teri ini.
"Boss, dia dari Clan Elder Titan's," Toru berbisik pelan di telinga Ferguso.
"Kamvret! Gak bilang dari tadi!" Ferguso merasa sial sebab aksinya malam ini, tertangkap basah oleh anggota Clan terkuat.
"Sekarang harus apa Boss?" Lanjut Selka menunggu keputusan di ambil oleh Ferguso untuk langkah mereka selanjutnya.
"Pakek nanya ... Kita La-.." belum kering bibir Ferguso menyelesaikan ucapan, Toru dan Selka segera memotong pembicaraan.
"Kita Lawan? Wahh, boss memang pemberani!" Mata Toru dan Selka berbinar, memuji Ferguso yang mereka nilai punya sikap seorang kesatria.
Ferguso memiliki segudang pengalaman melebihi Toru dan Selka tentu sadar posisinya kurang menguntungkan, sekalipun berada dalam Zona netral tetap saja menyinggung anggota Clan Elder Titan's? Bukanlah tindakan bijak. Peperangan bisa terjadi kapan pun karna Clan online turut menyediakan fitur Clan-War's, Ferguso ingin menghindari konflik mengancam eksistensi Clan Death Reaper's.
Sampailah Ferguso pada satu keputusan, bahkan belum pernah sekalipun dia lakukan.
"La-Lariii!" Ferguso sudah terlebih dahulu lari tunggang-langgang membuang harga diri, dan tidak memperdulikan Toru dan Selka tertinggal.
"Bo ... boss? Tunggu!" Toru dan Selka lekas angkat kaki menyusul Ferguso lumayan jauh di depan.
"Sayang sekali!" Astrid menghela nafas, amarah mulai mereda. Dia membiarkan musuh melarikan diri, jika saja sedang berada diluar Zona netral pasti lain lagi ceritanya.
User pemula sangat berterimakasih pada Astrid, mau menolong dia dari upaya perampokan. Sebelum berpisah, Astrid menganjurkan pada User baru tersebut agar lebih berhati-hati dan se segera mungkin bergabung dengan Clan.
"Huuh, Clan Death Reaper's! Harus ditumpas!" Astrid membahas soal kejadian tadi, dia berpikir tidak bisa mendiamkan masalah ini terlalu lama.
Meski dalam dunia game sekalipun, tindak kriminal tetap ada. Terlebih lagi jika sudah menyangkut item Battle-point memang punya daya tarik tersendiri, sebab seorang User bisa meng-akumulasi jumlah Battle point kedalam bentuk Uang asli di dunia nyata.
"Mari, kita segera melapor kejadian malam ini!" Randy mengajak Astrid pulang ke markas besar Clan Elder Titan's tak jauh dari kota kerajaan Easter.
Dalam perjalanan pulang, Astrid dan Randy menerima satu buah Notifikasi pesan masuk mengambang dilayar beranda masing-masing.
"Ti ... tidak mungkin!?" Astrid dan Randy mendapat pesan aneh dalam waktu bersamaan dan setelah membaca isi pesan, raut wajah mereka menjadi cemas.
***
Sisi Eiden a.k.a Kaiden
"In ... ini!?"
Notice :
21 April 2070
Jam 21.00
"Selamat!... Anda terpilih menjadi bagian dari Program SURVIVOR, untuk menyelesaikan Grand Quest Pohon Yygdrasil ... selama misi berlangsung. Anda HARUS TETAP TINGGAL DI AINGAARD untuk menaklukan tantangan ... berjuanglah para petualang pemberani! dan sampai bertemu lagi di atas puncak pohon ... Bersenang-senanglah .."
Pengirim : N.O.V.A
Sekitar satu juta User menerima pesan berantai aneh, menyebabkan mereka terjebak dalam dunia game Clan-online.
***************************************************
__ADS_1
C C > Bersambung Survivor.02