Cupu My Hero

Cupu My Hero
Di Perpustakaan Umum


__ADS_3

Sepulang sekolah Erdan langsung pulang ke apartemennya saat di jemput oleh pak Dirman.


Pak Dirman sempat menanyakan luka yang ada di wajahnya,namun Erdan tidak menjawab pertanyaan pak Dirman dan bahkan tidak mengadukan perbuatan Leon padanya.


Sesampai di kawasan apartemen Erdan langsung naik menuju apartemennya.


Saat membuka pintu seekor anak anjing lucu berbulu kasar dan berwarna putih langsung menghampirinya,seakan tau bahwa pemiliknyalah yang datang dan membuka pintu.


Anak anjing itu pun menggonggong kecil dan menggoyang-goyangkan ekor pendeknya.


Erdan yang di sambut kedatangannya langsung menggendong anak anjing peliharaannya tersebut.


"Hay Bubu,apakah kamu sudah menghabiskan makananmu"tanya Erdan setelah Bubu sudah berada di gendongannya.


Karna tadi pagi sebelum Erdan berangkat ke sekolah,Erdan memberikan Bubu banyak makanan di tempat makannya.


(Ya,seekor anjing lucu itu namanya adalah Bubu,peliharaan Erdan yang dia bawa dari Paris pindah ke Tiongkok tempat tinggalnya sekarang dan Bubu menjadi teman saat dia berada di apartemennya)


Seakan tau ucapan dan pertanyaan majikannya Bubu pun langsung melompat turun dari gendongan Erdan dan berlari menghampiri tempat makannya dan menggoyang-goyangkan ekornya.


Erdan yang melihatnya pun menghampiri Bubu dan berjongkok di hadapannya.


"Hem Bubu yang pintar"ucap Erdan sambil mengelus-elus kepala Bubu.


Setelah mengelus kepala Bubu,Erdan pun berdiri dan melangkahkan kakinya menaiki tangga menuju lantai 2 meninggalkan Bubu di tempatnya.


Erdan memasuki kamarnya dan melempar tasnya ke sembarang tempat.


Dan masuk ke ruang gantinya untuk mengambil kotak P3K yang dia simpan di dalam lemari.


Setelah mengambil kotak obat Erdan menghampiri sofa yang berada di ruang gantinya dan duduk menghadap cermin besar yang tepat berada di depan sofa.


Erdan pun membuka baju seragamnya dan melihat badan kurusnya dari pantulan cermin yang memar karna tinjuan Leon.


Erdan membuka kotak obat dan mengolesi luka memarnya dengan salep dan tak lupa juga Erdan memakan obat penghilang rasa nyeri.


Setelah Erdan mengobati lukanya dan berganti baju,dia pun langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur empuk dan luas miliknya dan tak lupa dia menyalakan AC.


Erdan menatap langit-langit kamarnya sambil menggerak-gerakkan kedua sisi tangannya ke atas dan ke bawah di atas kasur.

__ADS_1


Setelah beberapa menit menghilangkan rasa lelahnya,Erdan pun bangun dan turun ke bawah menuju dapur untuk makan.


πŸ€—πŸ€—πŸ€—


Seorang cewek cantik nan imut sedang duduk di dalam perpustakaan sambil menunggu sahabatnya datang.


Dan tak jauh dari tempatnya duduk ada 2 orang anak remaja muda yang tampan dan gagah sedang memperhatikannya.


(Perpustakaan umum ya gais anggap aja seperti itu karna sekarang Alula tidak sedang di sekolah😊)


Tak lama kemudian datanglah seorang cewek yang sedikit tinggi berbadan kurus tapi tak terlalu kurus dengan rambut panjang yang di kuncir.


"Haii Lula,maaf ya aku datangnya lama"sapa Rista yang baru datang dan sudah duduk di hadapan Alula.


Alula pun langsung menyerbunya dengan tatapan pura-pura ngambek dan juga pertanyaan.


"Ngapain aja sih kok lama banget,gue jamuran tau nungguin loe dari tadi"ucap Alula.


