
"Dan ada satu hal yang perlu kalian tau, tempat ini jauh dari rumah warga" Edward
"Yah, kami tidak buta. kami sudah lihat itu" lena
"Itu sudah jelas, Edward. kau tidak perlu menjelaskanya pada kami" jane
"Yah... baiklah, baiklah, maksudku jika terjadi sesuatu, tidak akan ada yg bisa menolong kita. Dan tidak ada rumah sakit di pemukiman terdekat" Edward
"Jadi jangan ada yang terluka apa lagi mati disini karna aku yakin tidak ada yang berani mendekati atau pun menyentuh mayat yang ada di tempat seperti ini" edmund
"dan juga kalian jangan jauh-jauh dari kami. karena tanaman jagung disini sangat tinggi jadi akan sulit mencari orang hilang" edmund
" itu tidak akan terjadi. lagi pula tidak ada apapun di sini" lena
"kita lihat saja nanti" Edward
"ya, aku hanya ingin bilang kalau kalian hilang itu akan sangat merepotkan. dan kami tidak ingin kerepotan" edmund
"Jadi ayo kita mulai menelusuri tempat ini" Edward
"sebaiknya kita cepat " jane
merekapun mulai berjalan menelusuri perkebunan jagung itu sambil merekam semuanya. hingga sampailah mereka pada sebuah rumah yang sudah tua.
"Hal pertama yang akan kita lakukan adalah..." edward
"Room tour satu-satunya rumah kosong yang ada di kebun jagung ini" Edmund
"Yang benar saja, bahkan aku bisa menebak apa isi dari rumah itu tanpa harus masuk ke dalam sana" lena
"Ruangan kosong dengan dinding dan lantai yang sudah jabuk" jane
" Yap, itulah yang aku pikirkan" lena
__ADS_1
"Kalian akan terkejut saat sudah masuk kesana" Edward
"Mungkin saja ada ruangan tersembunyi yang menyimpan banyak misteri atau mungkin itu pintu menuju dimensi lain" edmund
"yaampun kalian ini pecinta dongeng sejati ya? segala yang kalian katakan benar-benar seperti khayalan anak kecil. " lena
" ya, terserah apa katamu." edward
"Ayo kita masuk. Ini mulai membosankan" jane
"tenanglah jane, setelah masuk ke rumah itu aku yakin kau tidak akan merasa bosan lagi" Edmund
"Kau ini sangat tidak sabaran" edward
"Ya, aku tau" jane
"Baiklah, guys sekarang kami berada tepat di depan pintu rumah kosong ini, ini pasti akan menyenangkan" edward
"Ya, kami akan menguploadnya di yt" edward
"Lena, sekarang tepati janjimu atau aku akan pergi" jane
"Apa?! bersabarlah jane. suasana di sini tidak cocok untuk mengatakan yang sebenarnya" lena
"Hey cepatlah" Edward
"Diam Edward!! Kami sedang sibuk" lena
"Baiklah jika kalian ingin kami tinggal" Edward
"kami datang" jane
"aki janji akan mengatakan semuanya jika waktunya sudah tepat" lena
__ADS_1
"baiklah, sebaiknya kau tidak membohongi ku" jane
"Hey kalian!!, kesini" Edmund
"Ada apa??" lena
"Wow Tempat ini benar-benar kacau" Edward
"Kalian lihat?, tempat ini tidak seperti yang kalian pikirkan. edmund pastikan kau merekam semuanya" Edward
"oke" Edmund
"Ayo kita lihat mungkin ada sesuatu yang menarik di dalam sini" Edward
"Sebaiknya jangan sentuh apapun" jane
*SRETTTTT*
Edward membuka kain yang menutupi sesuatu yang ada di dalam rumah tersebut
"HEY!! AKU BILANG JANGAN SENTUH APAPUN!!" jane
"Itu..." jane
"Apa itu tulang manusia??" lena
"Apa itu asli?... maksudku tulang asli??" lena
"tidak, sepertinya itu hanya tulang hewan ternak" edmund
"Wow, kau percaya itu? Mungkin monster itu memang ada dan mungkin ini tempat persembunyianya" Edward
*BRUKKK!!!!!"
__ADS_1