CMBK(CINTA MONYET BELUM KELAR)

CMBK(CINTA MONYET BELUM KELAR)
RAYHAN ADITAMA


__ADS_3

''idih sensi amat neng lagi datang bulan.''goda Radit kepada salsa,entah mengapa Radit sangat suka melihat salsa yg marah marah kepadanya membuat ia sangat menggemaskan di mata Radit.


''berisik Lo Panjul.''jawab salsa ketus membuat Radit semakin gencar menggodanya.


''idih cantik cantik kok jutek pantesan GK laku.''ledek Radit membuat qila tertawa terbahak bahak,sedangkan salsa sudah siap


untuk menghajar Radit,namun sebelum itu terjadi Radit langsung berlari pergi dan tak lupa mengecup pipi salsa membuat salsa mati kutu.


''kaburrr,CUP.''kecup Radit di pipi salsa,''jangan marah marah nanti cepet tua loh.''ucap Radit dan langsung berlari pergi menghindari amukan macan tutul.


''BLUSS.pipi salsa merah merona dan tanpa sadar ia memegang pipinya dan menepuk nepuk pipinya.


''cie kayaknya ada yg lagi bullshing nih.''goda qila.


''RADITTTTT SIALAN.''teriak salsa saat menyadari semuanya.


''apaan sih Lo siapa juga yg bullshing dasar Radit sialan berani banget dia cium pipi gue..'ucap salsa ketus untuk menutupi rasa malu dan gugupnya.


''yayaya,terserah Lo deh,oh ya yuk masuk sekarang jam pelajaran pak Arman kan?.''tanya qila dan langsung diangguki oleh salsa.


''yaudah yuk,nanti keburu datang duluan pak Arman ya.''ajak salsa dan mereka pun langsung bergegas pergi menuju kelas mereka.


🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒


dikelas qila dan salsa.


beberapa menit kemudian salsa dan qila akhirnya tiba di kelas sebelum pak Arman masuk kekelas,hal itu membuat mereka lega.


''huh,akhirnya belum telat.''ucap salsa kepada qila.


''oy sal,gue minjem buku materi Minggu kemaren dong.''ucap Radit yg sudah duduk di depan salsa.


''ogah mending Lo minjem yang Laen.''tolak dengan ketus salsa yg masih kesal dengan kejadian tadi.


''lo kok gitu sih sama gue,gue kan cuma mau minjem ke elo doang,kalo Lo GK mau minjemin yaudah bilang Baek baek GK usah ketus juga kali.''ucap Radit kesal dan ingin berlalu pergi meninggalkan meja salsa namun langsung di cegah oleh salsa.

__ADS_1


''eh iya iya,sorry gitu aja baperan,nih bukunya nanti balikin kalo dah siap.''ucap salsa membuat qila tersenyum.


''oke oke,makasih salsa cantik.''ucap Radit membuat salsa merona


''dasar sama sama suka tapi gengsi.''ucap K


qila dalam hati,sambil tersenyum.


''eh Jubaedah lu ngapa dah senyum senyum sendiri?.''tanya salsa heran.


''enggak ada,cuma tadi gue lagi bayangin nikah sama Cha Eun woo,ah rasanya pengen terbang ke langit.''ucap qila berkilah.


''idih,mimpi lu ketinggian Maemunah.''


''inget ya sal,semua itu berawal dari cita cita,lagian siapa tau Eun woo memang di takdirkan buat gue.''ucap qila dwngan percaya diri.


''dah dah ga usah mimpi nih pak Rahman dah datang.''ucap salsa yg mulai jengah dengan sahabatnya yg halusnya tingkat dewa,qila yg mendengar itupun langsung merapikan posisi duduknya saat melihat dosen nya sudah berjalan memasuki kelas mereka.


''selamat siang semua.''sapa pak Rahman.


''siang pak.''jawab mereka serempak.


DEG


DEG


DEG.


''ray.''ucap qila berbisik jantungnya tiba tiba berpacu dengan kencang,nama yg selama ini ingin ia lupakan tiba tiba saja nama itu muncul kembali di telinga qila.


''enggak pasti itu bukan reynya qila.''ucap qila sambil menggeleng kan kepala menenangkan dirinya sendiri,sedangkan salsa yg melihat kelakuan sahabatnya langsung mengelus tangan qila bermaksud menenangkan qila.


Dan tibalah orang yg di sebut namanya tadi berdiri tepat di depan qila karna meja qila kebetulan ada di barisan paling depan membuat qila semakin gelisah.


tiba tiba saja kelas yg awalnya sepi kini mulai terdengar teriakan histeris dari para wanita,sedangkan para pria mereka merasa kesal karna menurut mereka wajah Ray tak setampan mereka.

__ADS_1


''wah sit,kayaknya bakal ada saingan nih.?''goda Bima salah satu teman Radit.


''bodo amat,mau gue ganteng atau enggk yg penting neng qila tetep di hati Abang.''gombal Radit namun tak di tanggapi oleh qila karna ia sadari tadi hanya fokus menatap laki laki yg tepat di hadapannya.


''DASAR BUCIN.''ejek Roy teman Radit juga.


''bomat.''jawab Radit acuh


''baik semua kenalkan dia adalah mahasiswa pindahan dari Korea Selatan,ia adalah berwarga negara Indonesia namun ia selama ini menempuh pendidikan di Korea,dan Ray kenalkan diri kamu kepada rekan mu semua.


''ekhmm,perkenalkan nama saya RAYHAN ADITAMA.mohon kepada teman teman semua agar bisa menerima saya di kelas ini terima kasih.


DEG


DEG


DEG.


RAYHAN ADITAMA.


''pak saya izin ke toilet.''ucap qila tiba tiba,lututnya serasa lemas tak bertulang,air matanya sudah hampir tumpah dan itu tak luput dari penglihatan Ray.


''baiklah,silahkan.''ucap sang dosen dan qila langsung berlari pergi meninggalkan kelas dengan secepat kilat,awalnya salsa akan menyusul qila namun ia urungkan karna mendengar Ray angkat bicara.


''pak saya izin ke toilet Juga.''izin Ray dan langsung diangguki oleh pak Rahman.


dengan langkah tergesa gesa Ray mulai mencari keberadaan qila,ia yakin qila tidak benar benar ke toilet,ia menyusuri semua tempat namun nihil hingga ia melihat seorang gadis yg tengah terduduk di balik pohon sambil memeluk lututnya sendiri.ray tau itu qila dengan langkah pasti ia langsung menyusul qila.


''AQILA ARDINATA.''panggil Ray dengan menyebut nama lengkap qila,qila yg mendengar suara lelaki yg sekian ia nanti menyebut namanya,iapun langsung menoleh tanpa menjawab.


''qila,ini aku Ray,aku kembali.''ucap Ray yg terus mendekat ke arah qila hendak memeluk orang yg paling ia sayangi namun qila dengan cepat menghindar.


''stop,saya tidak mengenal anda..''ucap qila dengan datar dan menatap kosong ray


JEDER.

__ADS_1


bagai tersambar petir di siang bolong Ray merasa sakit yg teramat dalam mendengar ucapan qila yg dingin nan datar.


''maaf.''


__ADS_2