
Rosalina terus menerus menangis tanpa henti melihat keadaan anak semata wayangnya.
jerry yang sudah terbakar api kemarahan mulai menarik baju mark dan berkata
"dengar, mark aku tidak akan tinggal diam. aku akan melaporkanmu kepada pihak berwajib agar kau mendapatkan apa yang memang sejarusnya kau dapatkan" jerry
" aku tidak akan membiarkanmu melakukanya.." balas mark
" rosalina!!! cepat telpon polisi!!!" teriak jerry menyuruh rosalina istrinya untuk menelpon polisi.
saat Rosalina hendak melangkahkan kakinya menuju telon rumah. jhon, yang tadinya telah di ikat menggunakan tali mulai meronta-ronta mencoba melepaskan diri.
Rosalina pun menghentikan langkahnya karena tidak tega melihat anak semata wayangnya yang kulitnya sudah meleleh dan menghitam.
"anak ku... "
__ADS_1
Rosalina tak kuasa menahan air matanya. dan akhirnya mulai menangis lagi dan lupa bahwa jerry tadinya telah menyuruhnya untuk menelpon polisi.
"Rosalina!!!" jerry pun berteriak untuk menyadarkan Rosalina istrinya yang sedang menangisi anaknya.
"Rosalina!!! sadarlah!!"
teriak jerry yang terlalu fokus menyadarkan istrinya hingga mark pun mencoba melawan jerry dengan cara mendorongnya hingga jerry jatuh tersungkur.
"akhh.." Jerry
Namun jerry yang tadinya jatuh langsung mencoba berdiri dan menangkap mark agar mark tidak kabur dan mempertanggung jawabkan semua kesalahannya.
" dengar mark, aku tidak akan membiarkanmu pergi begitu saja" ancam jerry yang sudah sangat marah dengan sikap egois dari mark
" dengarkan aku, anakmu sudah tidak bisa di selamatkan lagi. sebaiknya kau, aku dan istrimu pergi dari sini dan biarkan anakmu mati bersama parasit yang ada di dalam dirinya" jawab mark yang berusaha untuk menyelesaikan masalahnya.
__ADS_1
"APA MAKSUDMU!?!? KAU PIKIR AKU AKAN MENINGGALKAN ANAKKU DAN MEMBIARKANNYA MATI???!?!?!" teriak jerry yang sangat marah dan mencekik leher mark.
"ohok... ohok... lep-as... " rintih mark yang berusaha memohon dengan nafas seadanya sambil kesakitan.
AAAAA!!!!!!
setelah mendengar teriakan tersebut. jerry pun dengan refleks melepaskan cekikanya dan membalikan badannya mengarahkan pandanganya kepada istrinya yang tanpa ia sadari saat sedang berdebat dengan mark, Rosalina yang dari tadi duduk di samping anaknya itu ternyata berusaha melepaskan tali yang mengikat tubuh anaknya itu. berharap yang dia lakukan bisa mengurangi rasa sakit yang anak semata wayangnya itu rasakan.
"Rosalina!!!" teriak jerry yang syok melihat istrinya sendiri di makan oleh anak semata wayangnya yang ia sayangi. setelah memakan daging ibunya tubuh jhon pun mulai membesar dengan kedua tangan dan kaki yang mulai memanjang juga giginya yang mulai rontok dan tergantikan dengan gigi baru yang lebih runcing sehingga dapat lebih mudah mengoyak-ngoyak daging ibunya.
jerry yang melihat itu pun terpaksa harus menyerang anaknya itu dengan benda yang ada di sekitarnya.
"hentikan jhon!!!..... apa yang kau lakukan pada ibumu!!... kau... " teriak jerry yang berharap anaknya sadar dan kembali ke dirinya sendiri seperti semula. dengan air mata yang tidak bisa di bendung lagi mark terus menerus melempari anaknya itu agar tidak menyerang dirinya juga.
sementara mark yang tadinya lepas dari cengkraman jerry langsung kabur kearah mobilnya setelah melihat Rosalina yaitu istri dari jerry telah mati di makan oleh jhon anak dati jerry dan Rosalina.
__ADS_1
Namun, setibanya dia di mobilnya. dia menyadari bahwa mobilnya belum di perbaiki......