
''andai aja,andai waktu bisa terulang lagi aku GK bakal ninggalin kamu,kamu adalah sahabat dan juga cinta pertama ku,maafin aku yg udah buat kamu terluka,maaf udah ingkar janji maaf maaf,andai kamu tau kalau aku meninggalkan kamu karna terpaksa.''ucap Ray sambil terisak pelan.
''aku harap kamu mau maafin aku.''harap Ray dalam hati,lalu Ray beranjak pergi meninggalkan tempat itu.
🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒
acara tangis menangis telah selesai,qila sudah lebih tenang dari pada tadi,ia pun langsung pamit pulang walaupun sebenarnya salsa menawarkan diri untuk menawar namun qila menolak dengan halus,alhasil salsa dengan terpaksa menguatkan karna ia tau bahwa saat ini qila butuh waktu sendiri.
sampai di depan rumah ia di sambut oleh sang mommy,dela sadari tadi menegur qila namun qila tak mengindahkan ia berjalan dengan tatapan kosong membuat dela sedikit khawatir.
''sayang ada apa nak.''panggil dela di depan pintu kamar qila.
''aku tak apa mom aku hanya lelah,jadi biarkan aku sendiri dulu.''jawab qila tanpa membuka pintu membuat dela menghelai nafas kasar.
''baiklah tapi nanti kamu harus turun saat makan malam,oke.''ucap dela lagi namun tak ada jawaban dari dalam kamar membuat dela meninggalkan kamar dengan wajah khawatir.
''ada apa dengan anak itu,tak biasanya dia mengacuhkan ku,apakah ada masalah.''ucap dela pada dirinya sendiri.
''ahk sudahlah mungkin urusan anak muda.''ucap dela menenangkan dirinya sediri.
🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒
dikamar.
lain halnya di kamar dela sedang menangis tersedu sedu,hatinya kembali terluka mengingat pertemuannya dengan orang yg selama ini ia rindukan,raganya ingin memeluk sahabatnya namun hatinya menolak.
__ADS_1
''hiks kenapa kamu jahat Ray hiks hik.''
''kenapa? kenapa kamu kembali disaat aku sedang berusaha ikhlas tanpa dirimu hiks.''
''kamu buat aku kecewa Ray,dulu kamu berjanji bahwa tak akan pernah meninggalkan ku,tapi nyatanya,kamu mengingkarinya,kamu hilang tanpa kabar,apa aku tak berarti untukmu.''tanya dela kepada diri sendiri,hati dan pikirannya tak sejalan ia sangat senang sahabat dan cintanya kembali namun rasa sakit hati membuat ia enggan untuk bertemu lagi dengan Ray.
''sudahlah untuk apa aku menangisinya,aku harus benar benar melupakannya.''
''baiklah AQILA ARDINATA mulai sekarang kamu harus bersikap tegas kepada Ray,kamu tak boleh luluh dengan ya,bukankah diam adalah balas dendam terbaik.''ucap qila menyemangati dirinya dan mengusap kasar air mata di pipinya.
🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒🐒
malam hari pun tiba kini qila sudah membersihkan dirinya,ia sudah lebih tenang.tiba saatnya makan malam sang mommy memanggil nya untuk makan mala.
''sayang ayo kita makan.''teriak dela di depan pintu dela.
''baik mom,nanti aku menyusul.''jawaban qila dari dalam kamar membuat dela sedikit lebih lega.
''baiklah segera lah turun Deddy sudah menunggu.''perintah dela sambil berlalu pergi.
sesampainya di meja makan dela langsung menduduki dirinya di samping suaminya tercinta.
''dimana anak nakal itu mom?.''tanya Alvin
''dia sedang ada di kamarnya Des,sadari pulang dari kampus dia tak ada keluar kamar,bahkan saat aku menegurnya ia hanya diam saja,aku sempat khawatir,aku jadi teringat akan masa kecil qila itu sama persis saat ia di tinggal oleh Ray.''tutur dela mengutarakan keluh kesahnya.
__ADS_1
''aku tahu ini akan terjadi.''ucap Alvin menghembus kan nafas kasar,membuat dela menyelengit heran
''maksudnya?.''
''ya aku sudah tau semua ini akan terjadi karna Ray memang sudah kembali,dan aku dengar dia satu kampus bahkan satu kelas dengan qila.''ucap Alvin membuat dela menutup mulutnya tak percaya.
''apakah karna itu dia murung?.''tanya dela dan di jawab gelengan.
''entahlah,ah sudah kita doakan semoga putri kita bahagia.''ucap Alvin dan diangguki oleh dela,tak lama kemudian akhirnya orang yg mereka tunggu tunggu pun datang dengan wajah berseri membuat kedua orang tuannya menyelengit heran.
''halo mom,dad maaf aku terlambat.''sapa qila sambil mengecup kedua pipi orang tuanya.
''hay sayang,apakah kamu baik baik saja?.''tanya dela membuat qila menyelengit heran.
''ya,aku adik baik saja,memang kenapa mom?.''tanya qila pura pura tak tahu,ia tahu bahwa sang mommy menghawatirkan nya karna keadaan nya tadi.
''ehk tak ada apa apa sayang, yasudah sekarang putri Daddy cepat makan.''ucap Alvin menengahi pembicaraan mereka.
''oke dad.''jawab qila.akhirnya mereka menyelesaikan makan mereka di selingi canda tawa.
''semoga kamu selau bahagia sayang,mommy dan Daddy hanya mendoakan yg terbaik untukmu.''ucap dela dalam hati yg melihat senyum sang putri bontotnya itu.
TBC 🤗🤗
jangan lupa like ,komen,and vote
__ADS_1