CMBK(CINTA MONYET BELUM KELAR)

CMBK(CINTA MONYET BELUM KELAR)
kecewa


__ADS_3

"benar kata orang hanya butuh satu detik untuk kita mencintai seseorang namun melupakan seseorang butuh beribu ribu detik atau bahkan tahun hanya untuk melupakan seseorang yg kita cintai ."(author cmbk)


sudah berminggu Minggu qila menghindari Rayhan,dan sejauh ini Rayhan masih tetap berusaha menjelaskan kepada qila.


namun sayang seribu sayang,kecewa yg qila alami sudah memasuki level akut,(ah author lebay dehπŸ₯΄)hal itu membuat Rayhan tambah merasa bersalah.


seperti beberapa hari yg lalu,saat qila sedang pergi bersama Radit untuk pergi makan bersama demi menepati janji qila kepada Radit,dan saat itu pula Rayhan melihat qila berduaan bersama Radit,membuat Rayhan terbakar api cemburu.


ingin rasanya ia menghampiri qila,namun rasanya egois saja jika ia mengacaukan dinner qila dengan radit.ia berpikir mungkin qila akan tambah membencinya.


alhasil Rayhan kembali pulang dengan perasaan hampa.penyesalan di masalalu kini menghantuinya.


andai,andai saja kejadian di masalalu tidak terjadi mungkin keadaanya tidak akan serumit ini.


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’


ditempat lain terdapat dua orang sejoli yg sedang menikmati makanan yg tersaji di meja makan dengan khidmat,ya dia adalah qila dan Radit.

__ADS_1


kalau saja qila tak membuat janji dengan Sasa agar mau makan malam dengan Radit mungkin ia tidak akan mau.


"jadi apa yg mau kamu bicarakan dit?."tanya qila setelah makanan mereka selesai mereka makan.


"ehem"dehem Adit untuk membuka suara sambil menatap qila dalam.


"qil aku tau mungkin kamu bosan dengan apa yg aku mau bicarakan,tapi aku ingin mencobanya sekali lagi."ucapan Radit berhenti sejenak sambil menatap manik gadis yg ada di depannya tersebut.


"apakah nggk ada kesempatan buat aku masuk ke dalam hati kamu?."


"aku nggk masalah qil, mungkin dengan cara itu kmu bisa lupain dia,ayolah qil aku bukan memaksa kamu tapi kasih kau kesempatan sekali aja."ucap Radit penuh ermohonn membuat mata qila berkaca kaca merasa bersalah.


haruskah ia memulai hubungan dengan orang yg bahkan sudah ia anggap saudara sendiri,haruskah ia melupakan Ray dengan cara ini,kenapa ia kesanya menjadi wanita antagonis di dalam ceritanya sendiri.


"aku GK bisa."ucap qila menunduk


"APASIH YG KMU HARAPKAN DARI LAKI LAKI ITU HAH!." bentak Radit tanpa sadar membuat qila terjingkit kaget.

__ADS_1


qila yg syok dengan bentakan Radit akhirnya benar benar menangis,setelah ia menahan bulir bulir kristal itu ia tahan agar tak mengalir keluar,dan edit yg menyadari kesalahany mengusap wajahnya dengan kasar.


"sial kenapa aku lepas kendali."ucap Radit dalam hati merutuki kesalahanya.


"aku mau pulang."cicit qila gemetaran


"aku antar."namun di balas gelengan oleh qila sambil berbalik arah,namun belum sempat ia melangkah ia kemudia berbalik lagi menghadap Radit.


"asal kmu tau diri,aku GK akan mau di posisi ini,kamu fikir gampang jadi aku,enggk coba kmu bayangkan betapa polosnya aku masih terikat janji masa kecil dengan lelaki yg pernah meninggalkan aku tanpa kabar.mungkin semua akan tertawa mengejek kepolosan ku,mana ada anak kecil kelas 6 SD sudah membuat janji dengan lawan jenisnya,bahkan sampai ia ingat janji itu sampai sekarang.


tapi perlu kamu tau,dia adalah orang pertama yg nemenin aku dari kecil,cuma dia temen yg ngerti aku,jadi plis jangan aanggap jadi aku mudah ngelupain perasaan ini.".ucap qila sambil berlalu pergi,membuat Radit semakin di runding rasa bersalah.


**yey akhirnya bisa ngetik walau pus sedikit maaf mungkin ada alur yg sedikit berubah,jujur author udah setahun lebih vakum dari noveltoon dari mulai awal masuk kelas dua belas sampai sekarang udah kerja,kalo ditanya lupa GK sama alurnya,jelas lupa sampe harus baca ulang tapi gpp demi bisa menghidupkan cmbk ini author relaπŸ˜‚


selamat membaca πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’


tbc**

__ADS_1


__ADS_2