CMBK(CINTA MONYET BELUM KELAR)

CMBK(CINTA MONYET BELUM KELAR)
keharmonisan


__ADS_3

kini qila sudah berada di kamarnya,setelah acara berkumpul tadi,mereka semua berpamitan untuk beristirahat sejenak.


kali ini qila memandang langit langit kamarnya dengan tatapan kosong.


ia sangat pandai dalam hal menyembunyikan masalah dan bermain ekspresi sehingga semua orang tau bahwa senyum qila adalah senyum kepalsuan.


tapi itu tidak berlalu untuk Al dan El ,mereka tau adiknya sedang ada masalah,awalnya El ingin menanyakan hal itu kepada sang adik namun sang putri malah rewel,sehingga mau tak mau ia harus menahan dirinya untuk bertanya.


berbeda dengan Al,ia adalah tipe orang yg tidak memaksa.ia tau sang adik tidak ingin semua orang tau kesedihan nya.ia pun bersikap seolah tak peduli,namun dalam hatinya merasa gelisah.


tak beberapa lama terdengar ketukan pintu di luar kamar qila,qila tau siapa orang itu,dia sudah menebak bahwa orang itu asah El.


''MASUK''


''dek,Lo GPP kan?.''tanya El basa basi


''emang gue kenapa kak.''jawab qila sok polos,ia tau apa yg akan kakanya pertanyakan.


''gue tau kok,DIA datang kan.''ucap El yg mengatakan DIA,qila pun mengguk.


''tau dari mana?.''tanya qila,sejujurnya ia heran,karna ia ingat tak memberi tahukan masalah ini kepada siapapun yg ada di rumah ini.


''salsa,awalnya dia GK mau kasih tau,tapi setelah gue bilang Lo pulang dari kampus dengan keadaan kacau dia akhirnya bilang kau Ray kembali.''ucap El terus terang membuat qila mengguk anggukan kepala.

__ADS_1


''iya,tapi gue gak papa kok kak.''


''dwk,gue cuma kasih saran sama Lo,lebih baik Lo damai sama dia,tanya apa yg terjadi sehingga dia ninggalin Lo tanpa kabar.''saran El,sejujurnya ia kasihan dengan sang adik namun ia ingin qila tak bertindak gegabah.


''udahlahkak,lupain aja,toh cuma masalahku,sekarang di bukan siapa siapa gue,itu urusan dia.''jawab qila dengan lesu.


''yaudah terserah Lo,gue sebagai kakak Lo cuma mau ngingetin aja,pesen gue jangan sampe Lo kacau lagi dan buat mom and dad khawatir.''ucap El dan langsung di jawab anggukan oleh qila.


''maaf ya kak,udah buat kalian khawatir.''tutur qila sambil menghambur memeluk sang kakak.


''hey,Lo itu adek gue,senakal nakalnya Lo gue tetep mau yg terbaik buat adek gue,ngerti.''ucap El dan langsung di angguki oleh qila.


''makasih kak,gue sayang kalian semu,gue bahagia punya keluarga yg bisa buat gue ketawa,makasih''ucao qila dwngan tulus.


''memang cengeng.''kata orang tersebut tapi bukan dari qila melainkan dari belakang mereka,dia adalah El.


sudah sadari tadi ia memperhatikan interaksi Kaka adik tersebut,ia hanya diam,tapi bukan berarti tak peduli,menurutnya ia harus tetap disana karna ia harus memberi ruang untuk qila berbicara dari hati kehati dengan sesama wanita.


''kak,Al,ih nggetin tau.''rajuk qila sambil mengerucutkan bibir.


''udah GK pantes la,kamu udah besar GK akan imut juga kalo kamu majuin tuh bibir.''ledek Al kepada qila.


''ih kak el liat tuh Abang nyebelin,heran deh,punya Abang satu tapi kelakuan lucknut sama adeknya.''ucap qila tanpa sadar Al berjalan mendekatinya sambil menatap El sekilas lalu keduanya mengangguk samar tanpa di ketahui qila.

__ADS_1


''oh berani ya sekarang Hem.''ucao Al yg terus maju mendekati qila,dengan sepontan qila juga ikut mundur seiring dekatnya Al dengannya,


sedangkan el ia hanya diam saja menyaksikan apa yg akan terjadi.


''heheh,enggk kok bang,Abang itu baik loh,qila sayang smaa Abang,mana mungkin aku bilang Abang itu nyebel upsss.''ucao qila menyadari kebodohannya,karna tanpa sadar ia membuka kedoknya sendiri.


''awas kamu ya.''


''hahahahaah,ampun abangudah hahahaha,kak, tolongin hahahahahha.''tawa qila swat Al mendekatinya kalau menggelitimi nya tanpa ampun,sedangkan el jangan di tanya tentu saja ia ikut membantu Al.


''hajahahah,sudah kak cukup aku capek.''ucap qila terengah engah membuat keduanya menghentikan glitikanya.


''makasih buat kalian,aku sangat menyayangi kalian.''ucap qila dan labgsung di sabut hangat pelukan dari kedua kakanya.


''sama sama.''jawab mereka kompak


dan tanpandi sadari dibalik pintu terdapat sepasang suami istri sedang tersenyum haru melihat keharmonisan keluarga mereka.


''gak terasa ya dad,anak anak udah sebesar ini,padahal rasanya mommy bar gendong mereka,tapi sekarang mereka uda dewasa.'.ucap dela sambil menitihkan air mata.


''kamu benar,dan aku bahagia,setelah semua yg kita alami semua akan berbuah manis,dan terimakasih udah mau dampingin aku sampai sekarang ini.''tutur Alvin yg berada di dekapan istrinya.


. TBC.

__ADS_1


__ADS_2