Creepypasta

Creepypasta
Teman Hayalan


__ADS_3


...Happy Reading...


...----------------...


Jenny


Ketika aku berusia 4 tahun, ibuku dan aku pindah ke rumah kolonial besar yang dibangun pada akhir 1800-an.


Ibuku selalu punya perasaan aneh tentang rumah itu. Ada bagian bata di bagian bawah tanah dan kami tidak pernah tahu mengapa itu ada di sana.


Ibuku mengetahui bahwa segera setelah kami pindah ke rumah, tiba-tiba aku punya teman khayalan.


Suatu hari, tiba-tiba, aku mengatakan kepada ibu bahwa aku telah bermain dengan seorang gadis kecil bernama Jenny. Dia pikir itu hanya fase karna baru pindah dan tidak terlalu memperhatikannya.


Aku mengatakan kepadanya bahwa Jenny ingin aku membiarkan kucing turun ke ruang bawah tanah sehingga dia bisa bermain dengannya.


Ibuku mengizinkanku membiarkan kucing itu turun ke sana. Itu tidak pernah kembali. Itu membuat ibu takut.


Kemudian, beberapa hari kemudian, aku memberitahunya Jenny ingin aku turun ke ruang bawah tanah untuk bermain dengannya.


Ibuku menolak dan menyuruhku naik ke tempat tidur. Aku lakukan dan ketika aku bangun keesokan paginya, aku memiliki goresan yang mendalam di punggung dan kaki.


Ibuku memutuskan untuk meneliti sejarah rumah itu. Dia menemukan foto tua rumah dan keluarga yang dulu tinggal di sana.


Dia menunjukkan foto itu kepadaku dan bertanya apakah aku mengenali mereka. Ada 7 gadis kecil di foto itu dan, tanpa ragu, aku menunjuk ke salah satu dari mereka. Nama semua anggota keluarga tertulis di bagian belakang.

__ADS_1


Gadis yang aku tunjuk bernama Jenny.


Ibuku menjadi takut, karena setelah penelusurannya, dia menemukan bahwa gadis bernama Jenny suatu hari turun ke ruang bawah tanah dan tidak pernah terlihat lagi.


Keluarga tidak pernah menemukannya dan mereka pindah tak lama setelah itu.


Setelah aku mengidentifikasi gadis di foto itu, terlalu banyak yang harus ditangani ibu. Kami pindah dari rumah dan menemukan tempat tinggal baru.


Ketika aku berusia 18 tahun, aku menceritakan semua tentang apa yang terjadi di rumah itu. Itu masih membuatku takut ketika aku memikirkannya.


***************************************


...Happy Reading...


...----------------...


Jessica


Dia adalah teman Julia untuk waktu yang lama, tetapi kemudian segalanya menjadi sedikit aneh. Setelah beberapa saat, orang tua saya mulai percaya bahwa rumah kami dihantui.


Suatu malam, ibuku membaringkan ku di tempat tidur dan aku mulai menangis dan menunjuk ke sudut.


Ibuku berusaha menghiburku, tetapi aku terus menangis dan menunjuk ke sudut yang sama. Tiba-tiba, saudara perempuan saya berjalan ke kamar, menunjuk ke sudut dan berteriak,


“Jessica! Hentikan! "


Aku langsung berhenti menangis dan Julia berkata,

__ADS_1


" Kadang-kadang Jessica suka memakai topeng menakutkan dan menakuti orang-orang ".


Ibu saya agak takut dan berkata,


"Katakan pada Jessica bahwa jika dia tidak bisa bermain bagus, dia tidak bisa bermain di sini sama sekali."


Akhirnya, saudara perempuan saya, Julia berhenti menyebut-nyebut teman khayalannya.


Beberapa tahun kemudian, adik perempuan saya, Abbey, mulai berbicara. Dia memberi tahu ibuku bahwa dia punya teman yang tidak bisa dilihat orang lain.


Dia mengatakan mata teman imajinernya berubah menjadi hijau ketika dia marah. Ibuku bertanya padanya apa nama teman imajinernya dan dia menjawab, "Jessica ..."


***************************************


To Be Continue ...


...


...


...


Jessica kek nya kagak punya temen deh selain anak dari keluarga itu, padahal kan banyak ghost-ghost lain yang bergentayangan wkwk


Ni juga kenapa temen hayalan nya harus Jenny huweee


My biass nama muu ternodaiiiii

__ADS_1


wkwkwk😂😭


__ADS_2