
CMBK (cinta monyet belum kelar)🐒🐒
happy reading all 💓
weekend telah usai,kini adalah hari paling sibuk bagi semua orang,semua orang berlomba lomba untuk bangun pagi memulai rutinitas mereka.
begitu pula dengan Aqila,ia bahkan sudah bangun sejak subuh tadi untuk melakukan kewajiban nya sebagai umat Islam,setelah ia selesai melaksanakan kewajibannya ia lalu pergi turun ke dapur menyusul sang mommy yg sudah berkutat di dapur.
''morning mommy qila yg cantik.''sapa qila yg berada di belakang sang mommy sehingga dela sedikit kaget karna kelakuan qila.
''kamu ini loh dek,kaya hantu aja tiba tiba datang,kalo mommy jantungan gimana.''ucap dela setengah kesal sambil salah satu tangannya mengelus dadanya sedangkan tangan satunya ia gunakan untuk mengaduk masakan.
''masak apaan mom?.''tanya qila.
''mommy mau masak nasi goreng sama rica rica,kenapa mau bantu?.''tanya dela.
''boleh,sini biar aku bantuin,lebih baik mommy bangunin Deddy,udah mau siang nih.''ucap qila dan langsung diangguki oleh dela.
''yaudah kamu selesaikan ,mommy akan mengurus bayi besar mommy.''ucap dela membuat qila terkekeh
ya walaupun alvin tak muda lagi tapi jiwa kekanak Kanakan masih sering saja muncul,tapi itu juga tidak membuat dela marah hanya saja ia sedikit protes karna tidak tahu malu bermesraan di depan anak anaknya.
''dasar,emak bapak gue bucin banget.''kekeh qila sambil menggeleng geleng kepala.
🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒
waktu berlalu begitu cepat,masakan qila telah terselesaikan semua, setelah selesai ia langsung bergegas untuk mengganti bajunya untuk kuliah,setelah beberapa menit ia turun keadaan rumah masihlah sama sepi.
__ADS_1
''astaga dimana mereka berdua.''gerutu qila namun tak lama kemudian terdengar langkah kaki dari tangga,qila pun segera menoleh ke asal suara,dan ia mendapati kedua orang tuanya yg berjalan beriringan,hanya saja wajah dela sedikit masam sedangkan Alvin wajahnya begitu berseri seri.
''ada apa sih mom mukanya di tekuk gitu,dan Daddy kenapa mukanya seneng banget,terus kenapa kalian turun lama banget?.''tanya qila bereruntu membuat dela mengerucut bibirnya.
''tauk ah ini semua gara gara Deddy.''jawab dela dengan memandang Alvin sengit,sedangkan yg di pandan malah cengengesan tak jelas.
''kenapa ded?.''tanya qila sekali lagi kepada Alvin.
''buat adik.''jawab Alvin singkat membuat qila shock sedangkan dela langsung menginjak kaki Alvin dengan keras.
''aih sakit mom.''ringis Alvin.
''nonono,enggk enggak apaan sih qila GK mau punya adik lagi ya,kalian kalau mau buat ya terserah tapi jangan sampe jadi.''ucap qila langsung mendapat toyoran oleh dela.
''kamu ini kalo ngomong Ngadi ngadi deh.''sunggut dela kesal.
''siapa dulu,pasti putri Daddy yg cantik ini dong.''jawab qila dengan nada menyombongkan diri.
''hem,pantes aja yaudah ayo kita makan Deddy udah GK sabar nih mau nyobain masakan anak Deddy yg cantik ini.''kata Alvin dan langsung di angguki oleh qila dan juga dela.
''gimana dad enak kan?.''tanya qila dengan antusias saat Alvin sudah menyuap satu sendok nasi goreng ke mulutnya.
''emm lumayan ''jawab Alvin dengan iseng.
''ih masak lumayan.''kata qila sambil mengerucutkan bibir.
''sudah sudah,qila cepat habiskan sarapan kamu ini sudah siang,nanti kamu terlambat loh.''ucap dela menengahi percakapan antara ayah dan anak itu.
__ADS_1
''SIAP KOMANDAN.''ucap mereka serentak membuat dela terkekeh melihat tingkah konyol dua orang yg sangat ia sayangi itu.
🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒
seperti yg di ketahui hari ini adalah hari Senin,dimana semua orang serba sibuk,jalan pun sangatlah padat,tapi tak melunturkan semangat qila untuk pergi ke kampus.
hampir setengah jam qila mengemudikan mobilnya menembus padatnya jalan ibukota untuk sampai di kampus nya tersebut.
sampai di kampus qila langsung memarkirkan mobilnya di tempat biasanya ia memarkirkan mobilnya tersebut.
namun saat ia akan keluar dari mobil tiba tiba saja seseorang yg selama ini ia hindari berada tepat di depan matanya,membuat qila mendesah kasar.
''la,bisa kita bicara?.''tanya seseorang itu yg tak lain adalah Rayhan.
''maaf saya sibuk,dan sebentar lagi kelas akan masuk.''jawab qila dengan nada dingin sambil menatap arloji di tangannya.
''plis sebentar aja,kasih aku kesempatan.''mohon Ray kepada qila.namun baru saja qila akan menjawab tiba tiba seseorang memanggil qila.
''qila,ayo kita ke kelas,sebentar lagi kita akan masuk kelas,lagian salsa udah nungguin tuh.''ucap Radit sambil meraih tangan qila membuat qila langsung mengguk kepala.
''ayo.''jawab qila sambil mengikuti langkah Radit,meninggalkan Ray yg menatap mereka dengan nanar.
''maaf,dan aku bakalan berusaha buat kamu bisa maafin aku,dan jangan harap ada laki laki yg bisa dapetin kamu selain aku.''ucap Ray meremas tangannya kuat kuat.
TBC
jangan lupa dukung author,like, komen, vote, hadiah,and follow biar author tambah semangat upnya.
__ADS_1