
1.TRADISI
Di China, ada sebuah tradisi untuk menikahkan mayat yang mati sebelum menikah. Mereka percaya jika ada laki-laki yang meninggal namun belum menikah, arwahnya akan mengikuti dan berburu anggota keluarnya yang bisa menimbulkan gangguan dan nasib buruk.
Oleh karena itu, para kerabat harus mencari mayat perempuan yang belum menikah untuk dinikahkan dengan kerabatnya yang sudah meninggal. Tradisi tersebut pun berlangsung sejak tahun 1960an dan masih dilakukan oleh beberapa kepala keluarga hingga saat ini.
Karena tradisi tersebut, banyak perampok kuburan yang menjual mayat perempuan dengan harga USD 7.000.
2.Di Kubur Hidup-Hidup
Seorang penggali kuburan pernah menemukan mayat seorang perempuan yang masih mengenakan gaun pengantin dan beberapa perlengkapan lainnya di sebuah kuburan salah satu negara di Eropa.
Perempuan tersebut diduga dikubur secara hidup-hidup karena tak ditemukan tanda-tanda kematian sebelumnya. Para pengunjung kuburan tersebut sering melihat arwah seorang hantu perempuan yang mengenakan gaun pengantin, ia mengikuti siapa saja sambil menangis dan meminta agar mereka mau membawanya.
__ADS_1
Salah seorang penjaga kuburan pernah melihat hantu tersebut sedang duduk di salah satu makam sambil berkata, "Bawa aku kembali bersamamu," kepada penjaga kuburan tersebut. Setelah kejadian itu, ia tak mau lagi kembali bekerja.
3.Penjual Sate
Kisah seram ini pernah dialami pedagang sate keliling. Pedagang sate yang dijuluki Sate Bang Gendut ini beristirahat sebentar di dekat pohon nangka. sambil menunggu pembeli datang sembari istirahat, tiba-tiba Bang Gendut kaget karena muncul sosok wanita yang memesan 100 tusuk.
Senang dagangannya dipesan banyak, Bang Gendut pun langsung membuatkan sate pesanan wanita tersebut. Sempat berbincang dengan sosok wanita yang diduga hantu, diakhir perbincangan sosok hantu ini pun mengeluarkan suara tertawa khas kuntilanak yang membuat pedagang sate ini merinding dan takut.
Seorang penjual bakmi bernama Pak Jo ini selama puluhan tahun berdagang di kawasan Jogja Tengah. Menurut Pak Jo ini dulu pernah ada seseorang yang datang dan memesan dua porsi bakmi. Setelah memesan, ia mengatakan kepada Pak Jo untuk mengantarkan makanannya ke lokasi yang ia tunjuk.
Tanpa basa basi, Pak Jo langsung membuat bakmi yang orang itu pesan. Begitu sadar, Pak Jo ternyata sudah berada di tengah kuburan. Langsung Pak Jo menelepon keluarga untuk dibantu mendorong gerobak keluar dari sana. Kejadian ini dialami pedagang bakmi dan nasi goreng keliling sekitar tahun 2014.
5.Sakoteng
__ADS_1
Cerita ini bukan dialami oleh pedagang sekoteng, melainkan pengalaman si pembeli sekoteng. Sudah berlangganan sekoteng Pak Umar sejak puluhan tahun. Cuaca yang sedang hujan membuat wanita bernama Santi ingin menikmati sekoteng Pak Umar.
Saat memesan sekoteng, Pak Umar pun berpesan kepada Santi untuk jaga diri baik-baik dan jaga kedua orang tuanya. Sesampainya di rumah, semangkuk sekoteng yang baru habis setengah ditaruh olehnya di meja.
Santi pun dibangunkan oleh sang ibu karena sempat ketiduan. Ibunya pun bertanya, "Kamu beli sejoteng dimana Santi?," Santi kemudian menjawab "Ya sama Pak Umar lah."
Ibunya pun mengatakan kalau Pak Umar 5 hari yang lalu meninggal karena dirampok saat lewat kampung sebelah. Perutnya ditusuk sampai nyaris kehabisan darah dan sempat dibawa kerumah sakit namun keesokan harinya meninggal.
6.Bakso
Ini adalah cerita penjual bakso bernama Supeno di Jakarta Timur. Saat sedang sepi pembeli, Supeno pun tetap menjajakan dagangannya sampai malam hari. Baru melewati dua rumah setelah belokan, Supeno dipanggil oleh wanita berbaju putih dan memesan bakso satu porsi.
Setelah disiapkan dan mau diantar ke rumahnya, kok pagar rumahnya terkunci dengan rapih. Dan ia merasa tadi tidak ada suara wanita tersebut membuka pagar. Mengetuk-ngetuk pagar rumah tersebut akhirnya yang keluar adalah orang berbeda dan tidak ada orang yang keluar memesan bakso.
__ADS_1