Creepypasta

Creepypasta
Episode 3


__ADS_3

Guru Psikopat


Ada seorang gadis muda bernama Putri yang tidak ingin pergi ke sekolah. Namun teaman-temannya sering memnggilnya dengan sebutan Puri. Walaupun ia selalu mendapatkan nilai bagus di sekolahnya ia tidak suka untuk pergi ke sekolah karena selalu bermasalah dengan gurunya.


Ketika hari pertama ia kembali ke sekolah, Puri kaget karena ia menemukan seorang guru bahasa inggris baru di sekolahnya. Guru tersebut adalah seorang wanita berusia 30an dengan wajah datar tanpa ada selera humor.


Ketika di kelas teman sebangkunya Vera mengacungkan tangannya dan bertanya kepada guru tersebut. “Bu, mengapa tahi lalatmu terus berubah?”


Tiba-tiba guru itu tampak bingung,


“Apa yang mau bicarakan?” Tanyanya


“Tahi lalat diwajahmu, mereka terus berubah. Hari Senin anda memiliki satu tahi lalat, tetapi hari Selasa dan rabu berubah menjadi tiga tahi lalat.”


Puri juga ikut memperhatikan, ternyata memang berbeda.


Guru tersebut hanya berkata. “Seperti yang kamu lihat, saya hanya mempunyai satu tahi lalat di wajah saya. Sekarang, jika kamu memikirkan sesuatu yang tidak sesuai, saya akan mengapresiasi pendapatmu untuk pelajaran ini, dan jagalah mulutmu untuk diam.”

__ADS_1


Teman-teman sekelasnya hanya tertawa tanpa memperdulikan ucapan Vera.


Esok harinya, ia tidak menemukan Vera hadir di kelas, begitu pula dengan ahri-hari setelahnya.


Malam itu, Vera akhirnya memutuskan untuk mengikuti gurunya dan mencari tahu dimana ia tinggal. Setelah sampai ia bersembunyi di balik bilik dapur untuk emnegtahui apa yang terjadi.


Ternyata disana berdiri tiga orang wanita kembar  dengan tahi lalat yang berbeda. Puri sadar ternyata gurunya bukanlah satu orang, tetapi tiga orang yang  selalu bergantian. Tak lama setelah itu datang petugas kebersihan sekolah yang tak lain adalah suami mereka.


“Apa yang kamu inginkan untuk makan malam kali ini, sayang?”


“Sama seperti tadi malam, paha yang sangat bagus dan juga berair,” kata pria itu sambil menjilati bibirnya.


“Aku mencium sesuatu!” serup pria itu. “Aroma seorang gadis muda!” sambungnya.


Tiba-tiba ia melihat pintu lemari tempat persembunyiannya terbuka dan terlihat seorang pria petugas kebersihan bersama gru bahasa inggris kembarnya berdiri sambil meneteskan air liur.


“Daging segar!Daging segar!” serunya.

__ADS_1


Petugas kebersihan mulai menjambak rambut Puri, menariknya keluar, dan menggulingkannya di tanah.Dia mencoba melawannya namun tidak berhasil. Gigi putih yang bengkok dan cacat sudah bersiap untuk menggigitnya.


Esok seninnya…


Teman-teman sekelas memperhatikan bahwa Puri telah menghilang dari kelas. Tidak ada yang tahu bahwa ketika guru bahasa inggris di hadapan mereka sibuk menjelaskan berbagai kata kerja, mayat Puri telah tergantung di loker daging apartemen dengan tubuh yang sudah terpotong-potong.


______________________________________________


Pengantin Terperangkap


Pasangan muda, keduanya berusia 18 tahun, memutuskan bahwa mereka akan menikah setelah mereka lulus SMA. Ayah dari pengantin wanita tinggal di Palm Beach di sebuah rumah besar dan mampu membayar pernikahan besar untuk mereka. Singkatnya, mereka menikah dan pernikahan itu indah.


Setelah pernikahan, mereka mendapat resepsi besar di sebuah gedung tua dan semua orang mabuk. Ketika hanya ada sekitar dua puluh orang yang tersisa, pengantin pria memutuskan bahwa mereka harus bermain petak umpet. Semua orang setuju dan pengantin pria adalah “itu.” Sementara dia menutupi matanya, mereka semua menemukan tempat persembunyian.


Setelah sekitar dua puluh menit semua orang telah ditemukan kecuali pengantin wanita. Para tamu mencari ke mana-mana dan merobek seluruh tempat untuk mencarinya. Beberapa jam kemudian pengantin pria sangat marah, mengira pengantin wanita memainkan tipuan mengerikan padanya. Akhirnya, semua orang pulang.


Beberapa minggu kemudian pengantin pria, setelah mengajukan laporan orang hilang, menyerah mencarinya. Patah hati, ia mencoba melanjutkan hidupnya.

__ADS_1


Tiga tahun kemudian seorang wanita tua kecil sedang membersihkan bangunan tua, tempat resepsi diadakan. Dia kebetulan berada di loteng dan memperhatikan belalai tua. Dia membersihkannya, dan, karena penasaran, membukanya. Dia berteriak di bagian atas paru-parunya, berlari keluar dari gedung, dan memanggil polisi.


Rupanya, pengantin wanita telah memutuskan untuk bersembunyi di bagasi untuk permainan petak umpet. Ketika dia duduk, tutupnya jatuh, membuatnya pingsan dan menguncinya di dalam. Dia mati lemas setelah sehari atau lebih. Ketika wanita tua itu menemukannya, dia membusuk, mulutnya ternganga seperti jeritan.


__ADS_2