"Yaa maaf kan loe tau sendiri kakak gue kayak gimana kalau gue mau keluar selain waktu sekolah"jawab Rista sambil menumpukan kedua tangannya di depan dada memohon maaf kepada Alula yang pura-pura ngambek kepadanya.


"Tadi aku minta izin dulu sama kak Arham,terus dia tuh banyak pertanyan jadi aku jelasin dulu ke kak Arham kalau aku mau ke sini dan nemuin loe"ucap Rista menjelaskan keterlambatannya.


"Kan loe tau sendiri kalau kakakku tuh orangnya over protectif dan posessif ke aku"sambung Rista.


"Eh kayak kakak loe aja gak gitu ke loe"ejek Rista bercanda.


"Ya tapi kan kakakku gak parah kayak kakak loe yang over"ucap Alula terkekeh sambil membela kakaknya.


"Ya udah gue ngalah deh"sahut Rista sambil mengangkat kedua tangannya ke atas.


"Ayo kita mulai kerjain tugas dulu"ajak Rista sambil menyiapkan buku dan laptopnya di atas meja begitu pun dengan Alula yang mengikuti dan menuruti perintah Rista.


Mereka berdua pun belajar dengan diam dan serius tanpa suara selain bertanya satu sama lain jika ada yang mereka tidah fahami dan mengerti.


Jam menunjukkan pukul 4 sore dan tak terasa sudah 1 jam setengah berlalu.


Rista dan Alula pun sudah menyelesaikan tugas mereka masing-masing.


Alula merenggangkan otot-ototnya sambil masih duduk dan menyenderkan badannya di ke kursi.

__ADS_1


"Ris,,kok loe mau sih jadi budak sehari-hari geng Leon saat di sekolah"tanya Alula sambil menatap kasihan ke arah Rista karna sejak kejadian yang dulu Rista lakukan kepada Leon.


Kejadian yang benar-benar Rista tak sengaja melakukannya,menumpahkan segelas minuman ke wajah Leon karna kakinya sengaja di hadang oleh murid cewek yang tak suka dengan Rista.


Minuman yang Rista bawa pun akhirnya tumpah di wajah Leon yang sedang tertidur di kelas di atas mejanya.


Dan saat itu pula Leon sangat marah kepada Rista dan akhirnya setiap hari Leon membully dan menyuruhnya untuk membelikannya makanan setiap hari dan menggunakan uang jajan Rista sendiri.


"Udah gak usah mengasihaniku"jawab Rista membalas tatapan Alula.


"Aku menuruti mereka karna aku mencari aman dan karna aku gak berani untuk melawan mereka"sambung Rista.


"Trus sampai kapan loe mau jadi budaknya"tanya Alula lagi prihatin dengan sahabatnya.


"Sampai ada super hero yang datang dan menolongku"jawab Rista sambil berkhayal.


Alula yang mendengar ucapan Rista lansung tertawa terbahak-bahak sambil menutup mulut denga tangannya.


"Heeh,,gak usah mimpi deh Ris"ucap Alula seakan tau hayalan Rista.


"Yee,,mimpi dulu gak papa kan siapa tau suatu hari nanti jadi kenyataan"tutur Rista sambil membereskan buku dan laptopnya dan memasukkannya ke dalam tas begitu pun dengan Alula yang mengikuti Rista.


Alula yang mendengarkan tuturan Rista pun tertawa lagi.


Membuat 2 anak remaja tadi yang duduk di pojokan menoleh lagi ke arah mereka dan ikut tertawa pelan melihat tingkah .


"Udah yuk kita pulang udah sore nih,nanti kalau kelamaan kakak gue marah"ucap Rista sambil menunggu Alula yang masih membereskan buku-bukunya.


Dan setelah itu mereka pun pulang.


πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰


Next...


Maaf ya Author gak bisa ngasi jadwal update karna Author gak punya persiapan bab.


Jadi,kapan pun Author selesai membuat ceritanya akan Author segera update.


So,,membuat novel itu tak semudah yang Author bayangkan sendiri😭😭

__ADS_1


Membuat novel itu butuh imajinasi,inspirasi dan juga otak yang encerπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


Terima kasih😘😘


__ADS_2