
" ibu, ayah sudah pulang dan ayah membawa seorang tamu. ayah bilang untuk membuat banyak makanan untuk tamu kita" jhon
" ya baiklah, jhon pergilah mencuci tangan mu lalu duduklah di meja makan. ibu akan segera menyiapkan makanan untuk makan siang" ibu jhon
" baik bu" jhon
beberapa saat kemudian jerry dan mark sampai di rumah dan istri jerry menyambut mereka dengan ramah.
" sayang, aku pulang! " jerry
" ya, selamat datang " ibu jhon
" mark perkenalkan ini istri ku Rosalina. Rosalina, perkenalkan ini mark tamu kita"
"oh, hai. senang bertemu denganmu" Rosalina
"hai, aku juga" mark
"kalian pasti sudah lapar. duduklah, aku sudah menyiapkan makan siang untuk kita semua" Rosalina
"ayo, silahkan masuk" jerry
"jhon!! apa kau sudah mencuci tanganmu??" Rosalina
" ya, bu!! aku sudah mencuci tanganku" jhon
"biar aku lihat" Rosalina
"ini, bu lihatlah. apakah aku boleh makan sekarang?" jhon
"apa kau sudah lapar?? " tanya Rosalina dengan senyuman
" iya, aku sudah sangat.lapar bu" jawab jhon dengan senyuman kecilnya
__ADS_1
mark dan keluarga jerry serta jerry pun menikmati makan siang bersama-sama
" masakan ibu sangat enak" puji jhon
"haha.. benarkah??" Rosalina
"iya" jhon
"ya, tentu saja enak karena ini semua berkat usaha kita menanam jagung dan menghasilkan jagung-jagung yang segar sehingga kita dapat memanen dan menjual banyak sekali jagung segar. haha.." jerry
" kau benar sayang. usaha tidak pernah menghianati hasil " rosalina
*seketika mark mengingat usahanya membuat parasit bertahun-tahun yang tidak membuahkan satupun hasil yang bagus dan membuatnya bahagia serta bangga pada dirinya sendiri.
setelah selesai makan siang*
" jhon, tunjukan jalan ke kamarnya mark." jerry
"baik ayah" jhon
"ya, baiklah" mark
mark pun pergi ke kamarnya dan beristirahat.
dia memikirkan kata-kata dari jerry dan istrinya
"sial, kata-kata keluarga kecil ini membuatku mengingat kejadian sialan itu" mark
mark terus-menerus memikirkan hal itu hingga langit menjadi gelap dan malam pun datang.
*Tok.. Tok..
"hey, paman mark. makan malam sudah siap.ibu menyuruhku untuk mengajakmu makan malam bersama di bawah" jhon
__ADS_1
"ya, baiklah aku segera turun ke bawah" mark
setelah beberapa menit. mark pun turun dan makan bersama keluarga kecil tersebut
" hey, Mark. bagaimana dengan kamarmu? apakah itu nyaman?" jerry
"ya, itu cukup nyaman untuk sebuah gubuk" mark
seketika suasana menjadi hening dan canggung
"oh... maaf perkataanku pasti.."
"yaaa.. tidak apa mari kita makan malam saja Hahaha..." jerry
"..." Rosalina
setelah makan malam selesai jerry dan jhon membantu mark membereskan barang-barangnya mark dan memindahkanya ke kamar mark untuk sementara.
"hey!.. mark" jerry
*BRUKK*
mark secara tidak sengaja menjatuhkan kotak kardus berisi buku-buku milik mark
" oh.. maafkan aku. seharusnya aku memeriksa kotaknya kuat atau tidak terlebih dahulu" jerry
" ya, tidak masalah. itu salahku karena tidak menggunakan banyak perekat pada kotak kardus nya" mark
"oh! apa ini?? kau seorang penemu?.. wow, kau pasti anak yang sangat pintar huh? haha.. kuharap anakku bisa menjadi orang yang pintar sepertimu" jerry
"tidak, kau tidak boleh membiarkan putramu menjadi orang seperti ku. kau harus mengawasinya dan jangan biarkan dia melakukan hal yang sia-sia. atau kau mungkin akan menyesal karena telah memiliki seorang putra" mark
"?? apa maksudmu mark?? huh?? haha.." tanya jerry yang menganggap perkataan mark hanya sebuah candaan
__ADS_1
*BRUKk!!*
"Ay...ah... to..long... ak..u..." jhon