Crush Landing On You

Crush Landing On You
Episode 1 part 2


__ADS_3

“Sialan bocah ini” umpat kakak Yoon Seri ketika Yoon Seri menutup teleponnya.


“Biarkan saja. Dia mencampakkan keluarganya. Tak usah dipikirkan.” Ucap Istrinya yang duduk di samping kakak Yoon Seri. Mereka sedang dalam perjalanan menuju rumah ayahnya.


“Aku menghubunginya karena itu permintaan ayah.”


 “Kenapa ayah memanggil kita semua? Pasti soal itu kan?’ tanya istrinya.


Lalu mereka berdua serempak menjawab “Pengumuman Pewaris”


Yoon Jeung-pyeong ayahnya Yoon Seri ditanggap polisi karena melanggar undang-undang kejahatan ekonomi berkelanjutan, namun hari ini ayahnya dibebaskan bersyarat setelah 283 hari ditahan. Pimpinan Yoon telah mengumumkan dia akan mundur, semua orangpun fokus pada putra sulungnya Yoon-Sejun dan putra keduanya Yoon Se-hyeong yang akan mengambil alih kepemimpinan perusahaannya.


Istri Yoon Sejun membeli kue bertuliskan “Selamat atas pembebasanmu” itu diberikannya kepada mertuanya yang bebas hari ini.


“Ayah aku buatkan kue ini sebagai ucapan selamat atas pembebasanmu” ucap istri Yoon Sejun.


“Istriku yang terbaik” puji Yoon Sejun pada istrinya.


“Selamat ayah.” Ucap pasangan itu bersamaan.


“Kau tampak senang sekali” Ibu mereka menyela.


“Aku senang sebab akhirnya ayah dibebaskan. Orang-orang hanya tertarik dengan perubahan di anggota keluarga dan siapa yang akan mewarisi perusahaan.” Ucap istri Yoon Sejun yang terhenti karena ayah mertuanya berdeham.


“Maksudku, mereka ini kenapa? Kurasa orang kaya seperti kita tak punya keluarga. Padahal kita akrab. Benarkan Sang’a?” tanyanya pada Sang’a yang adalah istri dari Yoon Se-hyeong.


“Ya tentu” jawab Sang’a dengan senyum palsunya.


“Benar, kak Sejun terlibat baku hantam dengan pimpinan serikat buruh, itu sudah beres?” tanya Sang’a dengan ekpresi menjatuhkan kepada kakak iparnya Yoon Sejun.


Yoon Sejun dan istrinya tertawa. “Mereka sedang mengurus penyelesaian damai. Wajar terjadi jika pria membahas hal yang sensitif.” Bela istrinya sambil membelai pundak suaminya.


“benar terjadi begitu saja.” Sahut Yoon Sejun membenarkan perkataan istrinya. Sang’a hanya tertawa palsu mendengar itu.

__ADS_1


“Ngomong-ngomong Sang’a, kudengar Se-hyeong kena tipu inventasi.” Ucap istri Sejun.


“Kapan?” tanya Yoon Sejun bersemangat.


“Bagaimana dengan harga saham yang turun 50% ? orang-orang mempertanyakanmu dan kualifikasimu, membuatku begitu kesal. Hanya karena kau menjadi korban penipuan yang begitu besar, orang mengganggapmu bodoh dan memperlakukanmu begitu.” Jelas istri Yoon Sejun yang mencoba menjatuhkan Sang’a dan suaminya.


“Kenapa menyebut adikku bodoh?” tanya Yoon Sejun.


“Kudengar.  . . “


“Itu bukan penipuan. Aku hanya saja tidak bisa menghubungi temanku saat ini.” Jawab Yoon Se-Hyeong memotong pembicaraan.


“Cepat urus atau pemegang saham akan menuntutmu.” Ucap Sejun.


“Jangan ikut campur” jawab Se-Hyeong dengan nada meninggi.


“Ayah, Sejun memukuli pemimpin serikat sampai giginya patah.” Ungkap Sehyeong mencari pembelaan ayahnya.


“Aku sudah janji akan membayarkan implan giginya.” Sahut Sejun.


“kau pikir aku pamer?” tanya Sejun.


“Apa? Brengsek.”


“Beraninya kau menghinaku.” Sejun berteriak. Meja makan yang awalnya untuk pertemuan keluarga kini menjadi tempat adu argumen oleh anak-anak ayahnya Seri.


“Dimana Seri?” tanya ayah mereka memotong perdebatan mereka.


“Kalian tak dapat pesan bahwa ayah mau Seri datang?” tanya ayah mereka lagi.


“Aku sudah menghubunginya beberapa kali, tapi tampaknya bocah itu memblokir nomorku.” Jawab Sejun. Namun beberapa saat muncullah Yoon Seri di hadapan mereka, berjalan elegan dan penuh keyakinan, Seri menghampiri ayahnya. Dan itu membuat saudara-saudaranya terdiam.


“Ayah, selamat atas pembebasan bersyaratnya. Kudengar ayah ingin aku datang. Ada yang ingin ayah bicarakan?” tanya Seri penuh hormat.

__ADS_1


“Kau harus pindah kemari lagi.” Jawab ayahnya.


“begitukah? Aku jadi penasaran. Ayah tampak sehat, tolong jaga kesehatan ayah. Aku datang untuk memberi salam, jadi aku akan pergi lagi” Ucapnya Seri lalu menunduk hormat (tanda hormatnya org


korea ya)  lalu berbalik badan untuk pergi.


“Ayah ingin kau menggantikan ayah.” Ucap ayahnya, membuat Seri terhenti dan membuat kaget anak dan istrinya. Seri pun langsung berbalik menghadap ayahnya.


“Dengarlah kau meninggalkan rumah dan mendirikan perusahaan sendiri sepuluh tahun lalu. Ayah sudah lihat kemampuanmu. Jadi, ayah mau kau gantikan ayah untuk memimpin perusahaan.”


Seri memandang satu persatu kakak dan ibunya. Mereka memberikan kode agar Seri tidak setuju, namun Seri menjawab “Aku bersedia.”


“Hei, bocah kau tak tau apa-apa” sahut kakak-kakaknya.


“Jika aku jadi penerus ayah aku berhak menunjuk CEO baru di anak perusahaan kita?” tanya Seri.


“Tentu saja” jawab ayahnya dengan yakin.


Dan itu membuat kesal saudaranya bahkan ibunya.


“Baguslah. Aku mengira beberapa CEO tak memenuhi syarat. Contohnya ada yang sering bentrok dengan pegawai dan juga sering dituntut, atau menyebabkan kerugian pada perusahaan. Kita harus pecat CEO seperti itu tanpa ragu” jelas Seri menyindir sambil memperhatikan wajah saudara-saudaranya.


“Ayah serahkan kepadamu”


“Terima kasih. Berikan aku waktu, perusahaanku baru lini pakaian olahraga ekstrem yang sedang berkembang pesat, aku akan mencari specialis manajemen yang handal.”


“Baik. Bisa temui ayah dikantor besok?”


“Besok aku tak bisa. Kami sedang lakukan pengujian akhir.”


“kalau begitu, ayah ingin mengumumkannya dirapat pemegang saham.kita bertemu sebelum itu.” Jawab ayahnya


“Baik ayah. Kalau begitu nikmati makan malam kalian. Kalian bisa sakit perut jika aku tetap disini. Aku pergi.”

__ADS_1


Ucap Seri lalu beranjak pergi.


__ADS_2